Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Ubah Ruang Makan Formal Anda dengan Nuansa yang Lebih Santai and more...

Ubah Ruang Makan Formal Anda dengan Nuansa yang Lebih Santai

desain-interior-ruang-makan-3Tips desain interior rumah – Bagaimana mengubah ruang makan yang bernuansa formal dan kaku menjadi ruang makan santai dan kekeluargaan.

 

Anda memiliki ruang makan dengan sentuhan gaya formal? Mungkin, ruang makan yang serba formal dan mewah ini hanya Anda gunakan sesekali, yakni di saat mengadakan pesta atau acara keluarga yang memungkinkan Anda untuk mengundang tamu – tamu penting. Sayang di hari – hari biasa, ruang makan formal ini mungkin akan sering kosong karena tidak digunakan.

Padahal, dengan sedikit strategi, Anda bisa mengubah ruang makan formal menjadi lebih kasual sehingga bisa digunakan sehari – hari untuk bersantap bersama keluarga kecil Anda. Tentunya, bersantap di ruang makan dengan suasana yang lebih santai akan lebih mengakrabkan antar anggota keluarga.

Furnitur untuk ruang makan santai

Meja dan kursi, buffet dan hutches yang terbuat dari kayu mahoni atau ceri, dengan permukaan yang dipelitur sampai halus, merupakan beberapa furnitur khas ruang makan formal. Sebuah meja makan diletakkan di tengah ruang makan, sementara itu di bagian sisi dinding, biasa diletakkan rak – rak atau lemari pajangan yang biasa dimanfaatkan untuk menampilkan perabotan keramik dan kristal.

Untuk menghindari kesan formal dan kaku di ruang makan, pindahkan furnitur – furnitur yang terkesan mewah, dan ganti dengan perabotan yang lebih kasual dan sederhana, namun tetap santai dan nyaman digunakan. Juga, perabotan tersebut harus mudah untuk dibersihkan, sehingga cocok untuk penggunaan setiap hari.

Singkirkan perabotan mewah seperti alat makan dari keramik, dari perak, atau kristal yang dipajang pada lemari di ruang makan. Ganti dengan item yang lebih sederhana untuk ditampilkan, contohnya keranjang, kotak kayu, atau piring dan cangkir biasa. Atau, bisa saja Anda mengubah lemari pajangan ini sebagai lemari buku, dengan meletakkan beberapa buku bacaan di dalamnya. Kehadiran rak buku di ruang makan ini akan memberikan sentuhan yang lebih hangat  ala rumahan.

desain-interior-ruang-makan-2

Desain Interior Ruang Makan yang Nyaman – View 2

Mengganti taplak meja

Meja makan sering dilapisi dengan taplak meja dari kain linen atau renda, sehingga lebih terlihat elegan dan berkelas. Namun, keberadaan taplak meja yang bagus dan dihiasi renda ini  tidak ideal untuk dihadirkan pada makan malam bersama keluarga, karena jika kita makan bersama keluarga dengan anak – anak, pastinya akan banyak noda makanan yang tumpah dan mengotori taplak meja tadi. Untuk itu, diusahakan mengganti taplak meja ini dengan kain yang lebih sederhana, sehingga Anda tak perlu khawatir jika sewaktu – waktu ada sisa makanan yang tumpah. Pilih kain yang simpel, yang dapat langsung digunakan tanpa perlu disetrika. Anda bisa menggunakan taplak meja dengan motif floral untuk menghadirkan ruang makan ala Shabby chic, yang elegan namun tetap santai.

Anda juga bisa memadumadankan kursi dengan meja makan, yakni dengan menghadirkan kursi yang memiliki bantalan dari kain dengan motif senada dengan taplak meja. Anda bisa memanfaatkan kain seperti ticking stripes or plaids.

Dinding

Dinding ruang makan formal sering dicat dengan warna gelap dan mungkin memiliki fitur arsitektur wainscoting dan  crown molding dalam nuansa yang gelap. Jika melepas panel – panel  tersebut akan membutuhkan biaya yang besar, maka cukup ganti cat dinding ruang makan formal dengan warna yang lebih netral, misalnya dengan memilih warna putih, sehingga setiap benda dan furnitur yang ada di ruang makan kasual ini akan terlihat ‘outstanding’. Ada juga alternatif warna lain, yakni warna-warna netral seperti krem dan abu-abu, keduanya bisa dipilih karena keduanya melengkapi gaya dekorasi apapun.

Pencahayaan

Lampu gantung atau kandelar menjadi pencahayaan wajib pada ruang makan formal. Keberadaan kandelar ini semakin memperkokoh nuansa formal dalam ruang makan. Jika Anda bermaksud menghilangkan suasana formal, disarankan untuk menggantinya dengan lampu atau  fixture yang lebih santai. Lampu dengan shade dari logam mungkin bisa dipilih, karena lampu ini memberi kvsan industrial, yang kini tengah menjadi tren desain interior. Juga, Anda bisa memilih lampu pendan, terutama jika Anda ingin menghadirkan kesan santai dan kalem. Alternatif lain, hadirkan lampu meja yang ditempatkan di meja sisi atau di bufet tak jauh dari meja makan.

desain-interior-ruang-makan-1

Desain Interior Ruang Makan yang Nyaman - View 3

Lantai

Ruang makan formal sering dilapisi dengan karpet oriental atau permadani mahal dari Turki. Keberadaan karpet ini tidak kondusif untuk ruang makan keluarga yang sifatnya santai. Selain karena harganya mahal, karpet atau permadani ini harus sering dibersihkan secara profesional. Barang ini tentu akan merepotkan jika dihadirkan pada ruang makan informal atau santai, di mana makanan dan minuman dapat tumpah. Maka, usahakan untuk meniadakan karpet ini, dan biarkan lantai polos tanpa alas. Atau jika Anda memang harus menghadirkan karpet di ruang makan, ganti dengan karpet dari serat alami seperti kapas dan sisal.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Ubah Ruang Makan Formal Anda dengan Nuansa yang Lebih Santai is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Desain Teras dan Area Outdoor ala Perancis

desain-teras-patio-bergaya-perancis-1

Tips desain interior rumah – Beberapa ide dekorasi patio, teras, area outdoor, dan eksterior rumah ala Perancis yang bisa diaplikasikan pada rumah Anda.

 

Gaya dekorasi ala Perancis kadang-kadang terlihat sangat klasik namun menawan, namun juga kadang sangat fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti, baik gaya dekorasi Perancis yang  cenderung santai atau formal, keduanya selalu terlihat mengesankan, karena menyajikan estetika dan nilai seni yang tinggi khas Eropa.

Gaya Perancis lebih banyak diterapkan untuk dekorasi interior rumah, namun hanya sedikit yang menerapkannya pada teras, eksterior, atau area outdoor di sekeliling rumah. Padahal, mengaplikasikan gaya desain ala Perancis untuk nuansa outdoor tak kalah menantang. Untuk mengaplikasikan desain ini, disarankan memilih elemen desain French country dan French Provencal. Kombinasikan dengan penggunaan skema warna yang terang tapi tidak terlalu mencolok. Kemudian, pilih furniture dan aksesori yang awet untuk melengkapi gaya desain outdoor ala Perancis tersebut.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai desain outdoor dan eksterior ala Perancis, cek penjabarannya di bawah ini.

Kain tradisional

Untuk lebih menguatkan kesan Perancis, gunakan bahan kain, terutama yang bercorak tradisional. Anda bisa mulai dengan menghadirkan awnings, taplak meja, karpet pada teras, yang dapat menambah gaya dan keanggunan pada patio. Gunakan kain dengan motif traditional ala Eropa, misal cukup dengan memilih kain dengan motif kotak – kotak atau garis – garis sederhana, atau kain yang memiliki pola bunga atau damask kecil, yang ditampilan secara repetitif.

Kain Toile merupaka alternatif bahan kain yang akan mengesankan gaya desain Perancis. Kain ini sering dijumpai dalam warna krem atau putih, dengan satu gambar pastoral yang berwarna dan gambar ini dibuat manual dengan tangan pada kain tersebut.

Furnitur rustic

Furnitur yang sudah tua dan sedikit rustic adalah furnitur ideal untuk ditempatkan pada area outdoor yang mengusung gaya Perancis. Pilih bangku dan meja dari bahan kayu yang dicat dengan warna serba putih, atau diampelas agar dibuat terkesan ‘jadul’. Furnitur kayu yang menampilkan detail dan ukiran yang rumit akan menambah kesan estetik pada patio Anda, juga semakin mengesankan gaya  Perancis Provencal.

Di samping furnitur dari kayu, Anda bisa juga menggunakan furnitur outdoor dari bahan logam, misalnya besi atau tembaga yang dicat dengan warna hitam atau putih untuk menciptakan nuansa bistro ala Perancis. Sebuah meja kecil dengan payung/awning bergaris-garis dengan warna terang akan semakin melengkapi gaya bistro ini.

Furnitur dari bahan logam juga dapat diwujudkan dengan menempatkan lampu taman atau lampu gantung / kandelar dari bahan besi dan tembaga yang dipasang tak jauh dari teras. Sebaiknya, gunakan lampu dengan desain klasik yang bisa didapatkan di toko antik. Lampu untuk teras ala Perancis haruslah terlihat tua, dengan sedikit karat dan beberapa bagian yang sudah retak atau tak sempurna. Ketidaksempurnaan itu justru menjadi nilai plus untuk ditampilkan di area outdoor bergaya Perancis ini.

Skema warna

Skema warna untuk area outdoor ala Perancis sebagian besar harus terdiri dari warna netral, namun cukup terang dan cerah. Kemudian, tambahkan sedikit ornamen dengan warna cukup mencolok untuk menciptakan  kontras. Kombinasi antara warna hitam dan putih yang disusun ala papan catur juga dapat dipilih untuk dihadirkan pada teras bergaya Perancis ini. Sementara itu, bagi Anda yang lebih menyukai warna krem untuk dihadirkan pada teras, maka tambahkan ornamen  emas, kuning cerah, atau biru muda untuk menciptakan sedikit efek kontras agar teras terllihat lebih dinamis.

desain-teras-patio-bergaya-perancis-2

Desain Outdoor Patio Pada Rumah yang Bergaya Perancis

Tanaman asli

Keberadaan tanaman hidup adalah hal yang mutlak untuk dihadirkan pada area outdoor atau teras ala Perancis. Kebanyakan tanaman yang ditanam pada taman atau di sekitar teras adalah tanaman yang bisa dimakan, seperti sayuran dan buah – buahan, atau tanaman yang bisa berfungsi sebagai obat herbal. Jadi, tanaman yang dipilih bukanlah tanaman hias semata.

Meski tumbuhan tersebut bukan tergolong tanaman hias, namun Anda dituntut untuk mengaturnya sedemikian rupa agar tetap terlihat artistik dan tidak mengesankan seolah – olah taman tersebut seperti ladang. Jenis tanaman untuk taman ala Perancis yang bisa dipilih antara lain rosemary, purple basil, sage, peterseli dan banyak lagi.

Namun, tak ada salahnya Anda menyisipkan tanaman bunga untuk melengkapi area outdoor. Tanaman bunga yang biasa dipilih adalah Tulip dan lavender, atau tanaman merambat dengan bunga yang indah.  Namun karena Tulip dan Lavender adalah bunga yang tidak dapat hidup di area tropis seperti di Indonesia, Anda bisa menggantinya dengan bunga Mawar atau Anggrek yang juga tak kalah cantiknya.

Aksesoris tambahan

Perancis terkenal akan anggurnya yang mahal dan prestisius. Maka, kita boleh mengadaptasinya sebagai salah satu ornamen atau aksesoris pada area outdoor. Anda bisa menghadirkan sebuah rak berisi botol – botol anggur yang ditempatkan di salah satu sudut teras. Kemudian, tempatkan sebuah planters dari bahan terakota sebagai tempat untuk menanam tanaman, terutama tanaman yang beraroma wangi, seperti bunga sedap malam atau melati.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Desain Teras dan Area Outdoor ala Perancis is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Memilih Model dan Ukuran Meja Sisi (Side Table) yang Tepat untuk Ruangan

desain-meja-sisi-side-table-2

Tips desain interior rumah – Panduan dan langkah-langkah untuk membantu Anda dalam memilih meja sisi atau side table yang baik untuk ruangan.

 

Meja sisi, atau yang biasa dikenal sebagai side table atau end table, berfungsi sebagai meja cadangan yang memback-up meja tamu, meningkatkan fungsi sebuah ruangan, sekaligus memberi aksen pada dekorasi interior ruangan. Meja sisi bisa dimanfaatkan untuk meletakkan lampu, aksesoris, tempat kunci, dan benda – benda kecil lain yang ingin ditampilkan pada sebuah ruangan. Meja sisi juga bisa dimanfaatkan untuk membagi ruangan ke dalam beberapa sudut atau area tertentu, seperti area baca, area menonton TV, dan area bermain anak.

Namun, perhatikan ukuran dan bentuk meja sisi, sebab meja sisi yang terlalu besar, terlalu tinggi, atau memiliki bentuk yang lebar justru akan membuat ruangan penuh sesak. Juga, tak baik memilih meja sisi yang terlalu kecil, karena meja ini hanya akan ‘tenggelam’ dalam lampu meja dan berbagai aksesoris, sehingga mengurangi sisi fungsionalitasnya. Cara – cara di bawah ini membantu Anda dalam memilih meja sisi yang baik untuk ruangan.

Taksir lebar area untuk menempatkan meja sisi

Meja sisi biasa dihadirkan di samping sofa atau tempat tidur, sehingga lokasinya cenderung sempit dan tersudut. Maka, usahakan agar ukuran meja sisi tidak lebih besar dari lebar space di samping sofa atau tempat tidur tersebut.

Tentukan bentuk dan model meja sisi yang sesuai

Dengan memperhatikan luas area yang ada, tentukan bentuk meja sisi, apakah memiliki bentuk yang ramping atau bentuk yang berisi. Jika ukuran ruangan tidak luas, bentuk meja sisi yang Anda pilih haruslah ramping tanpa banyak ornamen dan lekukan, serta lebih menonjolkan garis. Gunakan meja sisi persegi atau persegi panjang. Jika ukuran ruangan lebih lebar, Anda bisa memilih meja sisi bundar, heksagonal, dan berbagai bentuk atau model lain yang ekstentrik.

Dalam menentukan model meja sisi, Anda juga bisa mempertimbangkan konsep interior ruangan secara keseluruhan dan keberadaan furnitur lain. Pastikan bentuk meja sisi ini match dengan sofa, tempat tidur, atau furnitur yang berada didekatnya.

Meskipun area untuk menempatkan meja sisi cukup lebar, namun kita perlu membatasi lebar meja sisi. Meja sisi tak boleh lebih lebar dari furnitur yang ada di sampingnya, karena akan terlihat mendominasi dan justru mengalahkan tampilan furnitur utama yang ada di sisinya.

Ukur tinggi meja sisi dan sesuaikan dengan ketinggian furnitur di sampingnya

Meja sisi adalah sebuah furnitur keberadaannya tidak terpisahkan dari keberadaan furnitur lain. Seperti yang kita tahu, meja sisi biasa ditempatkan di ruang tamu, yaitu di samping sofa. Selain itu, meja sisi juga bisa diletakkan di kamar tidur, tepatnya di samping tempat tidur. Maka, ketinggian meja sisi harus disesuaikan dengan ketinggian dua furnitur ini. Untuk meja sisi di ruang tamu, pastikan ketinggiannya setara atau sedikit lebih tinggi dari dudukan sofa, dan dalam masih dalam jangkauan tangan, sehingga orang yang duduk di sofa akan mudah dalam mengakses benda yang diletakkan di meja sisi tanpa harus beranjak dari sofanya.

Untuk meja sisi yang diletakkan di samping tempat tidur, meja ini biasa dimanfaatkan untuk meletakkan lampu tidur. Maka, usahakan agar tinggi meja sisi sejajar dengan tinggi permukaan tempat tidur, sehingga orang akan dengan mudah menyalakan dan mematikan lampu tidur, atau meraih benda – benda seperti jam tangan, HP, alarm, dll dengan mudah sembari tiduran, dan tidak perlu beranjak dari tempat tidur.

desain-meja-sisi-side-table-1

Desain Interior Ruangan dengan Meja Sisi atau Side Table

Meja sisi perlu dilengkapi laci

Untuk memaksimalkan fungsi penyimpanan, meja sisi perlu dilengkapi laci penyimpanan di bagian bawahnya. Tetapi, jika meja sisi ini dihadirkan di ruang tamu, usahakan tidak menyimpan benda berharga pada laci meja sisi, karena meja ini ini mudah diakses setiap orang, sehingga tidak aman untuk menyimpan barang berharga.  Laci ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan koran, majalah, buku, dan bahan bacaan yang bisa diakses setiap orang.

Menempatkan lampu meja pada meja sisi

Jika Anda bermaksud menghadirkan lampu pada meja sisi, tentukan apakah lampu ini akan menjadi pencahayaan utama atau sekedar pencahayaan tambahan untuk menambah estetika ruangan. Selain itu, tentukan apakah lampu ini digunakan untuk membantu membaca, menjahit, atau melakukan aktifitas lain? Jika lampu ini digunakan untuk pencahayaan utama dalam ruangan, pilih lampu yang menghadirkan iluminasi yang lembut namun bisa tersebar ke segala arah, yakni dengan memilih shade dari bahan kain. Namun jika Anda bermaksud menggunakan pencahayaan untuk membaca, menjahit, atau merajut,  disarankan menggunakan swing-arm lamp di mana arah cahaya terfokus pada satu titik.

Meja sisi sebaiknya memiliki warna netral

Meja sisi bukanlah furnitur yang biasa digunakan sebagai titik fokal ruangan. Keberadaan meja sisi sebaiknya tidak mencolok dan tersamarkan keberadaan sofa atau tempat tidur di sisinya. Untuk itu, penting mengecat meja sisi dengan warna netral. Jika meja sisi ini terbuat dari kayu, usahakan Anda mempertahakan warna meja sisi yang asli ini, dan cukup aplikasikan pernis untuk memperhalus permukaannya agar terlihat lebih mengkilap. Dengan mempertahankan warna asli kayu, maka serat – serat kayu akan lebih terlihat dan hal ini akan memberikan nilai plus pada meja sisi.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Memilih Model dan Ukuran Meja Sisi (Side Table) yang Tepat untuk Ruangan is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Koleksi Desain Furnitur Karya Piero Lissoni yang Ditampilkan dalam Pameran di Brooklyn

desain-furniture-karya-piero-lissoni-1

Review koleksi furnitur karya desainer Piero Lissoni asal Italia, dan beberapa karya desainer lain asa New York yang ditampilkan pada sebuah pameran di  Brooklyn.

The 1:1 Piero Lissoni Exhibition dihadirkan pada sebuah bangunan seluas  4.000 kaki persegi (371 meter persegi). Bangunan yang berlokasi di komplek industri di Brooklyn ini mendapatkan cahaya yang cukup melimpah. Faktor ini tentu membawa nilai plus untuk sebuah ruangan yang dijadikan ruang eksibisi. Pameran ini juga sebagai ajang unjuk gigi beberapa desainer baru.

The 1:1 Piero Lissoni Exhibition, ajang pameran desainer dari berbagai macam background

Pameran ini berlangsung selama empat hari dan diadakan di sebuah loteng terbuka di mana jajaran furnitur karya desainer lokal terpajang satu per satu dengan apik. Peserta pameran , termasuk salah satu diantaranya adalah perusahaan arsitektur Snarkitecture dan desainer lighting Lindsey Adelman dan Lissoni. Carin Scheve adalah kurator dalam acara ini, dan sekaligus  stylist independen yang telah lama bekerja dengan Lissoni.

Ruangan ini dipilih sebagai lokasi pameran karena mencerminkan karakter industri, yang terlihat kontras dengan hasil rancangan Piero. Kesan kontras ini sengaja ditampilkan agar ada semacam ‘kejutan’ pada pameran kali ini.

Untuk pameran kali ini, karya yang dipajang bukan hanya karya Lissoni, tetapi juga karya beberapa desainer muda pendatang baru. Namun, bukan sembarangan karya yang dipajang di sini, melainkan karya – karya ekspresif yang terlihat apik saat dipasangkan dengan karya desain furnitur milik Lissoni, yang menjadi tokoh sentral dari eksibisi ini. Hasilnya, terdapat sebuah koneksi yang luar biasa antara karya Lissoni dengan karya furnitur desainer muda asal New York yang dilibatkan dalam pameran ini.

Semua aspek terlihat serasi saat  ditampilkan bersama-sama, meskipun sebenarnya masing – masing furnitur memiliki style dan aliran tersendiri. Furnitur dengan ciri elegan yang khas karya desainer Italia, Lissoni, dapat berpadu dengan karya desainer muda New York yang lebih condong ke arah modern dan industrial.

Desain Furnitur ala Brooklyn cukup erat dengan desain furnitur ala Milan

Sang kurator menambahkan bahwa furnitur karya desainer Brooklyn memiliki kekerabatan yang cukup erat dengan desain furnitur  Milan. Hampir semua item dan furnitur yang dipajang di sini di buat di Brooklyn. Brooklyn adalah tempat baru di mana semua desainer muda sedang belajar bagaimana caranya menciptakan sebuah karya.

Lissoni sang desainer furnitur sekaligus tokoh sentral di pameran furnitur ini mengatakan ia sangat menikmati kesan kontras yang dihadirkan dalam pameran ini. Ia justru mengapresiasi langkah yang dilakukan kuratornya dengan memajang karya furnitur dengan desain yang kontras, dengan demikian tampilannya tidak datar. Lissoni sendiri mengatakan bahwa ia adalah orang yang sangat datar, untuk itu pada desain furniturnya ia cenderung membuat semuanya sedikit terlalu berlebihan pada baris yang sama. Langkah tersebut diambil demi menghasilkan kombinasi.

Di area lounge di dekat pintu masuk, pengunjung bisa menjumpai Ile Club sofa karya Lissoni yang dikombinasikan dengan dua item karya  Bower, yakni meja kopi Contour  dan cermin Tribar. Bower adalah atelier Brooklyn yang diluncurkan pada tahun 2013 oleh desainer Danny Giannella dan Tammer Hijazi. Pada area pintu masuk ini, juga ditampilkan wallpaper oleh studio desain wallpaper yang berlokasi di Brooklyn, yaitu studio Flavor Paper dari koleksinya Andy Warhol. Di bagian lain dari pameran ini, meja sisi Contour dari Bower diletakkan berdampingan dengan kursi tua.

desain-furniture-karya-piero-lissoni-1

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni – View 2

Sebuah area dirancang menyerupai ruang tamu, dengan berbagai macam item dihadirkan

Sementara itu, sebuah area dirancang menyerupai ruang tamu, dan di dalamnya diletakkan ruang sofa Lipp karya Lissoni, yang dipasangkan dengan meja kopi Quadrat oleh Pelle. Berasal dari area Red Hook, Brooklyn, Pelle diluncurkan tahun 2011 oleh Jean dan Oliver Pelle. Keduanya adalah mahasiswa arsitektur di Yale. Ruangan ini juga menampilkan mangkuk kaca 2X karya Assembly Design. Perusahaan lokal ini didirikan tahun 2012 oleh Pete Oyler, yang kala itu sedang belajar seni sejarah dan teori di Rhode Island School of Design (RISD), dan Nora Mattingly, yang belajar desain interior di Pratt.

desain-furniture-karya-piero-lissoni-2

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 3

desain-furniture-karya-piero-lissoni-3

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 4

Lampu pendan berwarna-warni dari kaca yang dirancang oleh Token juga dihadirkan di ruangan yang sama. Token merupakan studio desain yang didirikan oleh desainer Will Kavesh dan Emrys Berkower yang berbasis di Red Hook dengan spesifikasi produk pencahayaan dan furnitur. Namun tak hanya pencahyaaan, pada event kali ini Token juga menampilkan di kursi dan bufet.

Sebuah felt lamp karya Snarkitecture diposisikan pada konsol berkaki satu yang terbuat dari kayu dan dirancang oleh Pelle. Sementara itu, pada ruang makan,  terdapat kandelar yang juga merupakan rancangan Pelle.

desain-furniture-karya-piero-lissoni-6

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 5

Tak hanya furnitur, wallpaper juga ditampilan di sini

Di area kamar mandi, fitur utamanya adalah kandelar Burst yang diciptakan oleh Lindsey Adelman. Kandelar ini tergantung di atas kursi Frog yang dirancang oleh Lissoni untuk brand Living Divani. Salah satu dinding ditutupi dengan wallpaper Charred Cedar oleh Flavor Paper. Sementara itu, Lampu gantung Seed yang dirancang oleh Bec Brittain untuk Roll & Hill digantung di dekat pusat ruangan.

Pada area kamar tidur, terdapat dua item karya Lissoni, yakni lemari penyimpanan yang telah dipernis untuk brand Porro, dan sebuah tempat tidur Rod untuk brand Living Divani. Furnitur – furnitur ini dipasangkan dengan meja sisi tempat tidur karya Avandi, yaitu sebuah studio yang berbasis di Brooklyn yang didirikan oleh Ariane van Dievoet, seorang desainer yang lahir di Belgia dan sedang belajar di RISD. Area kamar tidur ini juga dilengkapi lampu pendan Honeycomb oleh Patrick Weder, yang juga seorang desainer pencahayaan dan furnitur dari Brooklyn. Bangku rendah yang dirancang oleh Weder juga tak lupa dihadirkan pula di area ini.

desain-furniture-karya-piero-lissoni-4

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 6

desain-furniture-karya-piero-lissoni-5

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 7

desain-furniture-karya-piero-lissoni-7

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 8

desain-furniture-karya-piero-lissoni-8

Desain Furniture (Home Furnishings) Karya Piero Lissoni - View 9

Terakhir, meja makan Minimo dan rak buku System dipasangkan dengan lampu gantung Stellar 56 oleh Townsend Design. Townsend diluncurkan pada tahun 1998 di Long Island City, Queens.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Koleksi Desain Furnitur Karya Piero Lissoni yang Ditampilkan dalam Pameran di Brooklyn is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Desain Interior Kamar Tidur ala Gipsi

desain-interior-kamar-tidur-ala-gipsi-1

Tips desain interior kamar tidur – Desain dan dekorasi  interior kamar tidur ala gipsi yang bisa Anda coba terapkan dikamar tidur Anda.

Anda termasuk orang dengan jiwa kreatif dan bebas? Cobalah untuk mengaplikasikan gaya gipsi ke dalam interior kamar tidur Anda. Gipsi sendiri merupakan nama suatu kaum atau kelompok etnis buruh yang mengembara. Namun, istilah gipsi ini kemudian diperluas menjadi sebuah gagasan untuk menunjukkan kesan eksotis, romantis, artistik, dan gaya hidup penuh kebebasan.

Ciri khas kaum gipsi tersebut tertuang dalam sendi – sendi kehidupan mereka, termasuk dalam hal penataan dekorasi ruangan. Bagi Anda yang ingin mengadaptasi gaya interior gipsi ini, cobalah untuk mengikuti langkah – langkah di bawah ini.

Fitur – fitur pada interior kamar gipsi

Gaya kaum gipsi disebut sebagai gaya yang paling berani dan bebas. Maka, tidak ada aturan khusus dalam menerapkan gaya ini. Anda bisa saja menghadirkan meja kopi  Maroko yang disandingkan dengan cermin dengan ukiran khas Meksiko dan dipadukan dengan lentera dari China. Tak hanya itu, barang – barang vintage juga kerap dihadirkan dalam ruangan bergaya gipsi. Barang – barang vintage ini juga tak jarang bersanding dengan barang – barang keluaran terbaru atau barang buatan tangan.  Hal – hal tersebutlah yang menjadi fitur atau ciri khas gaya gipsi.

Warna dan tekstur ruangan bergaya gypsy

Tema interior gipsi cukup berani dalam menampilkan warna – warna cerah nan kaya dan bervariasi. Warna merah, ungu, biru dan emas adalah warna – warna yang biasa disukai kaum gipsi dan banyak diaplikasikan pada ruangan, termasuk pada furniturenya. Namun, untuk kamar tidur remaja atau gadis muda, tak ada salahnya memilih  warna gipsi namun dengan nuansa yang lebih ringan, seperti merah muda.

Sementara itu, tekstur interior gipsi cenderung mewah dan eksentrik. Sutra, satin dan beludru adalah beberapa jenis kain yang dipilih untuk mendapatkan tekstur gipsi yang diinginkan. Tak hanya itu, kain – kain tersebut mesti dilengkapi dengan manik-manik, jumbai, dan permata yang berkilauan.

Dinding interior gipsi biasa diwarnai dengan warna – warna yang kaya, misalnya ungu, merah atau biru kehijauan. Kita juga bisa menambahkan efek berkilau atau shimmering dengan menambahkan glitter pada cat dinding, sehingga dinding terlihat lebih mengkilat terutama saat terkena cahaya.

Gorden atau tirai untuk kamar tidur gipsi

Gorden atau tirai juga memegang peran penting pada dekorasi interior kamar gipsi. Tirai gauzy yang panjang dengan kotak – kotak atau garis dengan perpaduan warna yang berulang patut untuk dihadirkan dalam ruangan. Penggunaan kombinasi warna yang berulang dimaksudkan agar menciptakan efek transien atau tak permanen, layaknya gaya hidup kaum gipsi yang memang tidak permanen dan kerap berpindah – pindah. Tirai ini tak hanya dihadirkan pada jendela, tapi juga pada pintu, dan bahkan dinding di seluruh ruangan. Tapi, usahakan tirai ini mudah untuk ditarik dan  diikat dengan tali saat sedang tidak digunakan. Untuk dekorasi tambahan, hadirkan rod atau balok  tirai yang cukup artistik.

Selain tirai dari bahan kain, Anda juga bisa menggunakan tirai dari untaian manik-manik dan dipasang di sekitar pintu dan jendela, atau digunakan sebagai pemisah antara satu ruangan dengan ruangan lain.

desain-interior-kamar-tidur-ala-gipsi-2

Desain Interior Kamar Tidur yang Bergaya Gypsy

Furniture untuk kamar tidur gipsi

Furniture untuk melengkapi ruangan bernuansa gipsi sebaiknya dipilih dari model yang penuh citarasa dan tampak elegan. Tempat tidur gipsi dapat diberikan tambahan kanopi  built-in untuk menciptakan efek layaknya berada di tenda. Kanopi in juga bisa dipasang di langit – langit tepat di atas tempat tidur. Jangan lupa, lengkapi tempat tidur ini dengan sejumlah bantal lembut yang dipenuhi hiasan manik-manik atau rumbai di tepinya.

Untuk tempat duduk, hadirkan sofa beludru yang lembut. Sofa ini dapat ditempatkan di samping jendela sehingga bisa mendapatkan akses cahaya alami dari matahari. Hal ini tentu akan lebih mempermudah kita dalam bekerja atau membaca tatkala di siang hari. Selain sofa, Anda bisa menghadirkan kursi  bean bag yang juga empuk dan nyaman untuk duduk.

Sama seperti pada tempat tidur, boleh juga Anda memasang sebuah kanopi di atasnya dengan bentuk menyerupai tenda. Kanopi dapat dibuat dari tirai yang tergantung dari lokasi sentral di langit-langit. Pastikan untuk memilih kain yang cukup panjang untuk tirainya, sehingga tirai dapat menggantung dari langit-langit hingga ke lantai.

Aksesoris penunjang dekorasi interior gipsi

Cukup mudah dalam memilih dan menghadirkan aksesoris bergaya gipsi di dalam kamar tidur. Caranya cukup dengan menghadirkan toples kaca, kaleng, atau kotak warna  – warni dan lilin yang berdiameter cukup besar untuk ditempatkan di satu sudut ruangan demi memperkuat kesan gipsi dalam kamar tidur.

Selain itu sebagai pencahayaan utama, manfaatkan lampu gantung atau kandelar. Pilih lampu yang memiliki kristal dan untaian manik – manik untuk membiaskan cahaya di sekitar ruangan. Lalu di permukaan – permukaan yang datar, misanya di atas lemari, di atas meja, dan di beberapa sudut ruangan, tambahkan aksen manik – manik dan bebatuan, seperti batu akik. Terakhir, hadirkan aksesoris berupa bola kristal dan kartu tarot di sebuah meja kecil. Keberadaan aksesoris – aksesoris ini akan semakin mempermudah seseorang dalam mengindentifikasi gaya interior gipsi dalam kamar tidur Anda.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-83836281, atau 0251-9195383 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Desain Interior Kamar Tidur ala Gipsi is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from PT. Architectaria Media Cipta. Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy