Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Jenis Meja Kopi (Coffee table) dan Bagaimana Menentukan Meja Kopi yang Tepat untuk Ruang Tamu Anda and more...

Jenis Meja Kopi (Coffee table) dan Bagaimana Menentukan Meja Kopi yang Tepat untuk Ruang Tamu Anda

coffe_table_design_1

Mengenali jenis dan tipe meja kopi atau meja tamu, serta tips memilih meja kopi yang pas untuk ditempatkan diruang tamu.

 

Salah satu furniture paling penting pada ruang tamu yaitu meja tamu atau biasa disebut meja kopi (coffee table). Meja kopi berperan penting untuk meletakkan makanan dan minuman bagi tamu, majalah, dan juga biasa digunakan untuk menyimpan beberapa benda lain dan biasanya diletakkan di laci di bawah meja kopi. Meja kopi juga bisa menjadi titik fokal pada ruang tamu. Dan yang terpenting, meja tamu bisa berfungsi membagi area duduk, sehingga nampak simetris, dengan keberadaan meja kopi di tengah sebagai titik pusatnya.

Ada ragam jenis dan varian meja kopi yang dikenal saat ini. Varian meja kopi tersebut meliputi bentuk, desain, dan material yang berbeda. Mari kenali berbagai macam meja kopi yang umum beredar di pasaran.

Meja kopi dari kaca

Meja kopi yang berbahan kaca amat sangat digemari di masyarakat untuk diletakkan di ruang tamu. Mereka menganggap bahwa meja kopi kaca terlihat elegan, berkelas, dan bisa menyesuaikan segala macam desain interior ruang tamu. Namun, meja kopi ini tak sepenuhnya dibuat dari material kaca, melainkan hanya permukaan meja saja, sementara kaki – kaki meja biasanya dibuat dari bahan lain, seperti kayu atau logam. Harga meja kopi juga cukup terjangkau, sehingga banyak diminati.

Dengan ukuran meja kopi yang kecil dan tak terlalu tinggi, meja ini cukup mudah dibersihkan. Kelemahan meja kopi yaitu adanya kemungkinan goresan yang timbul pada permukaannya saat bersinggungan dengan benda tajam, meskipun meja kopi terbuat dari reinforced glass yang tahan lama. Jika Anda memiliki anak kecil di rumah, disarankan untuk tidak memilih meja kopi dari kaca.

Meja kopi dari kayu

Meja kopi dari kayu juga tak kalah favoritnya dibanding meja kopi dari kaca. Dengan beragam tekstur, warna, dan karakter kayu, tak ayal kita pun dapat membuat meja kayu dengan tipe yang beragam. Meja kayu cukup diminati karena terlihat menawan, simple, minimalis dan modern, tapi juga kadang bisa terlihat klasik dan artistik, terutama jika diberi ukiran di setiap sudutnya.

Meja kopi lift-top

Meja kopi lift-top tergolong meja kopi yang fleksibel dan luwes, dengan beragam ukuran dan gaya desain. Biasanya, meja ini dibuat dari bahan kayu. Keunggulan meja kopi lift-top adalah adanya permukaan meja yang bisa diatur ketinggiannya/ditinggikan untuk digunakan sebagai meja makan, meja kerja, atau meja komputer. Sementara itu, bagian bawah permukaan meja kopi ini bisa digunakan sebagai area penyimpanan, yang bisa digunakan untuk menyimpan majalah, kunci kendaraan, atau remote tv.

a

a

Bagaimana cara menentukan meja kopi yang tepat untuk ruang tamu?

Meja kopi tak hanya fungsional dan utilitarian, tapi juga artistik karena bisa menambah keindahan dekorasi ruang tamu Anda. Jika Anda memilih meja kopi yang baik, niscaya ruang tamu akan lebih menyatu. Sebaliknya, meja kopi yang buruk justru akan mengacaukan penataan furnitur dan tampilan ruang tamu.  Cara – cara berikut ini akan membantu Anda menentukan sebelum membeli meja kopi untuk ruang tamu.

  1. Tentukan fungsi keberadaan meja kopi di ruang tamu

Jika Anda bermaksud menghadirkan meja kopi yang bisa sekaligus sebagai tempat foot rest, pilih meja kopi bergaya ottoman yang dilengkapi upholstery. Tapi jika Anda berniat untuk menjadikan meja kopi sebagai area bermain, makan, menulis, dsb, maka pilih meja kopi dengan ruang kosong di tengahnya (meja kopi tanpa laci).

  1. Pertimbangkan dimensi dan ukuran meja kopi

Panjang meja kopi berkisar antara 1/2 hingga 2/3 panjang sofa. Selain itu, ketinggian meja kopi harus berimbang dengan tinggi dudukan sofa, bisa sedikit lebih rendah atau lebih tinggi, namun jangan sama tingginya. Kisaran ketinggian meja kopi adalah 40 cm – 50 cm. Lalu, letakkan meja kopi sejauh 45 cm – 50 cm dari sisi sofa.

  1. Sesuaikan dengan lebar ruang tamu

Ukuran dan dimensi meja kopi harus disesuaikan dengan luas ruang tamu. Meja kopi dari kaca dengan garis yang tegas dan sederhana cocok diletakkan pada ruang tamu mungil dan minimalis, sementara meja kopi yang lebar, besar, terbuat dari kayu nan kokoh cocok digunakan pada ruang tamu yang luas, untuk mengimbangi ukuran ruang tamu yang besar.

Meja kopi persegi biasa dihadirkan di ruang tamu, namun cukup memakan banyak tempat. Untuk nuansa meja tamu yang beda, tak ada salahnya Anda memilih meja tamu bundar guna meningkatkan sense of flow, terutama di ruangan kecil.

  1. Cocokkan dengan furnitur yang sudah ada

Agar keberadaan meja kopi tidak terlihat aneh, mencolok, atau tidak matching, maka penting untuk mempertimbangkan furnitur yang sudah ada sebelum memilih meja kopi. Sesauikan ukuran, bahan, dan desain meja kopi dengan furnitur lain atau tema desain interior ruang tamu.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Jenis Meja Kopi (Coffee table) dan Bagaimana Menentukan Meja Kopi yang Tepat untuk Ruang Tamu Anda is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Menghilangkan Tanaman Merambat yang Tumbuh Liar di Dinding

tanaman_rambatan_dinding_1

Cara menghilangkan dan membabat tanaman merambat pada dinding yang efektif agar tanaman tidak tumbuh kembali.

 

Tanaman merambat biasa kita jumpai, baik yang sengaja ditanam untuk mempercantik taman, atau tanaman merambat yang tumbuh liar dan melekat di dinding.  Tanaman merambat yang liar ini sering terdapat pada sisi – sisi bangunan, terutama pada bangunan yang tak terurus. Tanaman merambat sesungguhnya bisa membuat rumah lebih terlihat atraktif dan hijau. Namun jika tanaman ini tumbuh liar dan tak terkendali, tanaman merambat bisa membuat tampilan rumah lebih semrawut, tidak terawat, sulit dibersihkan, serta dapat mengikis dinding atau pagar yang ditempati.

Tanaman merambat yang cukup liar ini bahkan bisa menjadi sarang binatang liar. Jika keberadaan tanaman menjalar ini sudah sangat mengganggu, tak ada cara lain selain memotong tanaman merambat dan melibasnya sampai habis.

Bagaimana menghilangkan tanaman merambat yang efektif?

Agar menghilangkan tanaman merambat bisa berjalan lebih efektif, perlu dilakukan pembersihan yang menyeluruh sampai ke akar – akarnya, hingga tak menyisakan residu sedikit pun. Namun, kadang dalam membersihkan tanaman merambat, kita sering tidak sabar dan membabatnya habis secara kasar. Maka, kali ini kita akan mengetahui cara membabat tanaman merambat yang efektif agar tanaman tidak tumbuh kembali.

Membabat dan mencabuti tanaman merambat liar

Pada saat mencabut tanaman merambat, kita sering tergesa – gesa hingga langsung menarik seluruh batang dan daunnya agar tanaman merambat cepat lenyap dari dinding. Padahal, menarik tanaman dengan kasar dan tergesa – gesa ini dapat merusak sebagian permukaan dinding, terlebih jika tanaman merambat sudah terlanjur melekat sangat erat. Pada saat kita menariknya dengan keras, sebagian material dinding, termasuk semen, cat, dan batu bata, akan ikut terangkat, sehingga dinding akan sedikit terkikis. Sehingga, cara yang benar untuk mencabut tanaman merambat adalah dengan memotongnya secara perlahan pada permukaan yang menempel di dinding hingga ke akarnya dengan gunting rumut atau prunning shears.

Untuk tanaman merambat yang sudah menjalar sangat tinggi pada dinding, dibutuhkan tangga untuk meraih ujung tanaman merambat. Lalu, perlahan – lahan angkat dan lepaskan tanaman merambat itu dari dinding, dan buang di tempat sampah atau jadikan bahan kompos.

Membersihkan residu tanaman merambat pada dinding

Paska tanaman merambat dicabut dari dinding, Anda perlu membersihkan dinding sekali lagi agar sisa dan bekas tanaman merambat yang melekat di dinding bisa hilang. Noda – noda ini biasanya bisa dihilangkan hanya dengan mengusapnya dengan air bersih. Namun jika bekasnya belum hilang, Anda bisa mengaplikasikan cairan pembersih dengan menambahkan 1 cangkir oxygen bleach ke dalam 1 galon air hangat. Oxygen bleach biasa ditemui pada toko bahan kimia sebagai bahan baku deterjen. Bahan ini lebih aman dibandingkan chlorine bleach dan juga tidak merusak tanaman. Oxygen bleach bisa diterapkan pada permukaan dinding eksterior, terutama yang terdiri dari batu bata, stucco, atau vinyl.

Bahan alternatif untuk membersihkan tanaman merambat

Bahan lain untuk membersihkan tanaman merambat adalah Trisodium phosphate atau TSP, yang cocok diterapkan pada permukaan pagar, siding, atau dinding eksterior dari vinyl atau aluminum. Untuk mengaplikasikanya, tambahkan 1/3 cangkir TSP ke dalam 1 galon air.

Jika Anda tak memiliki kedua bahan di atas, cukup gunakan 2/3 cangkir pembersih serba guna, serta 1/3 cangkir deterjen. Lalu, usapkan perlahan pada permukaan dinding yang terdapat noda bekas tanaman merambat dengan menggunakan spons. Jika bekas noda tanaman merambat cukup membandel dan sulit dihilangkan, sikat permukaan dinding dengan bulu sikat yang lembut. Anda perlu berhati – hati dalam menyikatnya, dan tidak perlu menekan terlalu berlebihan agar cat dinding tidak terkikis.

Bilas dengan air bersih

Jika sisa tanaman merambat di dinding sudah hilang, Anda harus segera membilasnya dengan air bersih secara menyeluruh pada permukaan dinding. Jangan diamkan cairan pembersih pada dinding terlalu lama hingga cairannya mengering, karena cairan pembersih ini bisa meninggalkan jejak noda warna putih yang sulit dihilangkan.

Memperbarui tampilan dinding

Dinding yang dirambati tanaman liar mungkin akan terlihat kusam dan beberapa permukaannya terkikis. Untuk bagian – bagian yang berlubang atau terkikis, dinding harus ditambal dengan cara disemen ulang. Kemudian, cat dengan warna yang baru agar dinding terlihat lebih atraktif, sehingga tampilan rumah lebih segar dan terlihat baru.

tanaman_rambatan_dinding_2

Desain Ekserior Bangunan dengan Rambatan Pada Dinding

Tips dan peringatan dalam membabat tanaman merambat

  • Gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi Anda baik tatkala membabat tanaman merambat maupun saat mengaplikasikan cairan pembersih.
  • Jika Anda khawatir cairan pembersih akan merusak atau memudarkan warna dinding Anda, maka lakukan tes dengan menuangkan cairan pembersih pada sedikit permukaan dinding, dan lihat apakah ada reaksi negatif yang dihasilkan. Warna – warna seperti biru muda, hijau muda, merah muda, ungu, atau kuning akan semakin mempertegas tampilan baru rumah Anda.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Menghilangkan Tanaman Merambat yang Tumbuh Liar di Dinding is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Desain dan Renovasi Courtyard House Karya Philippe Baumann

courtyard_house_1

Review proyek renovasi courtyard house dengan penggunaan material beton dan baja yang kental dengan gaya industrial karya arsitek Philippe Baumann.

 

Proyek yang akan direview kali ini adalah renovasi sebuah courtyard house dengan bentuk fasad yang didominasi beton dengan shutter logam berengsel yang berfungsi sebagai layar privasi dan terpasang pada jendela rumah bertingkat di New York. Proyek ini dikerjakan langsung oleh arsitek Philippe Baumann yang ditujukan untuk dirinya dan mitra nya, seperti yang terlihat dalam beberapa gambar courtyard house di bawah ini yang diabadikan oleh Bruce Buck dan Michael Moran.

Courtyard House karya Baumann Architecture: Sebuah refleksi estetika industrial dalam sebuah bangunan

Bangunan ini terletak di kawasan Gowanus, tak jauh dari Brooklyn dan dirancang oleh pendiri Baumann Architecture sebagai upaya konversi dan ekstensi garasi yang sudah eksis sejak tahun 1950-an dan ingin diperbarui serta digunakan kembali. Sang arsitek menambahkan lantai ketiga pada courtyard house, sebuah halaman dan ruang bawah tanah ke struktur blok asli, yang telah distabilkan dengan menambahkan kerangka baja baru.

courtyard_house_21

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 2

Beranda di antara trotoar dan bagian depan rumah

Layar galvanised mesh mempertegas dan mengekstensifikasi garis bangunan courtyard house yang terdapat pada struktur di bangunan sebelahnya, dan membentuk sebuah beranda yang terlindungi yang difungsikan khusus sebagai area merokok. Lokasi beranda ini berada tepat di antara trotoar dan bagian depan rumah yang terbuat dari kayu.

courtyard_house_12

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 3

courtyard_house_11

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 4

Kesenjangan yang ada pada fasad depan courtyard house yang tersembunyi juga memungkinkan balkon dapat diakses dari lorong di lantai pertama.

Jendela – jendela dibuat terintegrasi ke dalam fasad, baik pada lantai bawah maupun lantai kedua, kemudian tersamarkan di belakang folding shutters, yang tersembunyi di dalam mesh berlubang dan tidak tampak secara langsung di permukaan fasad.

Bangunan ini sebagai penanda sebuah area industri

Penggunaan mesh dan logam yang sudah tergalvanisasi merujuk pada bangunan – bangunan lokal yang ada di kawasan ini, yang menandai sebuah area industri. Hal ini cukup wajar mengingat coutyard house ini terletak di kawasan industri. Selain itu, di kawasan ini kita juga dapat menemukan  landmarks yang menunjang kegiatan industri, semisal pabrik produksi dari beton dan jalur kereta api yang ditinggikan.

courtyard_house_14

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 5

courtyard_house_15

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 6

Dua pintu yang terletak di belakang kerangka logam menyediakan akses ke ruangan yang panjang nan sempit di mana di sini terdapat dapur, ruang makan dan ruang keluarga.

courtyard_house_2

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 7

courtyard_house_3

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 8

Denah lantai courtyard house yang lurus ini diinterupsi dengan keberadaan central courtyard atau halaman di tengah bangunan, yang diapit di kedua sisi oleh pintu kaca geser yang menyuguhkan akses pemandangan langit dan pinggiran dari tanaman yang tumbuh dari taman atap.

courtyard_house_13

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 9

Sepetak rumput imitasi dihadirkan pada paving beton yang menjadi semacam sindiran di tengah  ironis pengaturan rumah perkotaan yang didominasi beton, termasuk pada halamannya. Koridor yang membentang di sepanjang salah satu ujung halaman menghubungkan rumah utama dengan area lounge yang lokasinya terpisah satu lantai.

courtyard_house_4

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 10

courtyard_house_5

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 11

courtyard_house_6

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 12

Di sebelah kanan pintu masuk utama terdapat sebuah dapur yang posisinya berada di balik dinding yang dicat kuning terang, sementara tepat di depan pintu masuk itu, kita akan menemukan sebuah tangga dengan tapak terbuka yang mengarah ke kamar tidur di lantai pertama.

Garden rooftop pada courtyard house yang dipenuhi beraneka macam tanaman lokal

Sebuah tangga di atas koridor lantai bawah mengarahkan kita pada sebidang area tanam yang ditumbuhi sayuran di atap lounge di sisi berlawanan dari ruang terbuka.

courtyard_house_17

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 13

courtyard_house_18

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 14

Kemudian, terdapat sebuah tangga lagi yang menghubungkan lantai kedua dengan sebuah garden rooftop pada courtyard house yang dipenuhi beraneka macam tanaman lokal yang menghadap ke Upper Bay dan jalur kereta api, sehingga dari dua area tersebut, kita bisa melihat lokasi taman ini.

courtyard_house_20

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 15

courtyard_house_19

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 16

Untuk seluruh bagian interior courtyard house ini, material yang diterapkan adalah material yang masih dalam keadaan mentah atau kasar, untuk meningkatkan karakter setiap material serta mempertahankan estetika khas industri yang konsisten.

courtyard_house_9

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 17

courtyard_house_7

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 18

courtyard_house_8

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 19

Balok baja struktural yang mempertegas dan menopang tiap lantai dibiarkan terbuka, begitu juga lantai beton dan dinding cinder block di salah satu kamar tidur. Sebuah panel mesh yang mengapit tangga mengingatkan kita pada cladding fasad transparan.

courtyard_house_10

Desain Arsitektur dan Interior Courtyard House – View 20

Keberadaan skylight pada courtyard house ini mampu menghadirkan cahaya alami ke dalam kamar mandi dan area sirkulasi, dan dengan anak tangga yang dibuat dari bahan kaca, hal ini memungkinkan cahaya matahari dari skylight bisa diteruskan hingga ke ruang bawah tanah.

Kombinasi warna pada interior courtyard house sangat menarik dan lembut

Meski ide courtyard house ini cukup menarik, namun banyak perdebatan serta pro dan kontra yang muncul. Kebanyakan karena keberadaan beton dan logam yang terlalu banyak, yang lebih menyerupai ‘penjara’, serta sedikit menghilangkan atmosfer rumah. Meski begitu, kombinasi warna pada interiornya sangat menarik, lembut, dan dikombinasikan dengan cara yang apik, sehingga dan patut untuk diapresiasi.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Desain dan Renovasi Courtyard House Karya Philippe Baumann is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Membuat Kamar Tidur yang Nyaman untuk Lansia

kamar_tidur_lansia_1

Desain interior kamar tidur yang nyaman untuk lansia dengan memperhatikan aspek – aspek ergonomis guna mempermudah mereka dalam beraktifitas.

Dalam mendesain sebuah rumah bagi lansia, hal ini tidak terlepas dari desain kamar tidur khusus untuk mereka. Mengingat beberapa lansia mengalami keterbatasan dalam beraktifitas, dibutuhkan sebuah desain kamar tidur yang bisa membantu mempermudah aktifitas mereka. Maka dari itu, diperlukan desain kamar tidur yang ergonomis untuk lansia, dengan menghadirkan dekorasi, furnitur, dan aksesoris yang tidak membatasi gerak mereka.

Desain interior kamar tidur lansia tidak harus menyerupai ruangan di rumah sakit, di mana semua sudut harus terlihat steril. Yang pasti, aspek kenyamanan, keamanan, dan perasaan familiar yang lebih penting untuk dihadirkan pada kamar tidur lansia. Tips di bawah ini hadir untuk membantu Anda mewujudkan kamar tidur untuk lansia.

Lokasi kamar tidur lansia yang baik

Lokasi kamar tidur lansia sebaiknya di lantai bawah. Jika lokasi kamar tidur manula terpaksa berada di lantai atas, pasang chair lift untuk menghindari agar manula tidak jatuh saat naik turun tangga.

Demi keamanan, lokasi kamar tidur lansia harus dipertimbangkan dengan matang. Pintu kamar lansia ini pun harus dibuat cukup lebar, sekitar 30 – 32 inchi atau sekitar 75 hingga 80 cm, yang memungkinkan kursi roda dapat keluar masuk dengan mudah. Pilih pegangan pintu lever-style yang memungkinkan tangan yang lemah dapat menggerakkannya.

Lalu, kamar tidur lansia tersebut perlu dilengkapi kamar mandi khusus lansia, yakni en-suite bathroom dengan dudukan toilet yang ditinggikan serta pegangan safety grip bars yang dipasang di dekatnya. Untuk pencahayaan kamar lansia, pilih nyala lampu yang subdued namun cukup terang di sepanjang koridor kamar dan kamar mandi, sehingga manula bisa beraktifitas di malam hari.

Pemilihin warna kamar tidur dan tempat tidur yang cocok untuk lansia

Warna kamar tidur untuk lansia haruslah dipilih dari warna yang bisa menciptakan atmosfer hangat dan mengundang. Warna – warna seperti pink pucat atau marigold, hingga warna – warna yang membumi, misal cokelat pastel atau hijau pandan, bisa digunakan. Untuk menghadirkan aksen warna ini, Anda bisa melakukan kombinasi antara sprei, selimut, dan bantal di tempat tidur, dengan  kain yang digunakan sebagai upholstery dan window coverings, seperti tirai atau gorden.

Pada tempat tidur, hadirkan beberapa lembar selimut tipis namun tetap hangat untuk digunakan. Hindari penggunaan comforter yang tebal dan cukup berat, dan penggunaan bantal yang berlebihan. Sebisa mungkin, buat tempat tidur lansia senyaman mungkin tanpa banyak benda ditempatkan di atasnya.

kamar_tidur_lansia_2

Desain Interior Kamar Tidur Untuk Lansia

Gunakan furnitur praktis untuk kamar lansia

Tempat tidur dan matras sebaiknya dibuat dengan ketinggian selutut lansia. Untuk meningkatkan keamanan tempat tidur, tak ada salahnya memasang moveable railings di kedua sisi tempat tidur. Lalu, di samping tempat tidur, letakkan nightstand kecil yang bisa dijangkau oleh manula, meski ia tengah duduk di tempat tidur atau di kursi rodanya. Juga, tambahkan lampu meja dengan dimmer yang mudah dioperasikan.

Furnitur untuk lansia, terutama kursi, bangku, atau sofa penting untuk dihadirkan pada kamar tidur lansia yang memungkinkan mereka merapikan diri di depan cermin. Furnitur tersebut haruslah cukup kuat, mantap, dan tak mudah goyang, sehingga lansia bisa duduk tanpa takut terjungkal.

Selain itu, upholstery juga harus mudah dibersihkan dan tahan terhadap pembersihan atau pencucian berkali – kali. Juga, posisnya terlalu rendah, sehingga lansia harus jongkok atau merunduk terlalu ke bawah jika akan duduk, dan hal ini tentunya akan menyulitkan lansia untuk berdiri kembali. Lebih baik furnitur dibuat cukup tinggi, namun masih dalam batas jangkauannya. Selain itu, pada sofa atau kursi, harus ada lengan kursi untuk membantu lansia berdiri dari tempat duduknya.

Lantai pada kamar tidur lansia

Untuk lantai di kamar tidur lansia, gunakan bahan keramik atau ubin biasa yang tidak terlalu licin dan mudah dibersihkan, lalu lapisi dengan karpet wall-to-wall yang tak terlalu tebal, permukannya halus, dengan padding yang kuat di bawahnya. Karpet juga harus memungkinkan kursi roda untuk melewatinya dan memudahkan mobilitas lansia. Hindari penggunaan karpet potongan yang mudah tergelincir kala diinjak. Selain itu, pastikan ujung karpet tidak tergulung keluar, yang bisa menyebabkan tersandung.

Alat komunikasi

Tidak ada salahnya Anda menempatkan alat komunikasi di kamar tidur lansia, misalnya berupa telepon rumah dengan tombol yang cukup besar untuk digunakan jika sewaktu – waktu lansia ingin menelepon seseorang.

Pasang juga perangkat CCTV untuk memantau keadaan manula, terutama manula yang sudah tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Jika Anda tak ingin menyediakan telefon atau CCTV, sebagai alternatif, bekali manula dengan intercom, remote, atau alarm yang akan menyala jika manula membutuhkan bantuan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Membuat Kamar Tidur yang Nyaman untuk Lansia is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Dekorasi Interior untuk Rumah Kayu (Log Houses)

eksterior_rumah_kayu_1

Beberapa tips dalam mendekorasi interior rumah kayu serta berbagai tema desain interior untuk rumah kayu.

Kabin atau rumah yang sepenuhnya terbuat dari kayu log/kayu utuh cukup digemari di luar negeri, dan biasanya lokasinya tak jauh dari hutan, pantai, danau, atau pegunungan. Sehingga, bisa dibilang rumah kayu ini lebih banyak difungsikan untuk liburan dan menyepi dari hiruk pikuk aktifitas perkotaan.

Namun dalam mendekorasi interior rumah kayu, hal ini tidaklah mudah karena rumah kayu sudah memiliki struktur dan karakter sendiri yang kuat. Maka, disarankan untuk memilih tone, warna, atau dekorasi yang tidak merusak karakter dan tekstur rumah kayu yang sudah kuat.  Cara – cara dalam mendekorasi rumah kayu berikut ini mungkin bisa Anda pertimbangkan.

Skema warna dan tone

Memiliki rumah kayu membuat Anda tak perlu repot – repot mengecat dinding, karena warna asli kayu sudah cukup unik dan menarik, serta bisa memberikan karakter kuat pada rumah. Namun, tak ada salahnya menghadirkan sentuhan warna di rumah kayu ini, baik melalui pemilihan aksesoris, karya seni, furnitur, maupun kain untuk beberapa sudut rumah.

Penting untuk diingat bahwa rumah kayu kental akan nuansa alam. Untuk itu, perlu menghadirkan skema warna yang lekat dengan alam. Anda bisa mengadaptasi warna – warna tumbuhan, bunga, tanah, dan lingkungan di sekitar rumah kayu tersebut. Untuk memberi nuansa segar, Anda bisa menambahkan aksen warna hijau lemon, oranye, dan ungu.

Aksen kayu

Untuk mempertegas eksistensi rumah kayu ini, tentunya rumah kayu juga harus dilengkapi dengan funitur atau perabotan yang sesuai. Maka, tak ada salahnya Anda memilih furnitur atau perabotan yang juga dari kayu guna mendukung rumah kayu tersebut. Meja kayu atau kabinet kayu juga bisa Anda hadirkan di dalam rumah tersebut. Akan lebih baik jika Anda memilih furniture dengan jenis kayu yang sama dengan kayu yang banyak digunakan untuk konstruksi rumah kayu.

Misalnya jika mayoritas konstruksi rumah terbuat dari kayu, maka aplikasikan juga furnitur kayu jati untuk melengkapi rumah tersebut. Jika tidak bisa memilih jenis kayu yang sama, setidaknya pilih jenis kayu yang sama atau yang memiliki tone warna yang senada. Jangan pilih furnitur kayu yang warnanya kontras dengan kayu yang digunakan untuk konstruksi rumah.

interior_rumah_kayu_1

Desain Interior Rumah Kayu Bergaya Country – View 2

Pencahayaan untuk rumah kayu

Untuk lampu atau pencahayaan rumah kayu, pilih lampu yang terbuat dari material organik. Gunakan bahan tembikar atau tanah liat/clay yang belum diperhalus untuk digunakan sebagai tempat atau kap lampu. Alternatif lain, gunakan tempat / kap lampu dari kayu atau brushed rod iron yang dihadirkan di antara furnitur kayu dan kulit. Usahakan tempat atau kap lampu dibiarkan polos sesuai warna aslinya, tanpa dicat agar tampilannya tampak natural.

Gunakan recessed lighting dan kandelar dari bahan rod-iron untuk pencahayaan utama (overhead lighting). Recessed lights akan memberikan efek pencahayaan yang lembut dan tidak kaku, sementara  kandelar dari bahan logam cocok untuk mempertegas nuansa dan atmosfer rustic  yang ingin dihadirkan pada rumah kayu.

Aksesoris rumah kayu

Selain aksen kayu, Anda perlu menempatkan dekorasi dan aksesoris lain memperkuat tampilan rumah kayu. Misalnya, Anda bisa memilih dekorasi antik dan rustic yang terlihat usang namun tetap artistik. Untuk aksesoris yang berbahan kain, pilih kain rajutan, kain yang berbahan tebal dan cukup keras, suedes, atau lembaran kulit binatang. Yang pasti, hindari penggunaan aksesoris atau dekorasi dengan unsur modern atau minimalis yang kini tengah digandrungi di masyarakat.

Desain interior rumah kayu dengan nuansa kolonial

Jika ingin menerapkan interior rumah kayu bergaya kolonial, kita perlu memperhatikan kesan kesederhanaan dan lebih menekankan pada fungsinya saja. Sehingga, penggunaan aksen – aksen yang sifatnya dekoratif kurang disukai.

Desain interior rumah kayu bergaya rustic

Interior desain dengan nuansa rustic lebih banyak menekankan pada perpaduan elemen – elemen outdoor. Dekorasi dan aksen berupa motif binatang, furnitur kayu, hingga peralatan memancing, camping, dan berburu yang dijadikan salah satu pajangan rumah. Maka, tak heran jika kita akan menemukan benda – benda seperti lampu minyak, pancing, jaring, tenda, dan peralatan outdoor lain yang dipajang di beberapa sudut rumah.

interior_rumah_kayu_2

Desain Interior Rumah Kayu Bergaya Country – View 3

Desain interior rumah kayu bergaya country

Kebanyakan log homes atau rumah kayu di luar negeri dibangun dengan interior bernuansa country. Motif – motif bunga, hingga bunga segar pun dihadirkan di dalam rumah untuk mendukung interior rumah kayu, yang dapat memberikan country feel sekaligus membawa unsur natural ke dalam rumah.

Hal – hal di atas adalah tips mendekorasi rumah kayu. Tapi pastinya, dalam membangun maupun mendekorasi interior atau eksterior rumah kayu, diperlukan budget yang cukup besar mengingat harga kayu yang memang mahal, terlebih untuk kayu – kayu berkualitas seperti kayu jati. Maka, jangan kaget jika biaya untuk membangun rumah kayu serta dekorasi interior rumah kayu bisa menyamai biaya untuk membangun rumah modern minimalis.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Dekorasi Interior untuk Rumah Kayu (Log Houses) is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    




Click here to safely unsubscribe from PT. Architectaria Media Cipta. Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy