Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Built-in Furniture Untuk Kemudahan Dalam Penggunaan dan Penyimpanan and more...

Built-in Furniture Untuk Kemudahan Dalam Penggunaan dan Penyimpanan

desain interior dengan modern aquarium_1

Jenis dan tipe furniture yang bisa dibuat dengan mode built-in dan tips serta langkah dalam menghadirkan furnitur built-in dalam ruangan.

 

Built-in furniture merupakan furniture yang biasanya dibuat menyatu atau menempel dengan dinding. Alasan pembuatan built-in furniture yakni untuk efisiensi, baik dalam hal penggunaan maupun penyimpanan. Tak heran, built-in ini paling banyak ditemui pada kantor atau home office.

Built-in furniture kini semakin banyak ditemui, terutama pada rumah dengan interior bertema modern, minimalist-stylish. Tipe furniture built-in ini selain bisa membuat proses penyimpanan menjadi ringkas, juga bisa memberikan kesan stylish nan modern di suatu rumah. Lantas, furnitur apa saja yang biasa dijumpai dalam mode built-in? Yuk intip penjelasannya lebih lanjut di sini.

Built-in Shelves

Built-in shelves atau papan rak adalah salah satu furnitur yang paling sering dijumpai dalam mode built-in. Rak ini biasa digunakan untuk menyimpan buku, dokumen, alat tulis, dan peralatan kantor untuk home office, meski tak jarang rak ini juga digunakan untuk memajang benda koleksi. Keberadaan built-in shelves terutama pada home office sangat membantu, tentunya dalam hal efisiensi tempat. Dengan built-in shelves, benda perkantoran menjadi lebih rapi dan terorganisir. Yang pasti, built-in shelves harus dibuat cukup kuat sehingga kokoh dan mampu menopang buku, kertas – kertas, dokumen, dan file – file yang tepat.

Built-in Desk

Beberapa jenis meja kerja rata – rata bisa dibentuk dengan mode built-in. Meja built-ini ini bisa dipasang dekat dengan dinding, untuk itu sebaiknya lokasi meja berada di sudut ruangan. Di samping built-in pada dinding, banyak juga meja kerja built-in dengan rak buku, di mana meja berada di bawah dan rak buku di atasnya. Dengan cara ini, kita sekaligus bisa menghadirkan built-in office furniture yang serba guna.

Built-in Drawers

Laci pada hakikatnya dibuat built-in, menjadi satu dengan meja kerja, lemari, atau rak buku. Tapi, ada kalanya juga laci dibuat built-in dengan dinding, sehingga bisa dengan mudah ditarik dan ditutup. Laci – laci built-in sangat membantu kita dalam menyimpan benda – benda kecil yang berguna namun kadang kita lupa menaruhnya, misalnya kaca mata, kunci kendaraan, kunci rumah, alat tulis, handphone dan perangkat elektronik lain, dsb.

Perangkat komputer built-in

Jika Anda berencana mewujudkan sebuah home office, memiliki seperangkat komputer beserta peralatan pendukungnya seperti printer, scanner, speaker, dan web cam dalam mode built-in sangat dianjurkan. Anda bisa membuatnya dari kabinet yang diinstal di dinding untuk menempatkan monitor komputer.Cukup beri tambahan tray atau penampan di sampingnya guna meletakkan mouse dan keyboard. Dengan memiliki perangkat komputer built-in, hal ini akan meningkatkan keamanan komputer tersebut dari pencurian, karena tentunya akan lebih sulit untuk mengambil perangkat komputer yang dipasang dengan model built-in.

kitchen storage_2

Desain Kabinet Built-in Pada Area Dapur

Kabinet built-in

Kabinet atau lemari yang didesain dengan mode built-in pada dinding kadang memiliki manfaat double, yakni sebagai tempat menyimpan barang dan sebagai partisi yang memisahkan satu area dengan area lain. Untuk itu, kabinet atau lemari adalah furnitur yang sangat direkomendasikan untuk dibuat dalam mode built-in guna memaksimalkan fungsinya.

Langkah – langkah dalam menghadirkan furnitur built-in di rumah

  1. Perhatikan lebar ruangan.

Ukur setiap sudut ruangan dan alokasikan area kosong yang nantinya akan dijadikan area untuk menempatkan built-in furniture. Pertimbangkan keberadaan furnitur dan benda lain yang sebelumnya sudah ada dalam ruangan. Pastikan bahwa keberadaan built-in furniture ini nantinya tak akan mengganggu fungsi furnitur yang lain.

  1. Untuk built-in furnitur yang dilengkapi peralatan elektronik, lokasinya mesti dekat dengan sumber listrik.

Built-in furnitur yang memerlukan aliran listrik, seperti perangkat komputer, harus didesain dekat dengan sumber listrik guna memudahkannya dalam menghubungkan perangkat elektronik dan komputer dengan sumber listrik. Pastikan juga ada space untuk meletakkan kabel – kabel dan peralatan kelistrikan lain di dekat built-in furnitur tadi.

  1. Lakukan pengukuran sedetail dan setepat mungkin.

Sebelum built-in furnitur dihadirkan dalam satu ruangan, biasanya akan ada beberapa pengukuran guna memastikan bahwa built-in furnitur yang nantinya akan dipasang di sini muat dengan space yang dialokasikan. Penting untuk diingat bahwa sekali furnitur tersebut dibuat built-in, kemungkinan furnitur tersebut akan menempal di dinding selamanya. Andaikan bisa dikeluarkan, kondisinya mungkin tidak akan utuh seperti semula karena akan ada beberapa bagian yang tergores atau lecet selama proses built-in.

  1. Lakukan perawatan dan pembersihan secara berkala.

Karena lokasinya yang fixed dan tidak bisa dipindah kemana – mana, mungkin akan sedikit sulit bagi kita untuk melakukan pembersihan dan perawatan pada beberapa bagian atau sudutnya yang tak terjangkau. Namun, kita tetap harus melakukan pembersihan berkala dengan menggunakan vacuum cleaner.

Khusus untuk built-in furnitur dari kayu, ada baiknya ditambahkan finishing berupa cat dengan bahan dasar latex. Cat pelapis ini akan membuat permukaan kayu lebih mudah dibersihkan dengan vacuum cleaner.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Built-in Furniture Untuk Kemudahan Dalam Penggunaan dan Penyimpanan is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



House in Ohno: Ruangan – Ruangan Berhirarki dalam Suatu Rumah Karya Airhouse Design Office

house_in_ohno_2

Review desain House in Ohno Karya Airhouse Design Office yang memiliki fitur struktur kolumnar dan ruangan berhirarki dalam satu rumah, dengan panorama yang dikelilingi oleh kebun pohon kesemek.

 

Airhouse Design Office merupakan studio arsitektur berbasis di Jepang. Proyeknya kali ini merupakan desain sebuah rumah di mana ruangan – ruangan yang paling pribadi di rumah ini diletakkan agak tersembunyi, yakni di dalam kolom besar. Ruangan ini dikelililingi oleh area double-height yang lebih sering difungsikan untuk area sosialisasi dan berkumpul.

House in Ohno: Rumah dua lantai yang terletak di antara kebun pohon kesemek

Rumah ini dijuluki House in Ohno. Rumah ini terdiri atas dua lantai dan terletak di antara kebun pohon kesemek yang lebih dikenal di Jepang sebagai pohon kaki. Lokasi dari rumah ini berada dalam daerah perumahan di Prefektur Gifu. Toshiyuki Yano merupakan fotografer yang didapuk untuk mengabadikan tiap sudut di ruangan di House in Ohno ini.

house_in_ohno_3

Desain Arsitektur Ohno House – View 2

Keiichi Kiriyama, arsitek utama di kantor desain Airhouse yang juga terlibat dalam proyek ini, sudah berpengalaman dalam menangani proyek – proyek serupa di masa lalu. Proyek-proyek di masa lalu yang ditangani oleh Kiriyama termasuk pembangunan sebuah apartemen dari beton dan tempat tinggal yang dikonversi dari gudang. Pada proyeknya kali ini, sang arsitek dan timnya merancang desain interior di mana kamar pribadi seperti kamar tidur dapat tersembunyi di sudut-sudut dari pusat bangunan secara keseluruhan Penataan seperti ini memungkinkan efek ruangan yang lebih luas yang tercipta dari penggunaan kaca di sekelilingnya.

house_in_ohno_17

Desain Arsitektur Ohno House – View 3

house_in_ohno_18

Desain Arsitektur Ohno House – View 4

Sang arsitek berujar bahwa rumah ini memiliki keuntungan dari segi lanskap karena dikelilingi kebun kaki yang buahnya tumbuh secara musiman. Dari dalam rumah, kita bisa melihat transformasi pemandangan lanskap dari sebelum buahnya muncul sampai seluruh pohon penuh dengan buah.

Bangunan berbentuk bujur sangkar sederhana dengan atap piramida

Bangunan ini memiliki bentuk bujur sangkar sederhana, dengan atap piramida yang dibangun di atas bangunan layaknya sebuah topi besar yang menaungi bangunan tersebut. Tepi atap bergantung di atas dinding untuk menawarkan tempat berlindung dari hujan, dengan ujung atap yang sangat tipis.

house_in_ohno_19

Desain Arsitektur Ohno House – View 5

Fitur kaca yang terdapat pada lantai hingga langit – langit interior terdapat pada tiga dari empat elevasi. Ada juga sebuah teras terlindung yang besar di bagian depan bangunan yang menawarkan ruang transisi antara area dalam dan luar ruangan.

house_in_ohno_29

Desain Arsitektur Ohno House – View 6

house_in_ohno_22

Desain Arsitektur Ohno House – View 7

Ketika klien ingin mendapatkan ruang terbuka yang sangat lebar dengan langit-langit yang tinggi untuk acara – acara tertentu atau di momen tertentu, struktur yang terdiri dari atap besar yang terletak di atas kolom tebal dapat digunakan untuk mewujudkan hal tersebut.

house_in_ohno_5

Desain Arsitektur Ohno House – View 8

house_in_ohno_6

Desain Arsitektur Ohno House – View 9

house_in_ohno_7

Desain Arsitektur Ohno House – View 10

Dengan komposisi seperti ini, hanya langit dan kebun kaki yang terlihat dari dalam ruangan. Keadaan ini mampu memberikan perasaan yang lapang dan leluasa. Dengan kehadiran  kebuh pohon kaki yang ada di sekelilingnya, hal ini mampu memberikan rasa privasi dari dunia luar, yang bisa menciptakan suasana santai di daerah pedalaman.

Struktur kolumnar dengan bentuk dan ukuran yang berbeda

Struktur kolumnar berjumlah tujuh berada di sekeliling interior, memiliki bentuk dan ukuran masing -  masing yang berbeda satu sama lain. Masing-masing berisi dua lantai, dan untuk lantai tingkat atas dapat diakses dengan menggunakan tangga.

house_in_ohno_4

Desain Arsitektur Ohno House – View 11

Kolom yang terbesar memiliki unsur ruangan bergaya tradisional Jepang di lantai bagian bawah. Sementara itu, di lantai atas terdapat kamar tidur utama.

house_in_ohno_23

Desain Arsitektur Ohno House – View 12

Dua kolumnar yang ada di belakang kolumnar utama merupakan lokasi kamar mandi keluarga dan beberapa kamar anak, sementara empat kolumnar lainnya menjadi tempat untuk ruang belajar, pantry dan ruang yang dijadikan tempat penyimpanan barang.

house_in_ohno_10

Desain Arsitektur Ohno House – View 13

house_in_ohno_8

Desain Arsitektur Ohno House – View 14

house_in_ohno_9

Desain Arsitektur Ohno House – View 15

Sisa ruang sekitarnya dibagi untuk menciptakan area ruang tamu, ruang makan dan dapur yang didesain dengan tampilan permukaan bersih putih. Untuk melengkapi fungsi dan tampilan dapur, perabotan dari kayu lapis dihadirkan di sini.

Lantai kayu atau parket, light bulbs, rak kayu dan lemari menjadi detail tambahan bangunan ini

Lantai kayu atau parket banyak diterapkan di hampir seluruh ruangan. Warna cokelat naturalnya melengkapi warna abu-abu biru pucat yang digunakan untuk dinding dan tirai putih yang memisahkan interior dari fasad.

house_in_ohno_26

Desain Arsitektur Ohno House – View 16

house_in_ohno_27

Desain Arsitektur Ohno House – View 17

Light bulbs menggantung rendah dan menerangi area – area yang yang paling sering digunakan. Detail – detail lain yang terdapat di ruangan di dalam rumah ini antara lain rak kayu dan lemari yang ditempatkan berjajar di sekitar sudut-sudut dinding.

Namun, ada sedikit hal yang perlu diperhatikan dari bangunan ini, yakni bentuk atap yang terlalu simple dan minimalis hingga minim detail. Selain itu, keberadaan single concrete half-step yang ada di hall dirasa cukup mengganggu dan kurang begitu signifikan dan kurang jelas peruntukkanya. Tak hanya itu, di wall-void yang terdapat pada dapur masih ada border yang belom selesai. Dan secara keseluruhan, beberapa sudut – sudut di House in Ohno nampak terkesan dipaksakan.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

House in Ohno: Ruangan – Ruangan Berhirarki dalam Suatu Rumah Karya Airhouse Design Office is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Memilih Rumput Asli atau Rumput Sintetis? Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangannya

rumput_sintetis_1

Kelebihan dan kekurangan rumput asli dan rumput sintetis, cara menanam rumput asli, dan cara memasang rumput imitasi.

 

Grass pads atau grass sod adalah lapisan tanah yang sudah ditumbuhi rumput dan siap untuk ditempatkan di tanah lapang yang nantinya akan ditanami dengan rumput. Dengan grass pads atau grass sod ini, Anda tak memerlukan waktu lama untuk menumbuhkan rumput di halaman rumah Anda. Meski begitu, rumput yang berasa dari grass sod tetap memerlukan perawatan lanjutan agar rumput tidak kering dan mati.

Selain itu, penting juga untuk menempatkan grass pads atau grass sod di waktu yang tepat, yakni di awal atau di akhir musim penghujan, di mana intensitas hujan tak terlalu besar. Selain itu, penanaman mesti dilakukan di pagi hari atau sore hari guna menghindari sengatan matahari yang berlebihan.

Jika tak ingin menumbuhkan rumput asli dari grass pads, Anda bisa memilih opsi menanam rumput sintetis di taman. Rumput sintetis yang modern saat ini memiliki tekstur dan terbuat dari material yang halus dan nyaman di kaki ketika diinjak. Rumput ini biasa diaplikasikan pada stadion olahraga.

Langkah – langkah dalam menumbuhkan rumput asli dari grass pads atau grass sod

  1. Pastikan ketebalan tanah berkisar antara 6 sampai 8 inchi. Jika tanahnya tergolong tanah liat yang pekat, campur sedikit dengan pasir.
  2. Tambahkan grass starter fertilizer, semacam pupuk khusus untuk rumput, pada grass sod. Diamkan satu atau dua hari sampai tanahnya lembab namun jaga jangan sampai terlalu lembek.
  3. Jika sudah dua hari, cek apakah kondisi tanah sudah cukup baik. Jika tanah justru terlihat kering, semprotkan dengan sedikit air untuk membuatnya nampak lembab. Hal ini untuk menjaga agar tanahnya tidak terlalu kering hingga retak – retak dan terkelupas.
  4. Aplikasikan grass sod pada area yang akan ditanami rumput secara satu persatu dan berurutan. Pemasangan grass sod dimulai dari jalan setapak atau pinggir taman. Susun grass sod satu per satu dan pastikan tidak ada celah antara satu grass sod dengan grass sod yang ada di sampingnya. Susun sampai ke ujung, dan jika ujung grass sod terlalu panjang, potong ujungya untuk menyesuaikan luas taman.
  5. Siram permukaan grass sod dengan air secara merata hingga terlihat cukup basah. Di hari – hari awal, jaga jangan sampai rumput menjadi kering, terlebih di siang hari. Usahakan untuk tidak menginjak rumput sebelum 2 minggu setelah penanaman.

Cara memasang rumput sintetis untuk taman

  1. Siapkah lahan yang akan dipasangi grass sod rumput sintetis. Hilangkan permukaan tanah setebal 3 inchi atau menyesuaikan ketebalan grass sod. Pastikan lahan benar – benar bersih dari daun kering, batu, kerikil, atau benda lain yang biasa menancap di tanah.
  2. Sebarkan kerikil baru yang sudah dihancurkan kecil – kecil pada lahan yang akan dipasangi rumput sintetis. Keberadaan kerikil berguna dalam proses drainase ketika hujan turun, sehingga tidak akan menggenangi dan merusak rumput sintetis.
  3. Padatkan batuan kerikil tersebut dengan plate tamper mekanik sehingga permukaan kerikil menjadi padat dan keras, hal ini penting dilakukan untuk meminimalisir pori – pori atau celah antar batuan kerikil.
  4. Lapisi permukaan kerikil yang sudah dipadatkan dengan heavy-duty landscape cloth. Lapisan ini melindungi rumput sintetis dari sisi tajam batu kerikil yang bisa saja mengenai rumput sintetis dan merusaknya. Lapisan ini juga bisa menghambat pertumbuhan rumput liar di sela – sela rumput sintetis.
  5. Pasang beberapa lapis rumput sintetik satu per satu membentuk barisan yang rapat. Pastikan Agar ujung rumput mengarah ke arah yang sama agar terlihat lebih natural. Jika Ada perbedaan ketinggian, bisa saja Anda memotongnya untuk meratakan ketinggian rumput.
  6. Paku ujung – ujung lapisan rumput dengan paku setebal 6 inchi. Rekatkan tiap sisi rumput sintetis dengan kelim atau perekat yang sudah ada di tiap sisi lapisan rumput sintetis. Anda bisa menancapkan paku di tengah perekat setiap 6 inchi untuk memperkuat daya rekatnya.
  7. Taburkan pasir atau rubber infill agar rumput sintetis terlihat lebih natural ketika ditumbuhkan di halaman rumah.
  8. Semprot permukaan rumput dengan sedikit air agar terlihat basah dan berkilauan ketika terkena sinar matahari.

rumput_sintetis_2

Desain Landscape Dengan Rumput Sintetis

Kekurangan rumput sintetis dibandingkan rumput asli

Rumput sintetis relatif lebih mudah dalam hal perawatan dibandingkan rumput asli. Namun jika tidak dipasang dengan benar, kemungkinan rumput sintetis akan menemui beberapa masalah. Kekurangan dari rumput sintetis adalah harganya yang mahal. Selain itu, rumput sintetis juga mudah rusak atau terkikis terutama saat tergenang air paska hujan. Rumput sintetis juga kemungkinan tak terlalu tahan panas dari sengatan matahari langsung, dan justru bisa menjadi sarang bakteri, kuman, dsb. Yang terakhir, rumput sintetis bisa menimbulkan masalah terhadap kondisi tanah dan lingkungan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Memilih Rumput Asli atau Rumput Sintetis? Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangannya is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Remodelling dan Re-dekorasi Minimalis untuk Rumah yang Bisa Kita Lakukan Sendiri

desain interior bergaya etnik_1

Beberapa strategi untuk melakukan penataan ulang minimal yang bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan profesional.

Merasa bosan dan stuck dengan gaya, desain, dekorasi, serta penataan rumah Anda? Setelah mendiami rumah selama beberapa tahun, perasaan bosan seperti itu mungkin saja muncul. Yang bisa kita lakukan adalah mengubahnya serta memberi sentuhan yang baru guna menciptakan nuansa yang baru pula. Namun, kadang keinginan untuk mendekorasi ulang dan remodelling beberapa bagian di rumah terkendala oleh biaya.

Padahal sejatinya, bisa saja Anda menekan biaya dekorasi ulang dengan melakukan remodelling dan perombakan minimalis. Bukan tak mungkin, penataan ulang minimal ini bisa Anda lakukan sendiri tanpa bantuan profesional. Apa sajakah itu?

1. Mengganti hardware di rumah

Hardware atau perangkat kamar mandi atau dapur yang sekiranya usang dan memiliki model yang sudah ketinggalan bisa Anda ganti. Gantilah dengan  perangkat kamar mandi atau dapur dengan model terkini. Tak perlu penggantian menyeluruh, cukup bagian – bagian yang dirasa signifikan saja, misalnya beberapa tombol penting dan handle diganti dengan parts dengan model terkini, yang elegan dan stylish. Penggantian parts ini juga cukup mudah, hanya memerlukan beberapa alat pertukangan sederhana. Namun, perlu diperhatikan bahwa Anda membeli parts baru dengan ukuran yang sama dengan parts yang lama. Selain itu, dalam proses pemasangan, parts ini harus terpasang dengan kencang dan sempurna.

2. Mengganti posisi dan penataan furnitur

Untuk perbaikan dan dekorasi interior ruangan dengan cara sederhana, Anda bisa mulai dengan mengubah posisi furnitur seperti meja, sofa, lemari display, TV, kipas angin, lemari es, dan furnitur lain yang ada dalam ruangan. Ganti posisi dan layout furnitur, yang semula menghadap ke barat menjadi menghadap ke timur, utara, atau selatan, dan sebaliknya. Atau, jika sebelumnya posisi sofa Anda berbentuk L, Anda bisa mengubahnya menjadi bentuk U untuk menciptakan nuansa tempat duduk yang lebih akrab dan santai, di mana setiap orang yang duduk bisa saling memandang satu sama lain ketika berkomunikasi di sini.

meja-konsol_2

Penggunaan Furniture Lama yang Didaur Ulang

3. Turunkan tirai yang lama dan ganti dengan tirai yang baru

Untuk dekorasi ulang yang minimalis, cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti tirai atau gorden dengan yang baru. Sebab, tirai yang sudah terlalu lama terpasang bisa saja berdebu, lusuh, dan banyak beberapa bagiannya yang berlubang atau bahkan sobek. Maka dari itu, penggantian tirai lama dengan tirai yang baru mutlak diperlukan. Cara ini juga bisa mengubah tampilan ruangan menjadi lebih fresh seketika, misalnya dengan menghadirkan tirai warna kuning keemasan, hijau muda, oranye, atau biru muda, atau kombinasi antara 2 hingga 3 warna tirai.

4. Cat beberapa bagian, ruangan, yang terlihat lusuh dan kusam

Mengecat ulang dinding, pintu, kisi – kisi, atau frame jendela dengan cat yang baru juga merupakan cara sederhana mendekorasi ulang ruangan yang bisa kita lakukan sendiri. Bahkan, cara ini bisa mengubah tampilan ruangan menjadi tampak berbeda secara dramatis. Atau, bisa saja Anda menghadirkan cat ini sebagai aksen warna tambahan pada dinding atau pintu tanpa mengubah atau menutup cat yang sudah ada. Keberadaan cat yang baru ini hanya sebagai aksen yang mampu mendramatisir tampilan ruangan.

Tak hanya interior, tampilan eksterior juga bisa dibuat sedikit memukau dengan mengecat dinding luar, fasad, atau pagar rumah dengan cat yang cerah. Tapi, cat untuk interior tentu berbeda dengan cat untuk eksterior, di mana cat eksterior perlu memiliki fitur weathershield agar cat tak mudah memudar dan mempu melindungi permukaan dengan sempurna.

5. Merawat dan memperbaharui lanskap dan taman di sekeliling rumah

Memotong rumput, memangkas ranting dan cabang pohon yang sudah tumbuh liar, dan mensortir tanaman yang sudah kering dan mati adalah cara mudah untuk memperbaiki tampilan eksterior rumah. Cara ini tentu mudah dilakukan karena hanya memerlukan peralatan sederhana, misal cangkul, gunting rumput, dan alat penyiram air. Ganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru yang masih segar, atau ganti pot yang lama denga pot yang baru dengan warna dan bentuk yang unik. Selain itu, ubah penataan taman dengan memindahkan pot, bangku taman, patung – patung dekoratif, lampu taman, dan furnitur eksterior lain.  Bisa juga Anda menambahkan batu hampar dan menyusunnya hingga membentuk jalan setapak sederhana.

6. Ganti dekorasi lama dengan yang baru

Dekorasi ruangan yang sudah lama, lusuh, dan berdebu seperti benda – benda keramik, porselain, vas bunga, boneka, jam dinding, hiasan dinding, dll bisa diganti dengan dekorasi ruangan yang terbaru dengan tema yang baru dan lebih kekinian. Bisa juga Anda mengganti lukisan dan hiasan dinding yang lama dengan lukisan baru, entah itu hasil karya Anda sendiri atau hasil karya orang lain. Usahakan tak terlalu banyak menempel hiasan di dinding untuk membuat ruangan bersih dan rapi.

7. Ganti pencahayaan atau lampu

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tampilan interior yang baru yakni dengan mengganti lampu dan pencahayaan penunjang. Anda bisa mengganti bohlam lampu usang Anda dengan lampu LED, mengganti kap lampu pada lampu meja dengan yang baru, dan memasang pencahayaan tambahan yang bisa meningkatkan efek dramatis dalam ruangan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Remodelling dan Re-dekorasi Minimalis untuk Rumah yang Bisa Kita Lakukan Sendiri is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Ruang Kerja Menyatu dengan Kamar? Bagaimana Mengaturnya?

bedroom_workstation_2

Tips agar tetap nyaman berada di ruang kerja atau ruang belajar yang menyatu dengan kamar tidur.

Bagi Anda yang kerap lembur menyelesaikan tugas – tugas kantor di rumah, atau Anda yang memilih bekerja dari rumah (home office), keberadaan area kerja tentu sangat dibutuhkan untuk menunjang Anda dalam menuntaskan pekerjaan tersebut. Untuk itu, perlu didesain sebuah home office atau ruang kerja khusus yang nyaman dan mampu mengakomodasi kebutuhan Anda dalam bekerja. Namun, bagaimana jika tidak ada space tersisa di rumah yang bisa dijadikan ruang kerja?

Ruang kerja menjadi satu dengan kamar tidur, normalkah?

Banyak orang kemudian menyiasati permasalahan tersebut dengan menyatukan area kerja dengan kamar tidur. Memang, sebagian orang senang bila area kerjanya tak jauh dari tempat tidur, dengan demikian ketika ia lelah dan mengantuk, ia bisa segera pergi ke tempat tidur. Namun apakah hal ini dibenarkan?

Ruang atau kamar tidur adalah tempat yang seharusnya nyaman dan bebas dari hal – hal yang berbau pekerjaan. Dengan demikian, kita bisa tidur lebih lelap tanpa terlalu memikirkan pekerjaan – pekerjaan yang terletak di depan mata kita. Namun, jika Anda setuju untuk menggabungkan fungsi ruang kerja dan kamar tidur sekaligus dalam satu ruangan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, kita bisa tetap fokus mengerjakan pekerjaan kantor, dan tidur pun tetap pulas dan berkualitas.

Desain ruangan yang ideal untuk ruang kerja sekaligus kamar

Posisikan ruang kerja di sudut dekat dengan jendela yang menghadap ke luar, sehingga ketika jenuh dengan pekerjaan, Anda bisa memandang keluar untuk menjernihkan pikiran. Beri wewangian di dekat area kerja, bisa berupa pewangi ruangan atau vas dengan bunga segar yang wanginya bisa merangsang semangat bekerja dan meningkatkan fokus. Agar bisa lebih tenang, pastikan agar lokasi meja kerja jauh dari pintu atau membelakangi pintu.

Beri partisi atau sekat

Meski berada di satu ruangan, ada baiknya kita memisahkan antara fungsi kamar tidur dengan fungsi ruang kerja agar ada pemisahan aktifitas di dalamnya. Tidur dengan menghadap meja kerja yang penuh dengan dokumen pekerjaan dan komputer bisa mengganggu mood dan membuat kita sulit tidur karena pikiran kita selalu terfokus pada pekerjaan. Maka, beri partisi yang memisahkan tempat tidur dan meja kerja.  Partisi ini bisa juga dimanfaatkan untuk meletakkan foto keluarga, tanaman, dan hal – hal yang bersifat dekoratif lain. Pastikan penempatan partisi dilakukan dengan benar dan tidak menghalangi arus mobilitas dalam ruangan.

Menyimpan secara vertikal

Kebanyakan, kamar tidur yang menyatu dengan area kerja akan dipenuhi dengan buku, map, tumpukan kertas dan berkas – berkas kantor hingga mendominasi seluruh ruangan. Untuk itu, gunakan kabinet, lemari, rak, dan tempat penyimpanan lain yang memungkinkan untuk menyimpan dan menata benda secara vertikal. Hal ini guna membuat ruangan menjadi lebih luas, tidak berantakan dan dipenuhi kertas serta dokumen pekerjaan. Tempatkan meja kerja di sudut kamar dan pasang rak di atas meja kerja untuk meletakkan kertas dan alat tulis. Di samping itu, Anda bisa memasang keranjang kecil di dinding untuk meletakkan benda – benda perkantoran yang berukuran kecil, misalnya staples, alat tulis, gunting, dan benda kecil lainnya. Tempatkan juga keranjang sampah di sisi meja kerja untuk membuang kertas yang tidak terpakai, bungkus makanan, dan sampah kering lain.

Jadikan kolong tempat tidur sebagai area penyimpanan

Di bawah tempat tidur, kita bisa menambahkan laci untuk menyimpan aksesoris pribadi kita, misalnya jaket, topi, perhiasan, sepatu, dan aksesoris atau koleksi – koleksi lain.

bedroom_workstation_1

Desain Interior Kamar Tidur yang Dilengkapi Ruang Kerja

Pilih meja kerja dengan ketinggian standar dan terlihat menyatu dengan furnitur lain

Sebuah meja kerja mesti dibuat dari bahan dan desain yang setipe dengan furnitur lain dalam kamar tidur. Gunakan meja yang ringkas, simpel, tanpa banyak ornamen. Pilihlah meja dengan banyak laci di bawahnya, bisa 3 atau 4 laci dalam satu meja. Pastikan juga bahwa setiap laci dilengkapi kunci pengaman sehingga dokumen yang Anda simpan di dalamnya menjadi lebih aman.

Meja haruslah luas, bersih, dan bisa digunakan untuk menempatkan laptop/komputer, dan masih menyisakan space untuk menulis atau membaca buku. Usahakan alat – alat tulis, majalah, buku, kertas yang tidak digunakan tidak ditumpuk di atas meja. Suka memajang foto keluarga? Sebaiknya jangan langsung meletakkannya di meja, melainkan di rak yang terpasang di atas meja.

Printer, mesin fax, mesin foto kopi, scanner diletakkan tak jauh dari meja kerja

Peralatan elektronik penunjang pekerjaan kantor seperti printer, mesin fax, dan scanner bisa diletakkan tepat di samping meja dan di susun secara vertikal agar menghemat ruangan. Jika memungkinkan, pilih satu atau dua jenis alat elektronik yang menggabungkan semua fungsi alat – alat di atas untuk menyederhanakan penggunaan ruangan.

Sediakan lampu meja sebagai pencahayaan tambahan

Ketika Anda bekerja dan memerlukan tambahan pencahayaan, Anda bisa mengandalkan lampu meja. Letakkan lampu meja ini di rak tepat berada di atas meja. Dengan begitu, keberadaan lampu tidak akan memenuhi atas meja dan mengganggu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Ruang Kerja Menyatu dengan Kamar? Bagaimana Mengaturnya? is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from "PT. Architectaria Media Cipta." Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy