Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Agar Interior Rumah Terlihat Mewah, Adakah Tips dan Trik Khusus? and more...

Agar Interior Rumah Terlihat Mewah, Adakah Tips dan Trik Khusus?

desain interior dapur dan ruang makan mewah_1

Tips dan trik untuk membuat konsep desain interior rumah terlihat lebih mewah, estetis dan elegan.

 

Kita tentu pernah melihat beberapa desain interior nampak glamor, sementara desain lain nampak biasa saja. Meskipun keduanya menerapkan konsep desain yang sama, namun ada poin atau aspek yang membuat salah satu ruangan terlihat lebih mewah dan lebih menonjol. Poin – poin apa sajakah itu? Bagaimana menata dan mendekorasi ruangan agar terlihat lebih mewah dan glamor?

Langkah pertama: Definisikan kata “mewah” sesuai dengan karakter dan keinginan

Kata “mewah” maupun “glamour” untuk sebuah konsep desain ruangan bisa beragam, tergantung bagaimana preferensi setiap orang. Namun, kebanyakan orang mendefinisikan sebuah ruangan memiliki kesan mewah jika di ruangan tersebut terdapat benda – benda mahal, prestisius, dengan sentuhan kilau di sudut – sudutnya. Padahal, itu saja belum cukup. Ruang yang terkesan mewah akan terwujud jika Anda sukses menggabungkan nuansa romantis, estetis, bernilai seni tinggi, challenging dan smart, sekaligus dalam sebuah ruangan.

Kesan mewah atau glamour juga tidak identik dengan keberadaan benda – benda yang berukuran besar dan berkilauan. Kesan mewah nan elegan bisa didapat dengan perpaduan warna tertentu dan penempatan benda – benda seni yang menyatu dengan konsep ruangan.

Langkah kedua: Tentukan warna – warna yang bisa menonjolkan kesan glamor

Beberapa perpaduan warna bisa merepresentasikan kesan glamor, misalnya warna biru muda yang dipadukan dengan warna putih pada keramik. Anda juga bisa memadukan warna merah marun dan emas atau ungu yang ditampilkan pada gorden jendela atau pada karpetnya. Perpaduan warna tersebut merupakan hal standar yang biasa digunakan untuk menciptakan kesan mewah dan glamor. Selain warna, keberadaan material juga bisa menonjolkan kesan mewah, misalnya keberadaan benda – benda berbahan logam, kaca, kristal, porselain, dll.

Langkah Ketiga : Pilih tema desain yang bisa memberikan kesan glamor dalam ruangan

Kesan glamor bisa diciptakan dengan mengusung tema atau konsep ruangan tertentu, misalnya mediterania, klasik ala Eropa, arabian, maroko, dll. Di samping itu semua, kesan glamor atau mewah ini membutuhkan sedikit kontrol, dalam artian, jangan terlalu banyak memberikan elemen – elemen yang bernuansa mewah sekaligus dalam satu ruangan. Perhatikan detail – detailnya dan sesuaikan dengan elemen lain. Jangan sampai kesan mewah yang ingin ditonjolkan terlihat “berlebihan” yang akhirnya justru tidak bisa dinikmati dan merusak kesan estetis itu sendiri. Karena sejatinya, kesan mewah didapatkan dengan menonjolkan kualitas tiap elemen, bukan kuantitasnya.

Kesan mewah dan glamor amat lekat dengan kesan atau konsep formal, padahal tidak selalu begitu. Yang jelas, interior bernuansa mewah harus bisa merepresentasikan gaya hidup yang makmur dan berkelas yang dimiliki oleh pemiliknya dengan cara yang elegan.

Langkah keempat : Hadirkan karya seni berkelas tinggi, seperti lukisan, patung, kerajinan dari kristal, atau guci keramik

Benda – benda tertentu secara natural bisa mendatangkan kesan mewah dan glamor pada ruangan. Rata – rata, benda – benda tersebut tergolong karya seni, misalnya lukisan klasik yang dibingkai dalam pigura dengan pinggiran yang diberi ukiran dan berwarna keemasan. Alternatif lain, Anda bisa menempatkan karya seni lain seperti patung, kerajinan dari kristal, jam klasik, atau guci keramik yang berfungsi sebagai titik fokal. Sentuhan seni inilah yang membuat ruangan nampak mewah, elegan, sekaligus estetis.

Jika Anda enggan menghadirkan karya seni, Anda bisa menghadirkan kesan mewah ini melalui pemilihan sofa atau furnitur lain yang diberi ukiran – ukiran khas, berkualitas baik, dan dicat dengan warna yang tegas, misalnya warna emas dan dark brown.

desain interior dapur dan ruang makan mewah_2

Desain Interior Ruang Makan dengan Detail dan Aksesoris yang Mewah

Langkah kelima: Usahakah setiap detail di dalam ruangan selalu tertata dengan baik (well-organized)

Untuk membuat interior rumah Anda terlihat mewah dan ekskusif, pastikan semua aspek tertata dengan benar, mulai dari penempatan sofa, meja, furnitur, lighting, wall art, karpet, dan elemen lain dalam ruangan. Posisikan semuanya selalu dalam keadaan rapi dan bersih, untuk itu, Anda perlu rutin membersihkannya setiap saat.

Saat semuanya sudah bersih dan rapi, jangan lupa bersihkan elemen atau furnitur berbahan metal, keramik, porselain, kristal, serta kaca dan jaga permukaannya agar tetap mengkilap. Kilauan dari permukaan logam, kristal, dan kaca tersebut akan memberikan sentuhan mewah pada ruangan.

Langkah keenam: Posisikan semua benda dengan tepat, tidak menumpuk di satu sisi, dan rotasikan secara berkala

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah posisi benda dan furnitur. Usahakan benda atau furnitur yang memiliki efek kemilau (terbuat dari logam, kristal, kaca, dan keramik) ditempatkan di tiap sudut ruangan. Kemudian, pilih salah satu benda berkilau yang berukuran besar dan paling menonjol (bisa lampu gantung kristal, lampu kaca, guci keramik, pajangan dari kristal) sebagai titik fokal.

Setelah menentukan lokasi yang tepat untuk tiap benda, jangan ragu untuk merotasi, memindahkan, memasukkan, atau mengeluarkan benda – benda tertentu secara berkala sehingga interior ruangan tidak terlihat membosankan. Anda bisa menyesuaikannya dengan momen – momen tertentu, misal saat menyambut hari raya atau tahun baru, Anda bisa menempatkan detail yang menambah kesan mewah dan glamor. Misal dengan menempatkan ornamen beludru, karpet mewah, atau dengan menempatkan tempat makanan (toples, gelas, piring, dll) dari bahan kaca dengan ukiran yang indah.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Agar Interior Rumah Terlihat Mewah, Adakah Tips dan Trik Khusus? is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



House of Music di Aalborg karya Coop Himmelb(l)au: Saat Alunan Musik Berpadu dengan Seni Arsitektur Tinggi

house of music_5

Review desain arsitektur sekolah musik (House of Music) di Aalborg, Denmark karya Coop Himmelb(l)au.

 

Sekilas tentang proyek House of Music di Aalborg karya Coop Himmelb(l)au

Perencana : Coop Himmelb(l)au, Wolf D. Prix & Partner ZT GmbH
Desainer utama/ CEO : Wolf D. Prix
Partner proyek : Michael Volk
Arsitek : Luzie Giencke, Marcelo Bernardi, Pete Rose
Desainer Interior : Eva Wolf

Coop Himmelb(l)au, perusahaan arsitektur di Austria baru saja menyelesaikan sebuah gedung pertunjukan sekaligus sekolah musik di kota Aalborg, Denmark. Tempat ini diklaim sebagai salah satu tempat yang paling tenang dan cocok untuk perhelatan pertunjukan musik simfoni di Eropa. Tempat ini dibuka dan diresmikan tanggal 29 Maret 2014 oleh Ratu Denmark Margrethe II. Pada acara pembukaan ini, diselenggarakan pergelaran seni selama 13 hari berturut – turut, mulai dari konser, pertunjukan seni, film, dan atraksi kembang api.

house of music_1

Desain Arsitektur House of Music di Alborg – view 2

House of Music, sekolah sekaligus Concert Hall berkapasitas 1300 penonton

Bangunan ini terletak di tepi Limfjord (aliran air yang menjadi batas kota) dan dirancang oleh Coop Himmelb(l)au sebagai pusat budaya. Di bangunan ini terdapat venue untuk konser musik dengan kapasitas penonton mencapai 1300 orang.

Para arsitek yang terlibat dalam pembangunan proyek ini bekerja sama dengan konsultan akustik untuk mengembangkan sebuah auditorium yang besar, sehingga bisa menyajikan pertunjukkan akustik yang megah. Bangunan ini didominasi volume yang berbentuk U, di mana di dalamnya terdapat ruang – ruang kelas dan area latihan sebelum mengadakan konser.

house of music_9

Desain Arsitektur House of Music di Alborg – view 3

Desainer utama, Wolf D. Prix berujar bahwa konsep gedung ini sangat jelas terlihat dari bentuk luarnya, di mana sebuah sekolah musik menyatu dengan gedung pertunjukan. Dilihat dari sisi eksternal, bagian fasadnya memiliki karakter volume boxy, kanopi dengan atap yang bergelombang, jendela – jendela sirkuler, dan kisi-kisi pada dindingnya yang berperan sebagai glazing, menciptakan efek mengkilat yang menambah kesan eksklusif bangunan ini. Menurut Prix, desain ini dimaksudkan untuk mengkombinasikan karakter musik dan arsitektur, sehingga merangsang kreatifitas siswa untuk terus berkarya.

Atrium 5 lantai menambah kemegahan House of Music

Pengunjung yang ingin memasuki bangunan ini harus melewati sebuah atrium yang tingginya hampir 5 lantai dengan menapaki sebuah tangga yang berkelok-kelok hingga ke bagian pusatnya. Tangga ini menjadi akses bagi pengunjung yang ingin berpindah dari satu lantai ke lantai yang lain.

house of music_6

Desain Interior House of Music di Alborg – view 1

Jendela – jendela yang terpasang di dalam interior menawarkan pemandangan auditorium secara sekilas yang bisa diamati dari ruang – ruang di sekitarnya. Ada juga tiga ruang pertunjukan yang berukura lebih kecil dari auditorium dan terletak di bawah serambi.

Pipa – pipa berisi air disalurkan melalui papan – papan pada lantai yang berfungsi sebagai penghangat ruangan di musim dingin sekaligus sebagai pendingin ruangan di musim panas. Suhu dan aliran air akan dikendalikan oleh sistem manajemen bangunan.

Concert hall

Bentuk auditorium yang bergelombang dan sedikit melengkung terlihat sangat kontras dengan fasad bangunan, yang memiliki karakter yang sedikit kaku dan tegas. Penaatan kursi orkestra pada balkon disusun sedemikian rupa guna menampilkan performa akustik yang terbaik. Konsep akustik yang sangat kompleks ini dikembangkan bekerjasama dengan Tateo Nakajima di Arup.

house of music_8

Desain Interior House of Music di Alborg – view 2

Struktur desain amorf plester pada dinding dan langit-langitnya dibuat berdasarkan perhitungan yang tepat oleh ahli dalam bidang akustik guna memastikan pengunjung bisa menikmati alunan musik dengan optimal. Concert hall pada House of Music menjadi salah satu tempat yang paling tenang dan tepat untuk penyelenggaran musik simfoni di Eropa dengan penurunan tingkat kebisingan hingga mencapai level terendah. Berkat kualitas arsitektur yang dipandu dengan teknik akustik yang baik, tak heran banyak konser – konser besar sudah mengantri untuk diselenggarakan di balai ini.

Serambi

Serambi berfungsi sebagai tempat pertemuan bagi siswa, seniman, guru, dan pengunjung. Di sini mereka akan disuguhkan pemandangan bangunan setinggi 5 lantai, balkon, jendela – jendela berukuran raksasa, serta pemandangan Fjord. Dengan konsep seperti ini, tak heran bangunan ini dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan.

Konsep efisiensi energi yang diterapkan House of Music

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bangunan ini tidak menggunakan fan (kipas angin) untuk menjaga sirkulasi udara, melainkan dengan menggunakan pipa – pipa berisi air yang dikontrol suhunya. Dinding – dinding yang terbuat dari beton di sekitar concert hall bertindak sebagai mekanisme penyimpan tambahan untuk energi termal. Fjord di sini juga difungsikan sebagai pendingin alami yang tentunya tidak membutuhkan biaya perawatan.

house of music_7

Desain Arsitektur House of Music di Alborg – view 4

Pipa dan ventilasi udara dilengkapi dengan heat exchangers yang berputar secara otomatis. Sistem ventilasi udara dengan hembusan angin berintensitas rendah terpasang di bawah kursi di ruang konser. Udara diekstrak melalui langit-langit di atas sistem pencahayaan sehingga panas yang dihasilkan tidak akan menaikkan suhu udara di ruangan ini.

Bangunan ini juga dilengkapi dengan sistem managemen yang terkontrol guna memastikan tak ada sistem atau perangkat yang nyala saat tidak dibutuhkan. Dengan demikian, konsumsi energi bisa dikurangi.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

House of Music di Aalborg karya Coop Himmelb(l)au: Saat Alunan Musik Berpadu dengan Seni Arsitektur Tinggi is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Pecinta Film, Jangan Lewatkan untuk Memiliki Home Theater di Rumah

desain interior home theater_1

TV screen, furnitur, sound system, dan peralatan pendukung lain untuk menata sebuah home theater atau home cinema pribadi di rumah.

 

Home theater atau Home Cinema merupakan sebuah area yang didesain layaknya bioskop mini di rumah. Home theater kini semakin digemari kalangan muda karena area ini menyajikan nuansa yang lebih kuat dan mendukung dalam aktifitas menonton film. Selain sebagai ruang entertainment, area ini juga bisa menjadi salah satu area alternatif untuk berkumpul bersama keluarga.

Jika Anda tergolong movie freak, memiliki home theater sendiri tentu merupakan sebuah impian yang ingin diwujukan. Untuk menciptakan sebuah home theater atau home cinema di rumah, pertimbangkan beberapa aspek di bawah ini, yang meliputi pengaturan posisi dan pemilihan peralatan pendukung untuk home theater.

1. Posisikan layar dengan tepat

Pertama, pilihlah TV layar datar dengan ukuran screen yang cukup lebar agar efek dramatis dari film lebih terasa. Usahakan tidak memilih layar yang terlalu kecil, karena akan mengurangi sensasi menonton film itu sendiri.

Posisi screen juga hal penting yang mesti diperhitungkan. Screen haruslah diletakkan tepat di tengah sehingga menawarkan view terbaik yang bisa diakses dari berbagai sudut. Untuk itu, sebelum menentukan dekorasi, furnitur, dan detail – detail home theater yang lain, ada baiknya Anda menentukan terlebih dahulu posisi TV. Setelah itu, barulah detail dan furnitur yang lain diletakkan di area ini. Untuk memberi tampilan yang lebih luas, screen TV sebaiknya diletakkan menempel atau menjadi satu dengan dinding, dan bukan diletakkan di meja atau furnitur lain secara terpisah.

TV layar datar dengan kualitas gambar yang baik dan ukuran yang besar tentu cukup mahal. Namun dengan semakin berkembangnya teknologi digital, dengan bermodalkan perangkat komputer, proyektor, dan layar proyektor, Anda bisa mendapatkan efek layaknya menonton film di bioskop. Cukup letakkan layar ini di tengah, kemudian sesuaikan lebar dan tingginya. Usahakan posisi layar berada dalam jarak pandang yang nyaman jika diakses dari tempat duduk.

2. Letakkan tempat duduk yang nyaman

Seating arragement atau pengaturan tempat duduk tergantung dari lebar home theater. Namun usahakan agar posisinya menyerupai penataan tempat duduk seperti halnya di bioskop, di mana tempat duduk yang paling depan berada di level yang paling rendah, dan semakin ke belakang, level tempat duduk akan semakin tinggi.

Jika Anda ingin membuat Home Theater terasa lebih privat, Anda bisa menerapkan konsep pub cinema, di mana di tengah ruangan di letakkan meja bulat kecil, dan penataan tempat duduk dibuat melengkung setengah lingkaran. Tambahkan sectional sofa sebagai tempat duduk dan beberapa bantal sofa untuk membuatnya lebih nyaman.

3. Cek kualitas sound system

Sound atau suara turut menunjang kenyamanan dan keasyikan menonton film. Maka, pastikan Anda memilih sound system dengan kualitas suara yang optimal. Posisikan speaker secara tepat agar tidak terpusat di satu sudut. Jika perlu, tambahkan beberapa sound system extra di sudut atau sisi yang lain agar distribusi suara lebih merata. Sound ini bisa ditempatkan dengan cara built-in pada plafon, dinding, atau lantai.

Selain sound system, Anda mungkin perlu mempertimbangkan keberadaan peredam suara, sehingga suara yang dihasilkan di home theater ini tidak terdengar berisik hingga mengganggu aktifitas di ruangan lain.

4. Teknologi wireless

Agar terasa lebih hi-tech, buat segalanya lebih udah dengan menerapkan teknologi wireless. Anda bisa menggunakan universal wireless remote yang bisa digunakan untuk mengontrol semua aspek dalam ruangan, meliputi sound, lighting, layar TV, hingga suhu AC dalam home theater.

Teknologi wireless kini juga bisa ditemukan pada sound system, yang disebut wireless surround-sound system. Teknologi ini memungkinkan Anda mengubah posisi speaker dan mengatur tinggi rendah intensitas suara lebih mudah karena bisa dilakukan di sudut manapun dalam ruangan.

desain interior home theater_2

Desain Interior Home Theater yang dilengkapi Dengan Bar dan Pantry

5. Tambahkan detail – detail ala sinema

Untuk memberi kesan lebih nyata dan lebih dramatis, Anda bisa menempatkan detail – detail tambahan, misal jika Anda menginginkan kesan teater yang lebih klasik, Anda perlu menambahkan gorden berwarna merah marun yang diikat di sisi kiri dan kanan layar. Kemudian, gunakan karpet pada lantai home theater. Pilih karpet warna merah yang senada dengan warna gorden.

Ingin yang lebih dramatis? Tambahkan track lighting di sepanjang lantai untuk memandu penonton ketika memasuki home theater yang gelap. Tambahkan poster – poster film dan pajang pada dindingnya. Poster – poster film ini mesti diupdate beberapa periode sekali sesuai dengan film – film terbaru yang tengah booming. Selain poster, Anda bisa menambahkan replika properti pada film, atau miniatur action figure yang dibingkai dalam kotak kaca dan dipajang di sini.

Terakhir, menonton film rasanya belum lengkap tanpa kehadiran pop corn. Maka, jangan lupa untuk menempatkan popcorn machine dan nikmati pop corn sebagai teman dalam menyaksikan keseruan film yang ditampilkan di home theater ini.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Pecinta Film, Jangan Lewatkan untuk Memiliki Home Theater di Rumah is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Cara Menggunakan, Merawat, dan Membersihkan Kompor Induksi

kompor induksi_1

Cara menggunakan kompor induksi untuk memasak dengan benar, serta bagaimana cara membersihkan dan merawat kompor induksi agar tetap terjaga keawetannya.

Kompor induksi menerapkan teknologi dan skema kerja yang canggih yang tentu berbeda dari kompor konvensional. Perbedaan teknologi ini tentu berimplikasi pada perbedaan cara menggunakan kompor induksi ini. Pada kompor induksi, kita telah mengetahui adanya lempeng logam yang berfungsi sebagai medan magnet dan menjadi tempat meletakkan peralatan masak. Medan magnet hanya akan bereaksi menghantarkan panas jika didekatkan dengan peralatan masak berbahan besi atau stainless steel, sehingga tangan kita akan tetap aman meski menempel di atas kompor tersebut.

Dengan mengetahui prinsip kerja kompor induksi, tentu kita akan lebih mudah dalam mengetahui cara menggunakannya. Bagi Anda yang tengah meilirik kompor jenis ini, berikut ini beberapa poin panduan berkaitan dengan cara penggunaan dan cara merawat serta membersihkan kompor induksi.

Cara menggunakan kompor induksi

  • Siapkan peralatan masak yang tepat

Kompor induksi membutuhkan peralatan masak yang khusus agar bisa bereaksi dengan lempeng medan magnet yang ada di atas kompor ini. Karena kompor induksi hanya akan bereaksi dengan bahan logam seperti besi dan stainless steel, otomatis Anda harus mengupgrade peralatan masak dengan material dari bahan tersebut. Jika sulit menemukannya, Anda bisa mensiasatinya dengan mencari peralatan masak yang hanya bagian bawahnya saja yang terbuat dari besi / stainless steel, sementara bagian lainnya terbuat dari material biasa. Sehingga ketika bagian bawah peralatan masak tersebut mengenai medan magnet, maka energi panas akan segera tertransfer ke peralatan masak tersebut.

  • Tidak ingin membeli peralatan yang baru? Tes peralatan masak Anda yang lama

Beberapa jenis peralatan masak bisa bereaksi dengan kompor induksi, namun beberapa di antaranya tidak bisa. Maka, perlu dilakukan uji apakah alat masak Anda cocok dipakai pada kompor induksi. Caranya dengan menempelkan magnet pada bagian bawah peralatan masak. Jika magnet tersebut menempel dengan baik, maka peralatan masak tersebut bisa digunakan pada kompor induksi.

  • Nyalakan kompor induksi sesuai petunjuk

Kompor induksi memiliki beragam jenis dan desain, termasuk tatkala menyalakannya pun terkadang sistemnya berbeda. Ada kompor induksi yang dinyalakan dengan menekan tombol, tapi ada juga kompor induksi yang dinyalakan dengan cara memutar tombol. Maka, Anda perlu memperhatikan dengan benar jenis kompor induksi Anda.

  • Letakkan peralatan masak pada cooktop

Letakkan peralatan masak pada cooktop (lempeng yang ada pada kompor induksi) segera setelah kompor dinyalakan. Sebagai langkah pengujian awal, sebaiknya Anda mencoba memasak dengan berbagai macam cara, mulai dari menumis, menggoreng, dan merebus. Hal ini berguna untuk menentukan waktu yang dibutuhkan kompor induksi untuk melakukan berbagai proses memasak.

  • Ukur waktu memasak dengan benar

Kompor induksi cenderung lebih efisien dan optimal dalam menggunakan energi. Sehingga, proses memasak bisa berlangsung lebih cepat. Misalnya jika pada kompor biasa Anda memerlukan waktu 15 menit untuk memasak, maka dengan kompor induksi ini, makanan bisa matang hanya dalam waktu 10 – 12 menit. Dengan mengetahui hal ini, Anda bisa lebih bersiap mengangkat makanan dari tempatnya sebelum menjadi gosong.

kompor induksi_2

Desain Dapur dan Kompor Induksi yang Bersih

Cara membersihkan kompor induksi

Permukaan kompor induksi yang menjadi tempat memasak (cooktop) biasanya terbuat dari kaca atau keramik. Untuk itu, permukaan ini perlu dibersihkan secara rutin agar tetap awet dan mengkilap. Namun, cara membersihkannya pun harus berhati – hati, yakni dengan menggunakan pembersih khusus cooktop. Langkah – langkah membersihkannya antara lain:

  • Bersihkan permukaan cooktop pada kompor induksi dengan mengoleskan beberapa tetes cleaner khusus keramik. Gunakan kain untuk mengoleskannya dan usapkan berkali – kali hingga bersih.
  • Untuk cooktop berbahan kaca, gunakan cleaning pad khusus, kemudian semprotkan glass cleaner ke seluruh permukaan cooktop. Gunakan tisue atau kain kering untuk mengusap atau menghilangkan cleaner tersebut dari permukaan cooktop.
  • Untuk membersihkan noda atau kerak yang menempel pada permukaan kompor induksi, gunakan ceramic cleaner dan teteskan langsung pada nota. Gunakan lap khusus ceramic cooktop cleaning pad untuk menghapus noda tersebut dan ulangi beberapa kali sampai nodanya benar – benar menghilang.
  • Khusus untuk noda yang menumpuk cukup tebal dan cukup keras, gunakan scraper atau alat pengikis noda. Pastikan Anda menggunakannya dengan hati – hati agar tidak meninggalkan goresan pada permukaan cooktop. Selain itu, usahakan kompor berada dalam keadaan benar – benar dingin sebelum membersihkan noda, kerak, atau sisa residu bahan masak.

Setelah mengetahui cara menggunakan, merawat, dan membersihkan kompor induksi, semoga Anda tidak ragu lagi dalam menjadikan kompor ini peralatan masak alternatif yang hemat energi. Meski sempat tersiar isu bahwa kompor induksi akan memancarkan radiasi yang bisa berdampak buruk bagi bagi kesehatan, namun isu ini terbantahkan karena faktanya kompor induksi bekerja dengan menghantarkan panas dari medan magnet, dan bukan dari radiasi seperti halnya microwave.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Cara Menggunakan, Merawat, dan Membersihkan Kompor Induksi is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Mengenal Kompor Induksi, Kitchen Appliance yang Berkembang di Eropa

desain interior dapur dengan kompor induksi_1

Pengertian, fungsi, manfaat, dan kelemahan kompor induksi serta berbagai pertimbangan sebelum membeli kompor induksi.

Kompor induksi merupakan teknologi yang sudah digunakan di Eropa beberapa tahun terakhir. Kompor induksi bekerja tidak dengan gas maupun aliran listrik secara langsung, melainkan dengan medan magnet. Teknologi kompor induksi belum banyak diterapkan di Indonesia. Namun ke depannya, teknologi ini diharapkan mampu menjadi alternatif kitchen appliance yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Fungsi dan cara kerja kompor induksi

Untuk memasak makanan, kompor induksi menggunakan tenaga listrik yang disalurkan ke lempeng elektromagnetik untuk menjadi medan megnet. Ketika kompor dinyalakan, lempengan pada kompor tersebut akan menjadi medan magnet yang akan menyalurkan panas jika bersentuhan dengan benda atau alat masak berbahan logam tertentu.

Energi panas akan tertransfer dengan lebih baik jika alat masak / kitchen appliance terbuat dari bahan besi atau stainless steel. Energi panas inilah yang akhirnya membuat makanan yang dimasak di atas alat masak menjadi matang.

Miskonsepsi pada kompor induksi

Karena tidak menggunakan api dalam proses memasak, banyak yang menyangkal kehebatan kompor ini dalam memasak makanan. Mereka masih beranggapan bahwa kompor gas jauh lebih cepat dan efisien dalam membuat makanan menjadi matang. Faktanya, berdasarkan catatan U.S. Department of Energy, kompor induksi mampu mengoptimalkan penggunaan energi, dengan tingkat efisiensi energi mencapai 84 %. Sementara kompor gas biasa, tingkat efisiensi energi hanya 40 %, dan sisanya menguap ke udara menjadi gas atau uap panas.

Yang paling hebat, meski menyalurkan energi panas, kompor induksi tetap terasa dingin ketika disentuh tangan. Ya, kompor ini hanya akan mengalirkan energi panas bila bersentuhan dengan logam, terutama besi. Untuk itu, kompor ini cukup aman untuk digunakan. Bahkan, Anda bisa mengijinkan anak Anda untuk memasak di dapur dengan kompor ini.

Keuntungan menggunakan kompor induksi

Selain beberapa fakta menguntungkan pada kompor induksi yang sudah disebutkan di atas, masih ada beberapa keuntungan lain dari kompor jenis ini, misalnya:

  • Tidak meninggalkan asap dan jelaga

Asap dan jelaga merupakan sisa – sisa pembakaran yang tidak sempurna. Kedua hal tersebut sering ditemukan pada kompor konvensional. Dengan kompor induksi, dua hal tersebut tidak akan ditemui. Kompor induksi cenderung ramah lingkungan.

  • Proses instalasi cukup mudah

Karena bertenaga listrik, proses instalasi kompor ini cukup mudah, yakni dengan menyambungkan perangkat yang ada pada kompor dengan sumber listrik, maka seketika kompor bisa difungsikan.

  • Desain dan bentuk yang fleksibel dan kompak

Bentuk atau desain kompor induksi cukup ramping dan kompak, dengan ukuran dan berat yang hampir sama dengan berat kompor gas biasa. Sehingga, kompor ini mudah diletakkan di mana saja. Proses instalasinyapun cukup mudah, asalkan ada sumber aliran listrik. Beberapa jenis kompor induksi bahkan didesain portabel, sehingga cocok digunakan untuk camping atau beraktifitas di luar.

  • Lebih mudah diatur tingkat panasnya

Kompor induksi cukup diminati karena kita bisa mengatur tingkat panasnya ke level yang sangat rendah sekali, di mana hal ini mustahil didapatkan ketika kita menggunakan kompor gas. Jika dibandingkan kompor listrik, proses perpindahan level panas dari sedang ke rendah pada kompor induksi tergolong lebih cepat.

desain interior dapur dengan kompor induksi_2

Desain Interior Dapur dengan Menggunakan Kompor Induksi

Kelemahan kompor induksi

Disamping berbagai kelebihan yang sudah disebutkan diatas, kompor induksi juga memiliki berbagai kekurangan atau kelemahan, diantaranya adalah:

  • Membutuhkan peralatan masak dengan bahan khusus

Salah satu kelemahan penggunaan kompor induksi adalah kompor ini tidak bisa diterapkan pada sembarang perangkat masak. Hanya perangkat masak dari bahan stainless steel atau besi saja yang bisa bereaksi dengan kompor induksi, sementara alat masak berbahan kaca atau alumunium tidak akan bisa bereaksi menghantarkan energi panas pada kompor induksi. Untuk itu, tatkala membeli kompor induksi, mau tak mau Anda juga harus mengupgrade peralatan masak lainnya.

  • Sangat tergantung ketersediaan aliran listrik

Karena sangat tergantung energi listrik untuk menciptakan medan magnet, kompor induksi hanya akan bekerja jika ada aliran listrik. Sayangnya, terkadang di beberapa kota di Indonesia sering terjadi pemadaman listrik bergilir, yang akhirnya membuat kompor ini tidak dapat digunakan.

  • Tidak adanya api

Bagi para chef, kadang mereka kerap memasak dengan suhu yang tinggi dan api yang menyala – nyala cukup besar hingga mengenai bahan makanan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga nutrisi dan kualitas bahan, sehingga tidak hancur ketika proses memasak. Cara masak seperti itu tentu tidak akan bisa dilakukan dengan menggunakan kompor induksi.

  • Akan terdengar sedikit bising jika kipas atau fitur lain tidak terpasang dengan benar

Di dalam kompor induksi terdapat kipas (fan) untuk membuat perangkat – perangkat di dalamnya tetap dalam kondisi baik meskipun mengalirkan energi panas yang cukup tinggi. Namun jika kipas ini tidak terpasang dengan benar, maka akan menimbulkan bunyi berdecit yang cukup menggangu.

Beberapa pertimbangan sebelum memutuskan membeli kompor induksi

Kompor induksi merupakan salah satu alternatif kitchen appliance yang hemat energi dan ramah lingkungan. Sayangnya, kompor ini belum dijual di Indonesia. Jika Anda ingin mendapatkannya, Anda harus memesan langsung dari luar negeri. Harganya pun tergolong cukup mahal, yakni berkisar antara $1,500 atau sekitar 17 juta rupiah. Harga yang sangat mahal tentunya untuk sebuah kompor.

Namun mengingat tingkat keamanan dan tingginya energi efisiensi pada kompor ini, tentunya kompor induksi penting untuk diperhitungkan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Mengenal Kompor Induksi, Kitchen Appliance yang Berkembang di Eropa is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from "PT. Architectaria Media Cipta." Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy