Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Membuat Outdoor Furnitur Tahan Air dan Tahan Cuaca and more...

Membuat Outdoor Furnitur Tahan Air dan Tahan Cuaca

outdoor_furniture_1

Melindungi Outdoor Furnitur yang terbuat dari kayu, logam, atau kain agar tahan air dan tahan cuaca.

 

Furnitur outdoor sangat rentan akan paparan sinar matahari dan perubahan cuaca. Di samping itu, tetesan air hujan juga berpotensi merusak dan mengikis permukaan furnitur. Maka dari itu, membuat outdoor furnitur agar tahan air (waterproof) mutlak dilakukan sebelum datang musim penghujan.

Bahan yang digunakan untuk menjadikan outdoor furnitur tahan air atau cuaca

Agar furnitur bisa tahan air, bahan yang biasa digunakan yakni lak atau pernis. Lak atau pernis ini tersedia dalam botol spray yang siap disemprotkan ke permukaan furnitur, terutama yang berbahan kayu dan logam. Penggunaan pernis ini juga cukup mudah, yakni tinggal disemprotkan saja pada permukaan tanpa mengecatnya terlebih dahulu. Pernis atau lak ini juga cepat kering, mungkin hanya butuh waktu sekitar 15 menit untuk mengering, namun Anda mesti membiarkannya selama seharian penuh atau 24 jam sebelum menyentuhnya. Pernis ini juga bisa digunakan pada seluruh perangkat outdoor, tak hanya furnitur outdoor, melainkan alat – alat berkebun, alat – alat pertukangan, dan peralatan lain yang terbuat dari kayu dan logam.

Pertimbangan sebelum mengaplikasikan pernis untuk membuat agar peralatan outdoor tahan air

  • Pastikan agar kadar kelembaban alat atau furnitur cukup rendah ketika Anda akan mengaplikasikan lak.  Suhu udara juga harus normal, yakni berkisar antara 27 – 29 derajat celsius.
  • Bersihkan peralatan tersebut dari debu, kotoran, dan tanah yang menempel dengan mengusapknya menggunakan kain yang menyikatnya. Anda bisa juga mengamplas permukaannya dengan 220 grit paper. Pastikan agar permukaannya benar – benar bersih.
  • Tutup semua area di sekeliling peralatan berkebun atau furnitur outdoor yang akan disemprot dengan pernis menggunakan koran. Hal ini berguna agar cairan tidak menyebar kemana – mana ketika disemprotkan.
  • Semprotkan secara perlahan ke semua bagian, cukup sampai membentuk lapisan pelindung tipis pada permukaan peralatan saja.

outdoor_furniture_2

Outdoor Furniture Berbahan Besi dan Kayu

Di samping material yang terbuat dari kayu dan logam, material yang terbuat dari kain, misalnya dudukan dan sandaran sofa outdoor serta bantal sofa, semua juga perlu dibuat agar lebih tahan air sekaligus tahan cuaca. Memang, penggunaan bantal sofa dan dudukan yang terbuat dari busa atau kain cukup jarang digunakan untuk furnitur outdoor.

Jikapun ada, kebanyakan furnitur tersebut hanya dihadirkan di musim kemarau saja, di mana hanya ada sedikit intensitas hujan atau bahkan tidak ada hujan sama sekali. Meski hanya dihadirkan pada musim kemarau, Anda tetap perlu melindungi furnitur outdoor Anda dari air dan perubahan cuaca. Untuk itu, beberapa langkah berikut ini penting untuk dipertimbangkan dalam memilih furnitur tahan air.

  • Pilih material tahan cuaca dan tahan air dalam memilih bantal sofa

Bantal sofa tradisional yang biasa ditemui pada furnitur adalah bantal sofa yang terbuat dari katun, yang diisi dengan busa urethane. Padahal, bahan ini tidak terlalu tepat digunakan pada furnitur outdoor. Namun, kini telah ada bahan kain yang lebih modern, lebih tebal, dan lebih kuat. Biasanya, bahan kain ini lebih tahan pada jamur dan lumut. Bahan kain ini kemudian diisi dengan filler yang tahan air, misalnya material seperti vinyl, polyacrylics serta kain yang didesain khusus untuk outdoor.

  • Menggunakan spray silikon

Untuk membuat bantal sofa tahan cuaca dan tahan air, bisa digunakan spray silikon untuk membantu melindungi permukaan bantal dari lumut dan jamur. Sebelum mengaplikasikan spray ini, pastikan agar bantal baru saja dicuci bersih. Pastikan agar Anda menggunakan pelindung dan masker saat menyemprotkan spray silikon ini. Semprotkan spray silikon di area outdoor, untuk agar kita tidak menghirup uapnya secara langsung. Biarkan bantal sofa hingga mengering sepenuhnya di bawah sinar matahari.

  • Iron-on vinyl untuk pelindung bantal sofa permanen

Untuk perlindungan yang lebih permanen, gunakan iron-on vinyl untuk melindungi sofa dari air dan perubahan cuaca.  Pertama – tama, keluarkan isi atau filler dari bantal sofa tersebut. Buat sebuah sampul yang dilengkapi segel (sealed envelope), kemudian tutupi permukannya dengan iron-on vinyl. Tempatkan bantal sofa pada sofa dengan posisi resleting yang berada di bawah. Hal ini guna meminimalisir potensi air untuk masuk ke dalam bantal sofa.

  • Lindungi permukaan bantal dengan plastik bening

Plastik warna bening juga bisa digunakan sebagai pelindung yang berfungsi layaknya sarung bantal untuk melindungi bantal dari kelembaban dan air. Anda bisa membeli pelindung/sarung bantal yang terbuat dari plastik protektif. Cara ini ampuh untuk melindungi bantal, namun tanpa menghilangkan kesan estetis dari motif yang nampak pada permukaan bantal itu sendiri.

Tips:

Bagaimanapun juga, kain secara natural memang tidak tahan air. Maka dari itu, simpan outdoor furnitur yang terbuat dari kain di kala musim hujan dan keluarkan hanya di musim kemarau saja.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Membuat Outdoor Furnitur Tahan Air dan Tahan Cuaca is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Rumah Bata dan Perpustakaan Pribadi Dengan Dimensi yang Panjang oleh Arsitek Foldes

brick_house_1

Review proyek desain rumah bata dan perpustakaan pribadi di Budapest karya Arsitek Foldes.

 

Rumah bata panjang dengan lebar yang tak begitu luas ini berlokasi di Budapest dan dibangun oleh arsitek Foldes. Bangunan ini mengintegrasikan dinding perpustakaan sepanjang 17 meter yang dapat menampung koleksi buku kepunyaan pemilik rumah. Fotografer  Levente Sirokai berhasil mengabadikan bangunan rumah ini dengan baik.

Gambaran umum proyek studio arsitektur Foldes

Arsitek                    : Laszlo Foldes, Peter Sonicz – Foldes arsitek

Teknisi struktural: Zoltan V. Nagy

Teknisi Mesin       : Attila Lucz

Teknisi Elektro     : Judit Balazs

Rumah bata ini dirancang oleh studio arsitektur asal Budapest, Foldes, sebagai area mendisplay dan menyimpan buku-buku pemiliknya yang merupakan pasangan manula. Sang suami merupakan seorang Rektor Universitas, sementara istrinya adalah HR manager di sebuah kantor perencanaan yang besar. Koleksi buku milik pasangan ini jika digabungkan maka totalnya bisa mencapai panjang 100 meter.

Sebelumnya, arsitek Laszlo Foldes telah banyak menangani proyek serupa, salah satunya sebuah museum gunung berapi dengan dinding beton yang gelap. Agar tak ada ruangan yang tak terpakai, pada proyek kali ini sang arsitek memaksimalkan potensi koridor, menjadikan sumbu horisontal sepanjang dinding perpustakaan yang mencapai 17 meter.

Rumah bata satu lantai ini dibangun di bukit yang jaraknya 15 kilometer dari Budapest. Rumah batu ini lokasinya tersembunyi dari pepohonan yang sudah ada di area tersebut sebelumnya. Sang pemilik bangunan ingin agar keberadaan pohon – pohon tersebut tetap dipertahankan.

“Rumah tersembunyi dari luar“

Ketika tiba di pintu gerbang, hanya kanopi yang berasal dari pepohonan yang hijau serta area parkir minimalis yang terlihat. Berkat sebuah taman yang dibuat landai,  hal ini menjadikan rumah semakin tersembunyi dari luar.

Di bagian dalam, lantai mengikuti pola bukit, sehingga kamar menjadi terlihat lebih tinggi dan semakin tinggi ke arah belakang. Puncaknya, sebuah teras menjulang tinggi dan menghadap ke lembah, yang mampu memberikan naungan bagi rumah dari sengatan matahari yang berlebihan. Area teras ini juga  menawarkan ruang eksternal untuk berlindung dari hujan.

“Panorama yang luas pada teras“

Di bagian internal terdapat serangkaian anak tangga yang menghasilkan dimensi ruang yang bervariasi, yang memungkinkan pemiliknya untuk menikmati langit-langit yang tinggi dan kamar yang lebih luas, dilengkapi dengan panorama yang luas pada teras,” kata Foldes.

Ruang pribadi telah diatur agar mengelompok di depan, termasuk sebuah kamar tidur utama dan kamar tidur tamu yang juga berfungsi ganda sebagai ruang studi. Sementara itu, dapur terbuka, ruang makan dan ruang tamu terletak di bagian belakang.

Lorong di bagian samping menghubungkan kamar – kamar dalam ruangan dan menampung rak buku sepanjang 17 meter, yang diselingi dengan tiga lemari untuk menempatkan minuman, gelas, handuk, lembar tagihan, dan surat – surat penting.

“Window seat memberikan nuansa yang lebih hidup pada rak buku”

Rak buku setebal 30 sentimeter, dikombinasikan dengan ketebalan tembok setebal 50 sentimeter yang ada di baliknya, memungkinkan arsitek untuk memasukkan tiga window seat ke dalam struktur. Hal ini menawarkan pemandangan ke taman yang selaras. Tiga window seat memiliki peran yang sangat penting. Bagian ini mampu memberikan nuansa yang lebih hidup pada area di sekitar rak buku. Tanpa unsur-unsur ini, struktur dan rak buku akan menjadi terlalu monoton.

brick_house_5

Desain Rumah Bata dan Perpustakaan – View 2

brick_house_4

Desain Rumah Bata dan Perpustakaan – View 3

Teras yang menghadap ke barat yang berada di samping kamar tidur utama juga menyediakan koneksi dengan taman, sehingga pemilik dapat menikmati pemandangan matahari terbenam dari atas bukit di dekatnya.

“Koneksi visual dan spasial ke sisi timur dan barat”

Meskipun massa bangunan tergolong longitudinal dan simetris, rumah bata ini tetap memiliki koneksi visual dan spasial ke sisi timur dan barat. Bagian depan rumah juga mengakomodasi basement kecil dengan sauna dan ruang penyimpanan, yang bisa dicapai melalui tangga eksternal.

Kami ingin menghemat sekaligus mengoptimalkan setiap space di dalam ruangan, jadi sang arsitek menciptakan tangga luar untuk mengakses ruang ini. Jika pemilik rumah ingin menggunakan sauna, akan lebih baik jika hal ini dilakukan di area luar rumah. Di Finlandia, menggunakan sauna outdoor sembari menikmati panorama di sekelilingnya adalah hal yang lumrah.

Rumah ini dibangun dengan anggaran yang terbatas, yakni €115,000, sehingga lantai PVC dengan efek kayu dan jendela PVC dipilih untuk meminimalkan biaya. Bentuk bangunan ini juga sangat sederhana. Langit-langit dari kayu menjadi bagian dari struktur atap yang ekonomis.

“Memodulasi suhu di dalam ruangan“

Loteng dengan ventilasi baik telah dirancang untuk memberikan zona penyangga termal, yang sangat membantu menjaga rumah tetap hangat di musim dingin dan tetap sejuk di musim panas. Dinding setebal 50-sentimeter terbuat dari blok keramik dengan lapisan batu bata yang ada di bagian eksternal juga membantu untuk memodulasi suhu di dalam ruangan.

Sebuah perapian juga telah dibangun di dalam perpustakaan untuk memanaskan rumah di musim dingin. Dinding yang tebal berperan sangat signifikan karena musim panas di negara ini sangatlah panas. Untungnya, massa bangunan ini cukup tahan terhadap panas, sehingga tercipta iklim alami yang baik dari dalam. Dengan cara ini, sang arsitek tidak kita tidak perlu memiliki penyejuk udara.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Rumah Bata dan Perpustakaan Pribadi Dengan Dimensi yang Panjang oleh Arsitek Foldes is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Kabinet Dapur dari Masa ke Masa

kabinet_dapur_1

Sejarah dan perkembangan desain kabinet dapur dari masa ke masa, termasuk ukuran dan luas kabinet, dan jarak antara kabinet dapur dengan kompor.

 

Kabinet dapur memiliki peran penting pada sebuah dapur. Fungsi kabinet dapur cukup jelas, yakni sebagai tempat menyimpan makanan. Kabinet dapur biasa diletakkan di atas kompor, tepatnya menempel di dinding dapur, meski kadang ada juga kabinet dapur yang berada di bagian bawah kompor.

Dalam hal pemasangan kabinet dapur, ada beberapa hal yang mesti diketahui, termasuk ukuran dan luas kabinet, space untuk melakkan barang – barang tertentu, banyaknya baris dalam kabinet, dan jarak antara kabinet dapur dengan kompor. Hal menarik lain yang tak kalah menarik untuk ditelisik adalah sejarah dan perkembangan desain kabinet dapur dari masa ke masa. Maka, sebelum melangkah ke hal – hal detail seputar kabinet dapur, terlebih dahulu cari tahu perkembangan dan perbedaan model kabinet dapur dari jaman dahulu hingga sekarang.

Sejarah kabinet dapur di era tahun 1850an hingga sekarang

Pada pertengahan abad ke 19, atau tepatnya pada 1850an, dapur merupakan area yang digunakan untuk memasak, makan, dan berkumpul. Sebuah meja besar mendominasi area dapur dan lokasinya biasanya ada di tengah, dilengkapi kompor atau tungku di sampingnya. Kemudian, dapur berkembang seiring banyaknya peralatan memasak yang diperlukan selama proses pengolahan dan penyajian makanan. Peralatan tersebut memerlukan tempat penyimpanan yang lokasinya tak jauh dari kompor agar mudah dijangkau saat diperlukan. Maka, dibuatlah kabinet dapur. Kabinet dapur ini ditempatkan pada posisi yang tepat, dengan ditambahkan elemen dan fitur spesial agar lebih mudah diakses.

Dahulu, kabinet kebanyakan berupa free-standing cabinets. Pertumbuhan ekonomi yang pesat di era tahun 19an dan 20an menyebabkan banyak wanita bekerja di luar rumah sehingga tidak cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah, salah satunya memasak. Agar mempermudah proses memasak mereka, dapur dibuat lebih kecil dan kabinet dapur dibuat agar mudah diakses.

Saking pentingnya posisi kabinet dalam sebuah dapur, banyak orang yang menyertakan posisi kabinet pada desain dapurnya. Karena dapur merupakan area yang memerlukan intensitas pergerakan yang tinggi, orang – orang mulai mencari alternatif supaya tempat penyimpanan tidak berada di lantai agar lantai tetap bersih dan rapi, sehingga memudahkan mobilisasi. Untuk itu, dibuatlah kabinet dapur di dinding agak ke atas. Tingginya menyesuaikan jangkauan tangan sang pemilik rumah, namun rata – rata berkisar antara 24 inci hingga 30 inci.

Memasuki 1930an, banyak kabinet dapur dari berbagai variasi bentuk dan ukuran dijual di pasaran dan siap diinstal. Tak lama kemudian, dibuat semacam standarisasi mengenai ukuran dan jarak aman kabinet untuk diinstal di atas dapur. Beranjak ke tahun 1950an, beberapa kabinet mulai dibuat dari bahan selain kayu, misalnya dari bahan logam. Kini, kabinet dari bahan plastik juga bisa ditemui dan tersedia dalam varian warna dan ukuran.

Jarak dan ukuran standar pada kabinet dapur

Dalam menentukan tinggi maksimum kabinet dapur tentu perlu mempertimbangkan jarak antara kompor dengan langit – langit dapur. Jika pada dapur terdapat kipas angin atau ventilasi yang lokasinya dekat dengan langit – langit, sebaiknya tinggi kabinet dapur dibuat sedikit rendah atau posisinya diturunkan sedikit agar tak menyentuh langit – langit, sehingga lebih dekat dari kompor.  Namun, hati – hati dan jaga agar tak terlalu dekat dengan permukaan atas kompor (cooktop) agar tidak menyulitkan Anda dalam memasak.

kabinet_dapur_2

Desain Dapur dan Kitchen Cabinet Bergaya Classic

Ingin memberikan sentuhan unik pada kabinet dapur? Letakkan benda – benda berikut ini di atas kabinet dapur

Keranjang dari berbagai tipe dan ukuran

Keranjang dari berbagai ukuran, tipe, warna, dan tekstur akan mampu memberikan nuansa klasik ala country. Keranjang yang dibuat dari anyaman bambu atau anyaman rotan tak hanya mampu menciptakan kesan klasik, tapi juga kesan natural dengan rustic style. Keranjang – keranjang ini toh masih bisa dimanfaatkan tak hanya sebagai dekorasi, tapi juga sebagai wadah menyimpan snack, kue kering, roti, dsb.

Selain bambu atau rotan, Anda bisa juga menempatkan keranjang dari bahan plastik dengan varian warna yang beragam agar terlihat lebih fresh dan fun.

Tanaman baik asli maupun imitasi

Untuk menampilkan kesan dapur yang elegan dan ramah lingkungan, menempatkan beberapa tanaman dalam pot di atas kabinet dapur adalah ide yang patut dicoba. Anda bisa menempatkan tumbuhan menjalar atau tumbuhan yang tidak dapat tumbuh tinggi, misalnya kaktus. Jika tak ingin repot dalam hal perawatan, Anda bisa menggantinya dengan tanaman artifisial yang terbuat dari plastik.

Benda koleksi berupa pecah belah

Benda pecah belah yang biasa dijadikan koleksi, misalnya piring antik china, cangkir dan gelas kristal, hingga teko dan kendi tradisional dari tanah liat bisa dipajang di atas kabinet dapur.

Dekorasi musiman

Kemana biasanya Anda menyimpan dekorasi natal dan tahun baru imlek ketika tak lagi digunakan? Hmm, pasti sebagian dari Anda memilih untuk menyimpannya dalam kardus dan meletakkanya di gudang. Namun, tak ada salahnya Anda menampilkan dekorasi tersebut di atas kabinet dapur saat tidak difungsikan. Anda bisa meletakkan lonceng, boneka santa klaus, dan miniatur – miniatur lain di atasnya.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Kabinet Dapur dari Masa ke Masa is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Tingkat Ketahanan Berbagai Macam Jenis Kayu untuk Lantai

lantai_kayu_1

Mengidentifikasi dan mengukur tingkat durabilitas kayu serta faktor – faktor yang mempengaruhinya sebelum memilih jenis lantai kayu atau parket terbaik untuk rumah Anda.

Hardwood flooring memiliki tingkat durabilitas atau ketahanan yang bervariasi, tergantung dengan jenis kayu dan karakteristiknya. Tingkat durabilitas kayu ini akan menentukan keawetan kayu tersebut. Semakin tinggi tingkat durabilitasnya, semakin awet kayu tersebut. Untuk itu, cari tahu bagaimana mengukur tingkat durabilitas kayu serta faktor – faktor yang mempengaruhinya sebelum memilih jenis lantai kayu atau parket terbaik untuk rumah Anda.

Mengidentifikasi ketebalan dan durabilitas kayu

Untuk mengukur tingkat kekuatan kayu, Janka Hardness Test merupakan standar internasional yang paling banyak digunakan. Tes ini mengukur kekerasan tekstur kayu dengan melekatkan bola kecil berukuran 0.444-inchi yang terbuat dari logam ke permukaan kayu untuk melihat sejauh mana kayu dapat bertahan dari keretakan atau tertekuk. Tes ini juga bisa mengukur daya yang diperlukan untuk memaku dan menggergaji kayu tertentu.

Faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat durabilitas kayu

Banyak faktor yang menentukan tingkat kekerasan kayu. Pada dasarnya, semua kayu memiliki ketahanan yang hampir sama jika berada dalam kondisi kering dan terbebas dari organisme yang bisa menyebabkan kayu menjadi lapuk atau keropos. Yang pasti, setidaknya kayu yang baik memiliki kelembaban di bawah 25 persen.

Warna juga turut menentukan tingkat kekerasan kayu. Semakin gelap warna kayu, biasanya kayu akan menjadi semakin keras dan kuat dan tahan terhadap rayap atau jamur.

Tingkat ketahanan kayu pinus untuk lantai

Kayu pinus memiliki beberapa familie, misalnya eastern white pine, western white pine dan longleaf pine. Kebanyakan, spesies pinus cukup resisten terhadap rayap dan jamur dan dalam kondisi yang lembab, kayu pinus bisa bertahan sampai 5 tahun. Jika kondisi udara tidak terlalu lembab, bukan mustahil kayu akan bertahan lebih dari 5 tahun, tapi kurang dari 20 tahun.

Tingkat kekerasan kayu cedar

Kayu cedar merupakan jenis kayu yang benar – benar kuat dan keras, sehingga sering diaplikasikan tak hanya untuk hardwood flooring, tapi juga untuk furnitur eksterior. Kayu cedar bisa bertahan lebih dari 20 tahun bahkan di kondisi yang cukup lembab.

lantai_kayu_2

Desain Interior Ruang Keluarga Dengan Lantai Kayu

Treated Lumber

Treated lumber atau kayu yang telah mengalami treatment khusus biasanya akan jauh lebih kuat dan memiliki durabilitas tinggi karena sudah dipersiapkan sebagai flooring dan juga furnitur. Dalam treatmentya, biasanya Treated lumber akan mengalami beberapa kali proses pressure atau tekanan tinggi sembari disuntikkan cairan kimia yang bisa meresap ke struktur seluler pada kayu. Hasilnya, kayu ini bisa bertahan lebih dari 40 tahun. Dengan perawatan yang baik, bukan mustahil kayu jenis ini bisa menjadi kayu paling awet dibandingkan kayu biasa. Namun kelemahan dari jenis kayu ini adalah kemungkinan adanya racun yang dihasilkan dari bahan kimia yang digunakan selama proses pressure.

Tingkat kekerasan kayu jenis Brazilian Walnut

Brazilian walnut disebut – sebut sebagai kayu dengan tingkat kekerasan tertinggi, dengan rating Janka sebesar 3680. Brazilian walnut juga biasa disebut kayu Ipe. Kayu jenis ini biasa tumbuh di negara Brazil, Guatemala, Bolivia dan Peru. Kayu ini memiliki karakter yang tangguh, warna cokelat medium, dan biasa digunakan untuk peralatan dan konstruksi yang berhubungan dengan kelautan, misalnya untuk pembuatan kapal, kargo, dermaga, dan sebagainya. Sayangnya, kayu jenis ini sering tidak stabil, di mana kayu bisa mudah mengkerut atau menyusut jika proses pengeringannya tidak sempurna.  Jika Anda ingin menggunakannya sebagai parket atau flooring, terlebih dahulu letakkan kayu ini di luar selama beberapa minggu untuk proses aklimasi atau penyesuaian iklim, di mana iklim Indonesia dengan iklim asalnya tentu sedikit berbeda.

Tiete Chestnut

Tiete chestnut juga merupakan jenis kayu dengan tingkat durabilitas yang cukup tinggi, yakni dengan rating Janka sebesar 3540. Kayu jenis ini biasanya ditemukan di Venezuela, Brazil, Paraguay dan Bolivia. Banyak juga yang menyebutnya Brazilian chestnut. Karakter dari kayu Tiete Chestnut ini yakni memiliki warna cokelat yang sedikit kekuningan. Kayu ini biasa digunakan untuk flooring sekaligus furnitur.

Brazilian Teak

Brazilian teak atau Jati Brazil juga memiliki tingkat kepadatan dan kekerasan yang cukup tinggi, yakni memiliki rating Janka sebesar 3540, sama dengan Tiete Chestnut. Kayu ini dikenal memiliki kandungan minyak yang menjaganya agak tetap fleksibel. Kayu ini biasa tumbuh di Brazil, Bolivia dan Peru dengan warna yang sedikit kekuningan. Kayu ini biasa digunakan sebagai bahan konstruksi dek, furnitur, produk – produk kelautan, dan juga sebagai flooring.

Brazilian Cherry

Brazilian cherry merupakan jenis kayu yang juga cocok sebagai hardwood flooring. Tingkat kekerasannya sekitar 2350, masih tergolong tinggi jika dibandingkan softwood seperti Douglas fir yang hanya memiliki rating Janka sebesar 660. Brazilian cherry biasa juga disebut Jatoba. Warnanya cokelat medium dengan sedikit kemerahan. Kadang, kayu ini akan menghasilkan warna yang bagus ketika sedikit memudar.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Tingkat Ketahanan Berbagai Macam Jenis Kayu untuk Lantai is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Mencegah Tumbuhnya Rumput di Sela – Sela Pavers/Batu pada Jalan Setapak

pathway_1

Bahan – bahan yang dapat membantu membasmi sekaligus mencegah rumput agar tidak tumbuh pada sela – sela batu/paver pada jalan.

Tumbuhnya rumput memang tidak dapat diduga. Rumput liar bisa tumbuh di manapun di area outdoor, bahkan di spot yang sangat kecil sekalipun, misalnya di sela – sela batu / paving pada jalan setapak. Rumput – rumput liat yang tumbuh dengan sangat cepat ini bila tidak segera dibasmi akan tumbuh menyebar dan menjadi rimbun hingga akarnya tertancap kuat dan sulit dibersihkan. Bahkan, akar – akar rumput ini bisa saja mendesak batuan / paving yang ada pada jalan setapak, sehingga paver menjadi pecah dan jalan menjadi retak atau berlubang.

Untuk itu, berbagai cara mesti ditempuh guna menghilangkan rumput dari jalan setapak. Bahan – bahan berikut ini bisa menjadi solusi yang akan membantu Anda membasmi sekaligus mencegah rumput agar tidak tumbuh pada sela – sela batu jalan.

1. Plastik

Potong rumput semaksimal mungkin. Gunakan kantung plastik warna hitam pada sisa – sisa kumpulan rumput. Hal ini bertujuan untuk memblok atau menghalangi cahaya matahari agar tidak bisa tembus dan mengenai rumput. Tanpa adanya sinar matahari, mustahil rumput bisa bertahan hidup. Sebab, rumput membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis. Dengan menutup rumput menggunakan kantung plastik hitam, otomatis rumput kehilangan sumber fotosintesisnya dan perlahan – lahan akan mati.

Setelah itu, di atas plastik hitam tersebut kita bisa mulai menempatkan beberapa batuan, mulai dari paver, batu hampar, hingga batu kali. Pastikan agar kantong plastik cukup rapat dan tidak bocor tatkala ditindihi oleh batu. Sedikit saja ada kebocoran, hal ini bisa mengakibatkan rumput berpeluang untuk tumbuh lagi.

2. Semen

Setelah rumput ditutupi dengan plastik hitam, kita bisa menambahkan semen setebal satu hingga dua inchi. Cara ini dilakukan untuk menindih rumput, sehingga rumput tidak mampu lagi tumbuh. Setelah semen diratakan dan masih dalam keadaan basah, Anda bisa menambahkan batuan – batuan pada jalan setapak Anda. Keberadaan semen ini juga memberikan keuntungan lain, yakni membuat posisi batuan lebih stabil dan tidak mudah bergeser.

Untuk menghasilkan campuran semen yang baik, campurkan ½ kantung semen tipe S, 8 sendok pasir, dan 3 galon air. Ratakan semen dengan menggunakan kulir pada bidang yang akan kita jadikan jalan setapak, lalu sebarkan batu – batuan. Pastikan semen masih dalam keadaan basah saat Anda menambahkan batuan kerikil / batu kali di atasnya. Atur agar posisi batu tidak tenggelam seutuhnya dalam cairan semen, melainkan hanya setengah bagiannya saja. Diamkan semen tersebut dan jangan disentuh selama seharian penuh sebelum benar – benar mengering. Batu kerikil yang dicampur dengan semen ini cocok digunakan sebagai jalan setapak pada area pinggir sungai atau tepian tebing.

pathway_2

Pathway Dari Campuran Semen

3. Woven fabric

Woven fabricbisa juga dipakai untuk lanskap. Kain ini memungkinkan air dan oksigen berpenetrasi dan meresap ke dalam tanah. Woven fabricini cocok ditempatkan pada area, terutama ketika kita ingin mengkombinasikan antara batu dan tanaman. Teknik ini memungkinkan terciptanya atmosfer yang baik bagi tanaman agar bisa tumbuh dengan sehat. Tak hanya itu, kain ini juga bisa menghambat pertumbuhan rumput liar untuk tumbuh di sekitarnya.

Cara meletakkan kain ini sama seperti ketika Anda meletakkan plastik hitam seperti yang sudah dijabarkan di atas. Hanya saja, beri sedikit celah atau lubang kecil pada kain sebagai space jika Anda ingin menanam tanaman atau bunga. Kemudian, gunakan paku atau staples untuk merekatkan kain dengan tanah. Letakkan berbagai macam batu – batuan di atasnya dengan hati – hati, jangan sampai merobek permukaan kain tersebut.

4. Tumpukan jerami yang setengah busuk (mulch)

Cara alami untuk mencegah tumbuhnya rumput liar yakni dengan menggunakan mulch atau semacam tumpukan jerami yang dibiarkan setengah membusuk. Mulch juga bisa dihasilkan dari gergaji / potongan kecil kayu, atau daun – daun kering. Caranya dengan menaburkan mulch dan meratakannya hingga menutupi seluruh permukaan rumput. Pastikan rumput tersebut benar – benar tertutupi. Mulch akan menghalau sinar matahari sehingga tidak dapat mengenai rumput. Mulch juga menjaga agar kelembaban udara menjadi berkurang, sehingga rumput akan mati perlahan – lahan karena kekeringan. Setelah didiamkan beberapa hari, Anda bisa mulai meletakkan dan menyusun batu – batuan untuk dibangun jalan setapak.

5. Kertas koran

Kertas koran juga ternyata ampuh untuk menahan pertumbuhan rumput liar sekaligus mematikannya. Penggunaan kertas koran cukup ramah lingkungan. Cara mengaplikasikannya pun cukup mudah, yakni dengan melampirkan kertas koran di permukaan yang ditumbuhi rumput yang nantinya akan dijadikan pathways. Setelah dilapisi koran, Anda bisa meletakkan batu atau pavers yang sudah disediakan. Keberadaan koran ini mampu menangkal tumbuhnya rumput liar hingga beberapa tahun.

6. Cairan pembasmi rumput

Jika Anda menginginkan cara cepat untuk membasmi rumput, gunakan cairan kimia khusus yang biasa digunakan untuk mematikan rumput liar dengan cepat. Cairan ini bisa mematikan atau minimal mengurangi rumput. Semprotkan cairan ini pada area yang terindikasi terdapat kumpulan rumput liar. Anda juga bisa menyemprotkan cairan ini di sepanjang jalan setapak guna mencegah tumbuhnya rumput liar.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Mencegah Tumbuhnya Rumput di Sela – Sela Pavers/Batu pada Jalan Setapak is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from "PT. Architectaria Media Cipta." Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy