Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Langkah Mudah Menerapkan Desain Interior Tropis di Rumah and more...

Langkah Mudah Menerapkan Desain Interior Tropis di Rumah

desain_interior_rumah_tropis_1

Mendesain dan mewujudkan desain interior bernuansa tropis dengan  menerapkan warna – warna cerah dan memanfaatkan material alami.

 

Indonesia dikenal sebagai negara yang terletak di khatulistiwa, untuk itu, negara ini memiliki iklim topis. Kondisi ini membuat suhu udara di Indonesia cenderung hangat. Potensi ini banyak dimanfaatkan oleh turis, terutama turis asing, untuk merasakan sensasi tropis sepanjang hari, di bulan apapun. Hal tersebut merupakan hal yang tak bisa ditemukan di negara mereka.

Dengan memanfaatkan karakternya sebagai negara tropis, mengaplikasikan desain interior bertema tropis tentu menyajikan kesan unik tersendiri. Tema desain ini cocok diterapkan di rumah – rumah Indonesia, terutama rumah yang ingin disewakan untuk wisatawan. Dengan menerapkan desain tropis untuk interior yang tepat, otomatis pengunjung penginapan akan dibuat terkesima hingga bisa merasakan sensasi tropis seutuhnya. Perhatikan beberapa langkah berikut ini untuk mewujudkan tema desain interior tropis untuk rumah atau penginapan.

1. Aplikasikan warna – warna yang cerah dan identik dengan kesan tropis

Negara tropis identik dengan keberadaan matahari yang memancar sepanjang hari. Hal ini membuat tanaman tumbuh berkembang dengan baik dengan banyaknya bunga yang beragam warna. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, maka warna tropis yang tepat untuk diaplikasikan adalah:

  • Oranye

Warna oranye terkesan sangat fresh dan segar. Warna ini bisa melambangkan matahari senja, atau bisa juga melambangkan buah – buahan tropis, misalnya jeruk. Mengaplikasikan warna oranye pada ruangan juga bisa memberi energi dan semangat tambahan bagi orang yang berada di dalamnya.

  • Kuning

Di samping oranye, kuning juga merupakan warna alternatif untuk diterapkan pada tema desain tropis. Kuning melambangkan sinar matahari yang hangat. Kuning bisa juga merepresentasikan warna buah dan bunga khas tropis.

  • Biru muda

Karena matahari selalu bersinar dengan cerah, tak ayal, tampilan langit pun selalu terlihat biru cerah. Tampilan langit biru cerah tersebut tak akan bisa didapatkan di negara – negara beriklim sub tropis maupun dingin. Kalaupun bisa, mereka hanya bisa melihatnya di waktu musim panas, yang hanya berlangsung selama 3 bulan dalam setahun. Maka dari itu, warna biru langit atau biru muda cocok diaplikasikan pada ruangan berkonsep tropis. Warna ini juga bisa menyimbolkan sungai dan lautan yang memang banyak ditemukan di Indonesia.

  • Hijau

Negara tropis biasanya memiliki kekayaan alam yang luar biasa melimpah, dengan banyaknya pohon dan tumbuhan yang bisa dengan mudah tumbuh. Maka dari itu, warna hijau terutama warna hijau muda bisa diterapkan untuk mewakili ruangan bernuansa tropis.

Keempat warna di atas merupakan beberapa warna yang kental akan nuansa tropis. Anda bisa memilih salah satu dari warna tersebut sebagai warna dasar, dan hadirkan warna lain sebagai aksennya.

2. Mural, karya seni yang lekat unsur tropis

Menerapkan mural pada dinding atau home appliances bisa jadi salah satu solusi dekorasi interior bernuansa tropis. Mural yang dipilih di sini bisa berupa gambar tumbuh – tumbuhan, bunga, atau buah – buahan. Bisa juga dipilih mural berupa pemandangan lanskap, misalnya pemdangan sawah, pegunungan, atau pantai.

desain_interior_rumah_tropis_2

Desain Interior Ruang Keluarga Bergaya Modern Tropis

3. Hadirkan dekorasi dan elemen ruangan yang bernuansa alam

Pemilihan material alami, baik yang digunakan sebagai struktur penunjang bangunan maupun hanya sebagai dekorasi, penting untuk diwujudkan dalam ruangan bertema tropikal. Anda bisa menspesifikan tema desain interior tropis yang ingin Anda pilih, misalnya tema lautan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mencari dekorasi pendukungnya. Anda bisa menambahkan kerang, hewan – hewan laut yang sudah mati dan dibekukan(dibuat kaku menggunakan air keras), atau sekedar menempatkan pasir putih pantai pada toples kaca, lalu menghiasinya dengan beragam replika binatang laut.

Jika ingin menonjolkan nuansa alam pegunungan, penggunaan batu – batu alam dari berbagai jenis dan tekstur bisa diterapkan pada rumah dengan desain interior tropis ini. Tempatkan batuan tersebut pada dinding, pada lantai, atau dijadikan sebagai aksen atau fitur pada home appliances di dalam rumah. Terakhir, Anda bisa menambahkan tanaman hidup serta aquarium dalam ruangan untuk memberi kesan tropis nan natural.

4. Pilih furnitur dari bahan alami

Ketimbang menggunakan furnitur atau home appliances dari material plastik, vinyl, atau PVC, lebih baik gunakan material alami pada furnitur bernuansa tropis. Material yang bisa dipilih yakni kayu, bambu, maupun rotan. Rotan merupakan material alternatif yang kental nuansa tropis dan sangat identik dengan Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rotan terbaik di dunia yang diekspor ke luar negeri. Gunakan furnitur dari anyaman rotan sebagai pendukung konsep desain tropis Indonesia.

5. Gunakan tirai yang tipis untuk penutup jendela (window covering)

Dengan intensitas cahaya yang melimpah yang ada di Indonesia, ruangan dengan unsur tropis mesti memanfaatkan potensi ini sebaik – baiknya dengan memasang banyak jendela bukaan. Untuk melengkapinya, Anda bisa memasang tirai tipis saja, sehingga cahaya matahari masih bisa tembus ke dalam ketika Anda menutup jendela dengan tirai tersebut.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Langkah Mudah Menerapkan Desain Interior Tropis di Rumah is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Tips dan Perawatan Lantai Bambu (Bamboo Flooring)

lantai_bambu_1

Cara yang tepat dalam membersihkan dan merawat lantai bambu serta cairan pembersih yang bisa digunakan.

 

Bambu merupakan salah satu material alternatif pengganti kayu. Harga kayu yang semakin tinggi membuat material bambu kini menjadi incaran. Bambu relatif lebih mudah tumbuh dan lebih cepat ditanam dibandingkan kayu. Bambu memiliki ketahanan yang cukup baik. Bambu juga hadir dalam berbagai variasi ukuran dan warna, mulai dari yang berwarna cokelat muda, cokelat kekuning – kuningan, hingga berwarna cokelat gelap.

Lantai bambu biasa kita temui di area rumah makan bernuansa tradisional dan pedesaan, di mushala, di surau – surau, di gazebo, atau di pos ronda. Sama seperti kayu, bambu pun bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari bangunan misalnya sebagai struktur penopang bangunan, furnitur, hingga lantai bangunan. Meski penggunaan lantai dari bambu hanya sebatas pada bangunan atau ruangan yang tak begitu luas, lantai bambu tetap menjadi favorit menggantikan lantai kayu. Kedua bahan ini pun sama – sama ramah lingkungan. Dengan mengetahui tips membersihkan lantai bambu dan tips perawatan lantai bambu yang tepat, niscaya lantai bambu Anda akan awet hingga bertahun – tahun.

1. Bersihkan bambu dengan cara mengelapnya dengan kain

Ketimbang menggunakan sapu, untuk membersihkan lantai bambu sebaiknya gunakan kain lap yang bersih, kemudian usapkan pada bamboo flooring secara merata. Hal ini guna mengangkat kotoran dan partikel – partikel kecil yang menempel pada permukaan bambu. Kotoran tersebut harus diangkat hati – hati agar tidak melukai permukaannya.

2. Bersihkan dengan vacuum cleaner sesekali

Untuk menghilangkan debu halus yang ada di sela – sela bambu, bisa juga digunakan vacuum cleaner. Namun tak perlu sering, cukup gunakan seminggu sekali.

3. Gunakan kain basah sesekali untuk mengelap permukaan yang kotor

Untuk bagian lantai yang sangat kotor, bisa digunakan kain basah untuk mengelapnya. Tapi, usahakan jangan terlalu basah hingga merembes ke permukaan bambu. Permukaan bambu yang sering terpapar air akan mudah lapuk dan akhirnya pecah. Untuk itu, dalam mengaplikasikan kain basah ini, jangan lakukan sering – sering. Cukup aplikasikan sebulan atau 3 bulan sekali.

4. Gunakan air cuka untuk mengepel lantai bambu

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa air cuka bisa dimanfaatkan untuk mengepel atau mengelap lantai bambu. Namun, jangan dilakukan keseringan. Campurkan satu cangkir cuka dengan satu ember air. Semakin sedikit konsentrasi air, semakin baik.

5. Gunakan wax untuk menghilangkan goresan pada permukaan bambu

Permukaan bambu sangat rentan tergores. Untuk menghilangkan atau menyamarkan goresan pada lantai bambu, Anda bisa menggunakan wax. Wax hadir dalam berbagai pilihan warna, sehingga bisa disesuaikan dengan warna permukaan bambu untuk menyemarkan keberadaanya. Wax biasanya dijual di toko bangunan.

Wax juga bisa digunakan untuk menghilangkan atau menyamarkan noda minyak, bercak air, atau jejak kaki. Pertama, gosok bercak atau bekas noda tersebut dengan kain wol, kemudian aplikasikan wax dengan tipis.

6. Jauhkan paparan sinar matahari langsung pada lantai bambu

Lantai bambu sangat sensitif pada cahaya matahari. Lantai bambu akan mudah pudar warnanya jika terus – terusan terpapar sinar matahari langsung. Selain itu, paparan sinar matahari juga membuat bambu lebih cepat lapuk.

lantai_bambu_2

Desain Interior Ruang Makan dengan Bamboo Flooring

Bahan pembersih untuk lantai bambu

Lantai bambu termasuk sensitif dalam hal kelembaban. Untuk itu, kita mesti menjaga agar selama proses pembersihan, kita tidak menggunakan air secara berlebihan. Selain menggunakan air, kita bisa mengaplikasikan bahan pembersih lain. Misalnya, Anda bisa menggunakan minyal esensial yang biasa digunakan untuk membersihkan dan mengkilapkan permukaan lantai kayu. Minyak ini akan memperlicin dan menambah kilauan permukaan bambu, terlebih untuk area dengan kelembaban yang rendah.

Concentrated Floor Cleaners

Concentrated floor cleaners merupakan cairan pembersih yang biasanya perlu ditambahkan air sebelum digunakan. Perhatikan takaran dan petunjuk pemakaiannya sebelum mengaplikasikan pada lantai bambu.  Bisa juga Anda membuat takaran yang sama yang biasanya digunakan pada lantai kayu.

Specialty Floor Cleaners

Specialty floor cleaners adalah cairan pembersih lantai bambu yang cocok digunakan sehari – hari. Namun, cairan pembersih khusus bambu biasanya cukup jarang ditemui, dan kebanyakan yang tersedia di pasaran hanyalah cairan pembersih lantai hardwood biasa. Jika ini yang Anda temukan, Anda tetap bisa menggunakannya untuk diaplikasikan pada lantai bambu Anda.

Tips & Peringatan:

  • Tempatkan keset di depan pintu sebelum kita menginjak lantai bambu. Hal ini demi mengurangi bercak kaki yang menempel di permukaan bambu.
  • Ketika berdiri atau berjalan di atas lantai bambu, jangan gunakan alas kaki atau sepatu dengan hak yang tinggi dan tajam, misalnya stiletto. Permukaan alas kaki yang tajam ini sangat berpotensi menancap pada permukaan bambu atau area di sela – selanya, sehingga bambu menjadi patah. Jika memungkinkan, jangan gunakan alas kaki sama sekali ketika menginjak lantai bambu.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Tips dan Perawatan Lantai Bambu (Bamboo Flooring) is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Proyek Ekstensi Wildfowl Cottage Berbalut Sirap (shingles) oleh 5th Studio

wildfowl_cottage_2

Proyek ekstensi sebuah cottage yang pernah terkena banjir menjadi sebuah cottage baru dengan struktur ekstensi terpisah.

 

Sebuah proyek ekstensi untuk cottage baru saja selesai ditangani oleh studio arsitektur Inggris, Studio 5th. Di proyeknya kali ini, studio arsitektur tersebut menambahkan sirap (shingles) ke bangunan yang dahulunya difungsikan sebagai tempat penginapan. Lokasi bangunan ini cukup unik, yakni berada di tepian sungai River Cam di Cambridgeshire. Untuk mengurangi potensi banjir akibat luapan air dari sungai, lahan pada bangunan ini agak ditinggikan.

“Permukaan yang homogen yang menekankan bentuk bangunan cottage yang tidak biasa”

Penggunaan shingles merujuk pada bangunan pertanian yang lokasinya banyak ditemukan di sekitar sini. Di samping itu, penggunaan shingles dianggap sesuai atau berkomplemen dengan ubin terakota yang sudah terpasang lebih dulu pada bangunan ini. Penempatan shingles yang berada di seluruh atap dan dinding menciptakan permukaan yang homogen yang menekankan bentuk bangunan cottage yang tidak biasa.

Studio 5 merupakan studi arsitektur yang memiliki 2 area kerja, yakni di Cambridge dan London. Studi arsitek ini dilibatkan dalam proyek renovasi dan pembangunan kembali Wildfowl Cottage setelah teman Direktur Tom Holbrook membeli penginapan ini dan meminta masukan mengenai cara menambahkan sebuah ruang di belakang yang bisa melengkapi dan berkomplemen dengan struktur yang ada, tanpa melakukan banyak perubahan pada bangunan aslinya.

“Desain kontemporer yang baik adalah desain yang sesuai dengan konteksnya”

Dari sini, dikembangkan sebuah ide untuk mewujudkan proyek renovasi dengan prinsip bahwa desain kontemporer yang baik adalah desain yang sesuai dengan konteks. Dikarenakan bangunan ini pernah rusak sebelumnya, maka akan ada sebuah penyelamatan pada elemen dalam rumah yang dianggap masih dapat dipertahankan.

wildfowl_cottage_3

Desain Arsitektur Wildfowl Cottage – View 2

Bangunan penginapan ini dulunya telah rusak cukup parah terkena terjangan banjir. Sang pemilik sebelumnya sudah melakukan beberapa renovasi dan perbaikan di beberapa bagian, mulai dari penggantian footings pada cottage hingga seluruh lantainya.

Dengan proyek renovasi cottage yang masih berlangsung, Studio 5 juga membantu dalam hal perizinan, yakni membantu memperpanjang izin penginapan yang sebelumnya pernah didapatkan bangunan ini. Izin tersebut meliputi penambahan ruangan, yakni cottage yang semula hanya memiliki single room menjadi area yang lebih luas dengan penambahan ruangan lain yang lokasinya agak ditinggikan untuk mengantisipasi dari resiko terjangan banjir. Dengan begitu, mereka yang akan menginap di cottage ini tak lagi perlu khawatir jika banjir datang kembali, karena lokasi lahannya sudah lebih aman. Selain itu, dengan menghindarkan cottage dari bahaya banjir, barang – barang elektronik mewah yang ada di dalam cottage dapat terakomodasi dengan aman di dalam.

Kesulitan dalam membangun cottage ini datang ketika petugas konservasi lokal yang telah diberitahu mengenai rencana ini menyarankan agar sang arsitek dan timnya membangun sebuah ekstensi lean-to standar di bagian belakang properti. Akan tetapi, baik pemilik maupun arsitek berpendapat penerapan standar tersebut justru akan berdampak negatif pada tampilan cottage dan tidak dapat memenuhi aspek – aspek fungsional dari ruang.

wildfowl_cottage_1

Desain Arsitektur Wildfowl Cottage – View 3

“Struktur angular dengan dilengkapi shingles berbahan kayu cedar“

Karena belum adanya kesepakatan tersebut, beberapa kali pemilik cottage dan sang arsitek mengajukan usulan proposal lain. Setelah dilakukan proses pengajuan aplikasi perencanaan yang berlangsung selama beberapa tahun, hingga dua kali penolakan proposal, tim akhirnya berhasil mendapatkan persetujuan untuk merenovasi bangunan ini dengan struktur angular dengan dilengkapi shingles berbahan kayu cedar.

Kemudian, sang desainer, Holbrook, segera merancang model kamar yang akan secara resmi terpisah dari struktur asli, tetapi akan melengkapi sekaligus menyediakan skala ruang dan pemandangan yang berbeda hingga ke belakang rumah.

“lempengan beton yang dirancang untuk membuat struktur terlihat seperti melayang di atas taman“

Untuk memastikan bahwa ekstensi yang baru ini terletak di atas level potensi banjir, maka dibuat sebuah lempengan beton yang dirancang untuk membuat struktur terlihat seperti melayang di atas taman.

wildfowl_cottage_7

Desain Arsitektur Wildfowl Cottage – View 4

Sebuah dinding beton yang menghadap saluran drainase di bagian belakang plot disisipkan untuk menciptakan kesinambungan dengan dinding taman.

wildfowl_cottage_8

Desain Arsitektur Wildfowl Cottage – View 5

Jendela-jendela yang terdapat di salah satu sudut ekstensi, yakni yang berada di sebuah bagian atap miring, terbuat dari kaca struktural dan menawarkan pemandangan langit dari yang bisa diakses dari dalam. Bagian berbentuk saluran di atap berisi skylight tambahan.

Ekstensi dipisahkan dari bangunan utama untuk menghadirkan akses sepanjang façade asli dan memastikan cahaya matahari menjangkau seluruh bagian cottage.

wildfowl_cottage_5

Desain Arsitektur Wildfowl Cottage – View 6

“Unsur-unsur yang kompleks seperti kaca struktural dan beton in-situ“

Jembatan berdinding kaca menghubungkan ekstensi dengan rumah, yang mampu mempertegas konsep pemisahan yang dihadirkan antara dua struktur dalam satu area ini.

Setelah memberikan ide dan gambaran rinci mengenai metode, bentuk dan konstruksi ekstensi yang baru, 5th Studio membatasi keterlibatannya tentang unsur-unsur yang kompleks seperti kaca struktural dan beton in-situ.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Proyek Ekstensi Wildfowl Cottage Berbalut Sirap (shingles) oleh 5th Studio is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Mewujudkan Kantor Ergonomis dengn Furnitur dan Lighting yang Memadai

furniture_kantor_ergonomis_1

Menerapkan prinsip dan ilmu ergonomi pada kantor dan ruang kerja melalui pemilihan furnitur dan pencahayaan.

Ergonomi merupakan aspek yang wajib diperhatikan dalam rangka keamanan dan kenyamanan karyawan dalam bekerja di dalam kantor. Prinsip – prinsip ergonomi yang diterapkan dengan baik pada seluruh bagian kantor akan membuat pegawai menjadi tetap sehat, lebih produktif, dan menghindarkan mereka dari penyakit, cedera, serta bahaya. Untuk menerapkan metode ergonomi, pastinya sebuah ruangan kantor membutuhkan furnitur yang ergonomis, yakni yang didesain secara custom-made, diposisikan di tempat yang pas, sehingga memudahkan pegawai dalam menuntaskan pekerjaannya.

Apa saja yang perlu Anda tahu tentang prinsip dan metode ergonomi? Bagaimana memilih dan mendesain furnitur ergonomis? Melalui penjelasan di bawah ini, Anda akan menemukan solusi masalah ergonomik dalam kantor.

Apa saja unsur – unsur dalam ruang kerja yang mesti memenuhi aspek ergonomik?

Pada dasarnya, semua benda, furnitur, dan sudut – sudut dalam ruang kantor yang berhubungan langsung dengan karyawan mesti memenuhi unsur ergonomis, antara lain kursi, meja, komputer terutama layar komputer, dan aksesoris penunjangnya. Dari beberapa unsur tersebut, kursi menjadi hal yang mutlak untuk didesain seusai prinsip ergonomi.

Kursi kantor ergonomis biasanya menyesuaikan dengan tipe dan jenis pekerjaan pemakaianya. Layar komputer juga perlu didesain ergonomis guna menjaga kesehatan mata karyawan dan menjaganya tetap nyaman meski berada di depan komputer dalam jangka waktu lama. Aksesoris lain yang perlu dibuat ergonomis yakni desk wrist dan armrests.

Seperti apa fitur dan karakter kursi kantor ergonomis?

Kursi ergonomik biasanya memiliki beberapa fitur signifikan, di antaranya pengungkit dan sandaran punggung yang bisa diatur dan diubah – ubah sedemikian rupa. Dudukan kursi tersebut bisa diturunkan atau ditinggikan, dengan menyesuaikan ketinggian pemakainya. Sementara itu, sandaran kursi bisa diubah lebih ke depan atau lebih ke belakang, tergantung kenyamanan si pemakainya.

Armrest atau sandaran lengan juga merupakan bagian yang signifikan untuk mewujudkan kursi ideal dan ergonomik. Armrest memungkinkan tangan untuk bersandar ketika lelah, untuk itu, armrest harus cukup empuk, nyaman, dan pas dengan ukuran lengan atau tangan kita.

Dudukan kursi juga mesti dibuat empuk dan tetap nyaman untuk diduduki dalam jangka waktu lama.  Penting juga untuk mempertimbangkan jenis dan mekanisme roda pada bagian kaki – kaki kursi. Roda harus dalam keadaan normal, bisa digerakkan, dan tidak macet. Hal ini tentu akan mempermudah karyawan dalam menggerakkan kursi, apakah akan maju ke depan atau mundur ke belakang.

Bila memungkinkan, tambahkan fitur foodrest. Fitur ini memungkinkan kaki, terutama tumit, untuk bersandar dan beristirahat sejenak. Foodrest ini bisa diatur ketinggiannya, sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran dan posisi kaki penggunanya. Terakhir, Anda bisa menambahkan bantalan pada leher kursi. Bantalan ini bisa dipasang ketika Anda ingin bersandar dan beristirahat sejanak, dan lepaskan jika Anda akan mulai bekerja kembali. Keberadaan bantal leher akan mengurangi ketegangan otot leher.

furniture_kantor_ergonomis_2

Desain Interior Kantor dengan Meja dan Kursi Kerja Ergonomis

Layar komputer ergonomik itu seperti apa?

Computer glasses (layar komputer) yang baik dan memenuhi standar ergonomik adalah layar yang dilapisi dengan layer khusus untuk meredam pencahayaan yang berlebihan yang timbul dari layar yang bisa membuat mata menjadi perih. Selain itu, layer atau pelindung layar ini bisa mengurangi kemungkinan mata minus akibat terlalu lama di depan komputer. Plus, posisi layar haruslah ideal, tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dari jangkauan mata. Idealnya, jarak mata dengan layar komputer adalah 25cm.

Desk wrist, perlukah aksesoris ini dihadirkan di atas meja kerja?

Sesuai namanya, desk wrist merupakan sebuah bantalan atau padding yang diletakkan di atas meja kerja yang berguna sebagai tumpuan pergelangan tangan ketika lelah mengetik. Padding ini ukurannya tipis dan empuk, dan posisinya di bawah keyboard guna memberikan kenyamanan pada karyawan tatkala mengetik.

Pencahayaan, aspek penting dalam mewujudkan kantor ergonomik

Pencahayaan merupakan hal yang tak bisa dilewatkan jika Anda ingin memiliki kantor ergonomis. Lampu dan pencahayaan lain mesti memenuhi unsur – unsur ergonomis, misalnya kecerahan dan intensitas lampu yang disesuaikan dengan lebar ruangan. Pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu temaram bisa membuat mata menjadi perih dalam menatap layar komputer, yang jika dibiarkan terlalu lama, bisa menimbulkan pusing, mata berkunang – kunang, nyeri leher, nyeri punggung, dan migrain. Posisi pencahayaan dalam kantor juga menjadi aspek lain yang patut diperhatikan. Pencahayaan cukup ditempatkan di atas (overhead lighting), tanpa perlu menambahkan pencahayaan dari arah lainnya.

Apa akibatnya jika kantor tidak memperhatikan aspek – aspek ergonomis?

Ilmu ergonomi yang diterapkan di ruang kerja bisa membuat bekerja menjadi lebih mudah dan memaksimalkan produktifitas karyawan. Namun jika salah penerapan atau tidak menerapkan prinsip ergonomi sama sekali, akan ada berbagai masalah yang timbul, terutama berkaitan dengan masalah kesehatan karyawan, di antaranya cedera otot, sakit punggung, problem penglihatan, penyakit pada pergelangan tangan dan bahu, dsb. Jika hal ini terjadi, tentu akan ada biaya besar yang mesti ditanggung kantor untuk menanggung biaya pengobatan karyawan tersebut.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Mewujudkan Kantor Ergonomis dengn Furnitur dan Lighting yang Memadai is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Membangun Rumah di Area Pegunungan, Apa Saja Tantangannya?

desain_rumah_digunung_1

Memilih lahan dan membangun rumah di pegunungan / perbukitan, masalah yang mungkin terjadi, dan solusinya.

Ada beragam alasan seseorang memilih untuk tinggal di kawasan pegunungan, mulai dari keinginan untuk mendapatkan udara yang segar, ingin hidup tenang dan menepi dari keramaian kota, atau sekedar ingin mendapatkan lahan yang murah, karena memang lahan di area pegunungan jauh lebih murah dibandingkan lahan di area datar. Apapun alasan Anda, yang pasti membangun rumah di area pegunungan, di mana kondisi tanah yang miring, keras, berbatu, dan rentan akan longsor tentu bukanlah hal yang mudah.

Terlebih jika kita menempati lahan dengan kemiringan yang ekstrim. Ingin proses membangun rumah menjadi lebih lancar? Perhatikan beberapa pertimbangan dalam membangun rumah di pegunungan atau perbukitan berikut ini.

Pilih lokasi yang memungkinkan untuk dibangun sebuah rumah

Ketika memutuskan untuk tinggal di kawasan pegunungan, pastikan agar lahan yang akan kita tempati cukup aman ditempati, jauh dari tebing yang curam dan dekat dengan sumber air. Selain itu, akan lebih baik jika posisi lahan tidak dikelilingi tebing yang mengakibatkan cahaya matahari menjadi terhalangi.

Usahakan lokasinya dekat dengan lokasi rumah – rumah lain

Area pegunungan biasanya masih ditumbuhi pohon – pohon berukuran besar dan semak – semak yang cukup rapat. Bayangkan jika hanya rumah kita yang berada di kawasan pegunungan tersebut, tentunya rasa khawatir dan was – was bisa menghantui kita, terutama ancaman bahaya binatang liar. Maka, pastikan bahwa Anda memilih lahan di mana di sekelilingnya terdapat rumah – rumah lain, meski lokasinya tidak berdekatan.

Pastikan ada akses yang memadai untuk menuju area tersebut

Akses berupa jalan yang layak penting untuk dipertimbangkan dalam memilih lahan pegunungan. Sebab, kemudahan akses nantinya akan membantu kita dalam mengangkut material dan bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Semakin sulit area tersebut dijangkau, tentu biaya pengiriman material akan mahal dan mungkin memakan waktu yang lebih lama dalam hal pengangkutan. Akses juga meliputi ketersediaan pasokan listrik, karena beberapa kawasan pegunungan di Indonesia masih belum terjangkau pasokan listrik dikarenakan lokasinya yang sangat ekstrim dan terpencil.

Pertimbangkan arah yang tepat sebelum mulai membangun

Jika sudah menemukan lokasi yang tepat, kini saatnya menentukan apakah nantinya rumah akan menghadap ke arah utara, selatan, timur, maupun barat. Pertimbangan ini akan mempengaruhi Anda dalam membangun konstruksinya, karena arah rumah akan menentukan potensi besar kecilnya angin, paparan sinar matahari, tekanan, hingga suhu udara. Hal ini juga berpengaruh dalam proses pembuatan dan pemasangan pintu dan jendela.

Cek kemiringan dan kestabilan tanah

Seberapa besar kemiringan tanah turut menentukan kestabilan tanah. Terlebih jika kondisi tanah tandus dan di bagian bawah terdapat area rumah – rumah lain. Dengan demikian, struktur tanah ini akan menjadi tidak kuat dan memperbesar kemungkinan terjadinya longsor. Jika memungkinkan, pilih lokasi dengan kondisi tanah yang cukup keras, namun tidak berbatu / karst. Tanah yang berbatu dan terlalu keras juga tidak baik, karena akan membuat kita sulit dalam meratakannya untuk membangun pondasi.

desain_rumah_digunung_2

Desain Rumah Dikawasan Pegunungan

Memilih material untuk membangun rumah di perbukitan

Jenis material yang dipilih perlu menyesuaikan struktur tanah dan lokasi rumah. Memilih jenis material yang cocok membuat bangunan rumah Anda awet, kokoh, dan bisa menghalau intensitas hujan atau angin. Khusus bagi Anda yang memilih lahan di tengah – tengah hutan yang cukup lebat, ada baiknya membangun rumah dengan material yang tahan api, mengingat di musim kemarau, hutan bisa mudah terbakar.

Material kayu merupakan material yang paling banyak dipilih karena material ini bisa menyatu dengan alam.  Bahan lain yang bisa Anda gunakan misalnya fiber-cement untuk sidingnya (biasa disebut Hardie board siding), batuan alam, genteng dari metal, atau ICFs [insulated concrete forms]. Bisa juga Anda menambahkan panel surya di atas atap untuk memperoleh dan menyimpan energi dari matahari. Hindari penggunaan material plastik, vinyl, dan material pabrikan lainnya. Juga, untuk lantainya, sebaiknya gunakan lantai kayu tanpa perlu diberi karpet.

Membangun dinding penahan (retaining wall)

Jika rumah berada di lahan yang lokasinya dekat dengan tebing, ada baiknya melindungi rumah dengan retaining wall (dinding penahan), untuk mengurangi resiko jika sewaktu – waktu terjadi longsor. Dinding penahan ini akan sedikit menghambat tanah yang longsor sebelum mengenai bangunan rumah Anda.

Beri jaring – jaring di area yang terbuka

Karena berada di pegunungan, potensi hewan liar masuk ke dalam rumah menjadi begitu besar. Hewan – hewan liar seperti kumbang, ulat, katak, burung, hingga ular bisa memasuki rumah. Maka, di setiap jendela dan ventilasi, ada baiknya kita memasang jaring – jaring / kisi – kisi yang bisa menghalau hewan – hewan tersebut untuk masuk ke dalam rumah.

Sediakan heater atau alat pemanas ruangan

Pegunungan biasanya menawarkan iklim yang lebih sejuk dan suhu yang jauh lebih dingin. Bagi Anda yang terbiasa tinggal di perkotaan, tentu tidak akan terbiasa dengan kondisi suhu yang dingin, terlebih di malam hari. Selain dingin, kondisi di pegunungan biasanya berkabut. Untuk itu, sediakan heater atau alat pemanas ruangan. Anda bisa menggunakan pemanas ruangan manual, yakni dengan membuat tungku perapian dan menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakarnya, atau menggunakan heater / alat pemanas ruangan elektronik.

Image Courtessy: Indigo Architects

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Membangun Rumah di Area Pegunungan, Apa Saja Tantangannya? is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from "PT. Architectaria Media Cipta." Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy