Your email updates, powered by FeedBlitz

 
Here are the FeedBlitz email updates for you. Click here to start your FREE subscription



Tips Mengecat Dinding Beton and more...

Tips Mengecat Dinding Beton

mengecat_dinding_1

Berbagai tips dalam memilih cat khusus untuk dinding beton dan cara mengapplikasikan cat tersebut pada dinding beton.

 

Dinding beton terlihat amat pucat, lusuh, dan tidak menarik, padahal dinding ini kerap dihadirkan pada eksterior rumah. Untuk itu, perlu dilakukan pengecatan pada dinding beton eksterior agar lebih terlihat menarik dan atraktif dari luar. Namun, ada teknik khusus dalam mengecat dinding beton yang mesti Anda ketahui. Dinding beton yang masih belum dilakukan atau diberi finishing akan terlihat buruk jika dicat.

Untuk itu, Kali ini kita akan berbagai tips dalam memilih cat khusus untuk dinding beton eksterior dan cara mengapplikasikan cat tersebut pada dinding beton eksterior.

Cara memilih cat untuk dinding beton                                        

Karakter dinding beton cenderung berpori, retak – retak, dan hal ini akan mempersulit kita dalam membuat cat agar mudah melekat dengan baik dan tahan lama. Jika sebelumnya dinding beton Anda sudah dicat dan Anda ingin memperbarui catnya dengan warna yang baru, lakukan pengelupasan pada cat dinding sebelumnya agar tidak bertumpukan dan mengganggu tampilan warna cat dinding yang baru. Jika sebelumnya Anda mengaplikasikan cat berbahan dasar minyak atau cat dengan bahan air, maka untuk pengecatan ulang, Anda juga harus mengecatnya dengan cat berbahan dasar minyak atau air, tergantung jenis cat yang diaplikasikan pada dinding sebelumnya.

Namun jika Anda ingin mempertahankan karakter dinding beton, cukup gunakan concrete stain yang bisa meningkatkan tampilan dinding beton. Hampir sama dengan wood stain, concrete stain mampu melekat dan berpenetrasi dengan permukaan dinding beton, tidak mengelupas, dan bisa memberi warna baru pada dinding. Gunakan juga cat primer yang pas, apakah itu latex atau akrilik. Satu hal yang penting, pilih cat dinding beton eksterior dengan cat yang tahan terhadap segala kondisi cuaca, sehingga cat tidak mudah mengelupas, retak, atau memudar di saat suhu udara da cuaca yang fluktuatif.

Barang dan peralatan yang dibutuhkan dalam mengecat dinding beton

  • cat
  • Trimmers
  • Pressure washer
  • Kain
  • Painter’s tape
  • Cat primer (latex atau akrilik)
  • Kuas
  • Roller
  • Nampan untuk roller

Persiapan sebelum mengecat dinding beton eksterior

Bersihkan dinding dari lumut, jamur, hingga tumbuhan yang menjalar dan menempel di sepanjang permukannya. Bersihkan dinding dengan pressure washer. Tunggu dan biarkan seharian hingga dinding beton benar – benar kering.

Dinding beton harus dilakukan degreased dan dibersihkan dengan muriatic (hydrochloric) acid sebelum dicat, atau disebut proses etching.  Hal ini akan mengurangi bagian permukaan yang kasar dan memungkinkan cat untuk melekat lebih baik. Jika Anda tidak melakukannya, terutama pada dinding beton yang baru, akan membuat cat mudah terkelupas. Sebaliknya, untuk dinding beton yang sudah lama dan pernah dicat sebelumnya, tidak terlalu membutuhkan proses etching.

mengecat_dinding_2

Tips Mengecat Dinding Dalam Ruangan Berbahan Beton

Cara dan teknik mengecat dinding beton

  1. Gunakan painter’s tape pada area di sekitar dinding beton untuk menghindarinya dari cipratan atau goresan cat. Juga, lindungi lantai di bawah dinding beton dengan keset atau kain bekas yang cukup tebal. Jangan gunakan plastik atau kertas koran, karena keduanya cukup mudah terbawa angin.
  2. Buka kaleng cat primer dan aduk selama kurang lebih 3 menit dengan tongkat kayu. Jika sudah, aduk dan tuangkan pada nampan
  3. Siapkan kuas atau roller, lalu celupkan pada nampan yang sudah berisi cat primer.
  4. Gunakan roller untuk mengaplikasikan cat primer akrilik latex pada dinding beton. Untuk sudut – sudut yang sulit dijangkau, gunakan kuas dari bahan nilon. Mulailah dari bagian atas sebelah kiri terlebih dahulu, lalu beranjak ke bagian lebih bawah, kemudian menyamping ke kanan. Aplikasikan roller atau kuas dengan gerakan vertikal.
  5. Cuci roller dan kuas dengan air, lalu diamkan selama kurang lebih dua jam hingga cat primer mengering.
  6. Lapisi dinding beton yang sudah diberi cat primer dengan cat dinding akrilik latex dengan roller atau kuas. Lakukan pengecatan seperti saat Anda mengaplikasikan cat primer. Biarkan dinding hingga kering selama 2 jam. Lakukan beberapa kali jika dirasa cat belum terlalu tebal dan melapisi permukaan dinding beton dengan baik.

Catatan:

  1. Jangan mengecat dinding beton tanpa cat primer. Jika Anda tetap mengecat dinding beton secara langsung, kemungkinan besar cat akan mudah mengelupas/
  2. Jangan gunakan primer latex and cat latex yang biasa untuk cat dinding eksterior, karena cat tersebut nantinya tidak akan lama. Gunakan cat dinding yang memang khusus untuk dinding eksterior
  3. Di samping menggunakan cat pada umumnya, Anda juga bisa menggunakan cat semprot. Namun hal tersebut tidak dianjurkan. Karena selain rumit dan butuh ketrampilan khusus agar cat bisa merata, aroma dan gas dari cat semprot juga tak baik jika dihirup dalam waktu lama.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Tips Mengecat Dinding Beton is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Konversi Sebuah Sekolah Victoria menjadi Gedung Bioskop

cinema_2

Renovasi gedung  sekolah dengan Gaya Victoria oleh arsitek Jonathan Dunn yang dikonversi menjadi sebuah gedung bioskop di Inggris.

 

Sebuah kompleks bangunan sekolah tua di Rye, East Sussex, telah dikonversi menjadi pusat seni dan bioskop dengan penambahan struktur seperti gudang yang berfungsi sebagai ekstensi  bangunan. Oliver Perrott cukup cerdas dalam membidik setiap sudut sekolah yang dikonversi menjadi bioskop ke dalam bingkai kamera.

Proyek ini digagas oleh badan amal daerah yang bergerak di bidang seni, Fletcher in Rye. Lembaga ini kemudian memasrahkan proyek ini kepada Jonathan Dunn untuk ditangani dengan serius.  Gedung sekolah ini ditransformasi menjadi gedung bioskop dengan dua layar yang didirikan di Rye, sebuah kota di selatan Inggris, yang termasuk dalam distrik East Sussex.

Definisi umum proyek konversi sekolah ke bioskop di Inggris

Arsitek: Jonathan Dunn Architects

Konsultan dan kontraktor: R.Durtnell & Sons Ltd, Munro Acoustics Ltd, Sound Associates Ltd, JMLA Engineers Ltd, BJC Connections, Brith Services Ltd, Richard Cullinan Joinery, Chris Butler Archeological services Ltd.

Fletcher in Rye merupakan lembaga yang menggagas proyek ini. Nama ini berasal dari nama dramawan Jacobean, John Fletcher, yang dipercayai pernah berkolaborasi dengan sastrawan kelas dunia, William Shakespeare pada beberapa drama. John Fletcher membeli situs ini. Sebelumnya, kawasan sekolah tua tersebut akan diganti menjadi kawasan perumahan. Namun hal ini berubah setelah John Fletcher membelinya dan berniat untuk  mendukung sebuah proyek untuk mempromosikan film dan seni.

The Kino, Bioskop hasil konversi sekolah jaman Victoria

Hasil dari proyek konversi ini adalah sebuah bioskop yang dinamai The Kino. Bioskop ini sebagai salah satu arena untuk mengadakan acara – acara seni, seperti pertunjukan teater, balet, opera dan pemutaran acara olahraga dan film, sedangkan galeri besar bagian belakang situs ini dirancang untuk  memamerkan karya seni.

cinema_1

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 2

cinema_3

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 3

Sang arsitek berujar bahwa kawasan sekolah tua ini terletak di jantung kota Rye, yaitu kawasan Citadel yang merupakan area konservasi yang amat sangat dilindungi dengan akses yang cukup sulit. kata arsitek. Tujuan dari proyek konversi ini adalah memanfaatkan kembali bagian bangunan yang ada dan masih asli sebanyak mungkin dan menghapus elemen – elemen yang sudah diatur ulang yang dilakukan tahun 1950-an. Kemudian,  bukaan yang telah dibentuk sebelumnya akan dimanfaatkan kembali dengan sangat strategis.

cinema_11

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 4

cinema_12

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 5

Dua auditorium dalam gedung bioskop

Arsitek memperbaiki sebuah struktur dengan tatanan batu bata merah ini dan genteng bermotif Grade II, yang digunakan sebagai perpustakaan hingga tahun 2010. Sang arsitek beserta timnya kemudian menambahkan serangkaian cladding dari bahan kayu yang juga berfungsi sebagai ekstensi untuk mengakomodasi dan menghubungkan antara dua auditorium. Salah satu auditorium memiliki kapasitas menampung 100 orang, sementara auditorium yang satunya lagi menampung 50 orang.

cinema_9

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 6

Ekstensi pada bioskop ini dibungkus dengan cladding yang seragam, yakni terbuat dari papan kayu cedar merah yang tampak amat sangat kontras dengan detail yang rumit ala bangunan Victoria.

Atap sedum, peredam akustik sekaligus penyerap kebocoran suara

Salah satu auditorium memiliki atap sedum yang ditujukan untuk menunjukkan taman yang sebelumnya ada di area ini dan sekarang ditempati auditorium tersebut. Atap itu juga bertindak sebagai peredam akustik untuk menyerap kebocoran suara.

cinema_8

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 7

cinema_7

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 8

Konsep gedung bioskop ini adalah untuk membuka pandangan langit melalui roofscape dan menara gereja untuk menunjukkan konteks sebelum penonton bioskop memasukkan auditorium. Sang arsitek mengikuti garis atap bangunan yang sudah ada untuk membuat bentuk ekstensi.

Sang arsitek berujar bahwa bentuk atap gedung bioskop ini  juga penting karena menara gereja terlihat langsung di atas situs dan area ini menjadi titik yang paling sering dikunjungi di kota tersebut.

cinema_4

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 9

cinema_5

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 10

cinema_6

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 11

Struktur seperti gudang di area bioskop

Struktur seperti gudang dengan atap membumbung menutupi  sebuah tangga yang mengarah ke kamar proyeksi di atas bioskop. Sebuah koridor di salah satu sisi halaman memberikan koneksi antara dua layar, box office, serta kafe. Menurut arsitek, sebuah cladding dari kayu ek dimanfaatkan di sepanjang sisi dinding eksternal di box office dan kafe kafe untuk menyembunyikan kabel dan kegiatan di belakang layar, serta dirancang untuk mewakili frame strip film lama.

cinema_10

Desain Renovasi Gedung Sekolah Menjadi Bioskop – View 12

Fitur ini terus berlanjut hingga ke auditorium, dimana downlighting berwarna diatur posisinya terletak di bawah tepi untuk menerangi akses tangga untuk tempat duduk bertingkat.

Dua belas rusuk panel = 12 frame per detik

Dua belas rusuk pada panel adalah garis – garis yang cukup luas yang menyimbolkan 12 frame per detik, yang menunjukkan penggunaan film bisu pertama kali. Dua belas frame adalah film di mana untuk pertama kali mata manusia mengidentifikasi pergerakan. Sementara itu, di kafe bioskop, lampu pendan dengan shade bergaya industrial yang menggantung pada rantai di atas meja – meja.  Overflow seating ditempatkan pada lantai mezzanine di atas area masuk dan  box office.

(image source by: www.dezeen.com)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Konversi Sebuah Sekolah Victoria menjadi Gedung Bioskop is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Seluk Beluk Dekorasi Interior ala Afrika yang Belum Banyak Diketahui

desain_interior_bergaya_africa_1

Tips dalam menerapkan konsep dekorasi atau desain interior ala Afrika di rumah Anda.

 

Benua Afrika dengan segala keeksotisan, tradisi, hingga kehidupan alamnya yang masih liar, menyajikan ciri khas nan unik. Ada ratusan suku yang mendiami benua Afrika, masing – masing dengan bahasa dan gaya hidupnya sendiri. Namun satu yang pasti, masyarakat Afrika masih hidup berdampingan dengan alam secara harmonis.

Segala karakteristik benua Afrika tersebut bisa dituangkan dalam ide dekorasi ala Afrika. Mungkin tak banyak yang membuat ulasan mengenai benua yang eksotis ini, tapi tak ada salahnya mengulik sedikit hal tentang dekorasi interior Afrika macam apa saja yang bisa diterapkan pada rumah. Di sini, Anda tak perlu membuat bangunan rumah Anda secara total menyerupai rumah – rumah di Afrika, namun cukup lakukan adaptasi gaya desain Afrika untuk desain interiornya. Dengan menerapkan konsep dekorasi dan desain interior ala Afrika, bukan tak mungkin hal ini akan membuat hunian Anda unik dan berbeda dari hunian lain, yang sekaligus akan membuat hunian Anda dikenal karena gaya desain Afrika yang amat kental.

Apa saja yang mesti Anda siapkan untuk dekorasi interior ala Afrika?

Untuk mewujudkan tema Afrika di rumah Anda, barang – barang ini mesti Anda siapkan

  • Kain bermotif kulit binatang
  • Vas bunga
  • Candleholders
  • Frames
  • Bahan perekat
  • Furnitur dan aksesoris yang menunjang nuansa Afrika

Dekorasi Afrika kental akan nuansa alam liar

Alam Afrika memang masih dipenuhi kehidupan liar di mana banyak hewan – hewan buas dan liar hidup secara berdampingan dengan manusia. Tak heran, motif animal print begitu lekat dengan kehidupan sehari – hari masyarakat Afrika. Hadirkan animal print atau motif binatang, terutama binatang buas dan liar seperti macan, singa, cheetah, jerapah dalam bentuk cushion, upholstery, kain, karpet, wall paper, lamp shade, hingga tirai jendela. Anda bisa menghadirkan dua atau tiga motif binatang ke dalam elemen yang berbeda – beda.

Namun, hati – hati dalam mengkombinasikan motif kulit binatang, karena jika terlalu sering dihadirkan di tiap sudut rumah, hal ini justru bisa menimbulkan kesan kontras dan terlalu ramai, sehingga ruangan tampak berlebihan. Jika dipilih dan ditempatkan dengan benar, motif binatang ini akan merepresentasikan dengan baik kehidupan alam liar Afrika.

Pilih warna – warna yang merepresentasikan Afrika

Warna – warna yang identik dengan Afrika adalah merah bata, oranye, cokelat tanah, hijau, hitam, putih, abu – abu, dan warna – warna lain yang menyerupai warna kulit binatang. Hadirkan salah satu warna sebagai warna dasar ruangan Anda, sementara warna lain hanya sebagai aksennya saja.

Vas, candleholders, dan gerabah khas Afrika

Masyarakat Afrika juga masih menggunakan barang atau peralatan rumah tangga yang diproduksi sendiri secara manual, dan bukan dari mesin. Untuk itu, kebanyakan perabotan rumah tangga di buat dari tanah liat, anyaman daun atau akar,  soapstone, kerang, biji – bijian, hingga tulang dan kulit binatang hasil buruan. Anda mungkin tidak harus menghadirkan semua perabotan tersebut, yang terdengar sangat “ekstrim´di telinga kita. Tapi, cukup manfaatkan perabotan rumah tangga dari anyaman, tembikar, atau tanah liat, dan minimalkan, atau bahkan hindari penggunaan piranti modern yang terlalu mencolok, seperti peralatan dari besi, plastik, atau vinyl.

desain_interior_bergaya_africa_3

Desain Interior dan Furniture Dengan Tema Afrika

Furnitur dengan bahan kayu dan tampilan sedikit rustic

Furnitur untuk menunjang dekorasi Afrika sebaiknya dari bahan dark wood, dengan finishing yang sedikit kasar dan rustic, sehingga semakin memperkuat nuansa alam liar khas Afrika. Adapun jenis kayu yang bisa dipilih untuk furnitur pada dekorasi Afrika adalah kayu mahoni. Alternatif lain, gunakan furnitur dari bambu, terutama untuk ruangan yang bernuansa non formal, misalnya meja dan kursi di teras atau halaman belakang rumah. Anda bisa mengecatnya dengan warna gelap dan tambahkan sedikit motif mozaik, atau Anda bisa membiarkannya dengan warna dan tekstur aslinya. Selain itu, bentuk furnitur sebaiknya kasar dan asimetris serta tak beraturan, dengan detail – detail yang rumit dan garis alami, yang terkesan terjadi karena proses alam, bukan sentuhan tangan manusia.

Lilac flower dan bunga matahari sebagai aksesoris di ruangan bergaya Afrika

Untuk mempercantik tampilan ruangan, sekaligu membuat ruangan lebih kental nuansa Afrikanya, tambahkan lilac flowers. Bunga ini dipilih untuk memberikan suasana yang hangat dan menentramkan. Sementara itu, tambahkan juga bunga matahari. Bunga matahari berfungsi sebagai representasi matahari, yang merupakan simbol kehidupan bagi masyarakat Afrika. Hal ini patut dimaklumi, mengingat kehidupan Afrika memang kental akan alamnya yang gersang dengan banyaknya gurun dan sinar matahari yang melimpah.

Bunga matahari dan lilac ini bisa dirangkai dan dihadirkan sekaligus dalam satu atau beberapa vas, lalu tempatkan di meja atau sudut – sudut lain yang menjadi titik fokal dekorasi ruangan Anda.

Selain bunga lilac dan matahari, aksesoris lain yang bisa dihadirkan pada ruangan adalah kerang, tulang hewan liar imitasi, kulit binatang imitasi, batu – batuan, dsb.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Seluk Beluk Dekorasi Interior ala Afrika yang Belum Banyak Diketahui is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    



Bagaimana Seharusnya Pria Muda Single Mendekorasi Apartemennya?

apartemen_mungil_1

Tips dan cara mendekorasi interior apartemen untuk pria muda yang masih single.

Gaya hidup urban yang sibuk menuntut kaum muda untuk hidup dengan cara yang lebih praktis. Tak heran, pilihan untuk tinggal di apartemen belakangan ini cukup diminati, terutama bagi kaum wanita maupun pria yang masih lajang. Ukurannya yang tak terlalu besar, kompak, dengan lokasi yang tak jauh dari kota menjadi alasan wanita maupun pria muda tinggal di apartemen. Dekorasi apartemen untuk pria yang hidup sendiri biasanya cenderung simple dan elegan  guna menonjolkan kesan maskulin tanpa banyak aksesoris atau hiasan yang melengkapinya.

Selain itu, apartemen yang simple tanpa banyak barang akan memudahkan mereka dalam merawat dan membersihkannya, terlebih tanpa adanya pasangan. Namun, ada kalanya penataan ruang apartemen pria yang terlalu simple mengakibatkan tampilannya jadi sedikit monoton. Dengan sedikit kreatifitas dan panduan tips di bawah ini, desain interior apartemen untuk pria tak akan terkesan monoton lagi.

Dinding pada apartemen pria

Pilih dinding apartemen pria dengan warna warna dasar yang cukup terang. Gabungkan warna – warna tapi tidak menimbulkan kesan kontras yang mencolok dan norak. Misal, pilih kombinasi warna taupe, putih atau kuning gading, dengan hitam, jadi bukan sepenuhnya warna hitam atau gelap. Kebanyakan pria beranggapan bahwa dengan mengecat dindingnya menggunakan warna gelap, hal ini akan semakin memperkuat kesan maskulin pada apartemen pria. Padahal, pemilihan warna dinding yang gelap terlalu beresiko dan menyebabkan nuansa ruangan dalam apartemen pria menjadi gelap, ditambah dengan ukuran apartemen yang tidak sebegitu luas.

Furnitur pada apartemen pria

Furnitur yang wajib ada pada apartemen pria adalah sebuah sofa besar yang nyaman dan empuk dengan cushion yang tebal, yang juga bisa dimanfaatkan untuk berbaring sembari menonton TV. Tapi jika Anda menginginkan nuansa apartemen pria yang berkelas, sofa berbahan kulit asli lebih tepat untuk dihadirkan.

Untuk meja, setidaknya ada dua meja yang harus ada pada apartemen pria. Yang pertama adalah meja tamu, kemudian meja makan. Tambahkan taplak meja kecil, namun jangan sampai menutupi seluruh permukaan meja. Anda bisa tambahkan lilin aromaterapi, atau vas bunga di tengah meja sebagai hiasan.

Peralatan elektronik di apartemen pria

Pastikan Anda memilih peralatan elektronik dengan tampilan dasar yang ramping, sleek, minimalis, dan tidak memakan banyak tempat. Peralatan elektronik yang bentuknya cukup besar, misal TV tabung, perangkat video game yang lama, atau sound system yang terlalu lebar, sebaiknya tidak digunakan kembali. Namun jika masih sayang untuk disingkirkan, sebaiknya simpan dalam lemari penyimpanan.  Lalu, jika Anda tergolong penggemar film, jangan lupa sediakan rak khusus untuk menyimpan koleksi DVD Anda. Jadikan koleksi DVD ini sebagai salah satu dekorasi atau aksesoris ruangan di apartemen pria, karena dengan adanya koleksi DVD yang bertumpuk, tamu akan mengetahui bahwa Anda memiliki selera dan minat tinggi pada film.

Kamar tidur pada apartemen pria, seperti apa?

Kamar tidur menjadi salah satu bagian yang vital pada apartemen. Untuk melengkapi kamar tidur tersebut, pilih sebuah tempat tidur dengan headboard berbentuk persegi. Mengapa persegi? Persegi memiliki sisi yang tegas dan dinamis, cocok untuk mempertegas jiwa maskulin pria. Lalu, pilih tempat tidur dengan nuansa gelap dan tegas, misalnya frame yang tebal dan berbahan kayu yang solid. Tambahkan meja sisi untuk meletakkan lampu tidur, jam meja, hand phone, dan letakkan dresser dan sebuah bangku tak jauh dari sisinya.

Pastikan bahwa warna dan desain serta style tempat tidur, meja sisi, dresser dan bangku semuanya serupa atau saling berkomplemen satu sama lain, dan tidak saling bertabrakan. Sama seperti furnitur di ruangan lain, untuk furnitur di kamar tidur apartemen pria, sebaiknya pilih yang tidak banyak detail maupun ornamen, dengan garis yang juga tegas agar kamar tidur tidak terlihat “penuh”.

apartemen_mungil_2

Desain Interior Apartemen Berukuran Mungil Untuk Pria

Gorden warna putih yang simple untuk jendela

Untuk menghiasi jendela apartemen pria, cukup gunakan gorden dengan warna putih yang elegan dan tebal. Gorden dari bahan katun yang tebal lebih pas untuk mempertegas kesan maskulin pada apartemen pria ketimbang memilih gorden dari kain tipis yang berenda, yang lebih identik dengan kesan feminim. Gorden katun juga lebih efektif dalam menghalu sinar matahari yang terlalu menyilaukan, terutama tatkala si pria sedang ingin tidur di siang hari.

Pencahayaan untuk apartemen pria

Tak hanya furnitur dan alat elektronik, pencahayaan pun juga harus memiliki karakter dan style yang sama, yakni sederhana, elegan, tegas, lebih menonjolkan garis ketimbang lengkungan, dan minim ornamen. Untuk overhead light, pastikan nyala lampunya tidak terlalu terang namun cukup hangat dan bersahaja. Dengan intensitas cahaya seperti itu, apartemen pria akan menjadi cukup nyaman dan menenangkan, sehingga baik digunakan untuk istirahat dan relaksasi dari rutinitas sehari – hari.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Bagaimana Seharusnya Pria Muda Single Mendekorasi Apartemennya? is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


Seberapa Amankah Kamar Mandi di Rumah Anda?

kamar_mandi_bersih_dan_aman_1

Tips meningkatkan keamanan di kamar mandi dan alat bantu yang membuat kamar mandi lebih aman.

Kamar mandi tergolong area yang tingkat keamanannya perlu diperhatikan. Sebab, berbagai kecelakaan ringan hingga berat biasa terjadi di sini, mulai dari terpeleset, tersandung, kesetrum, atau bagian tubuh membentur peralatan kamar mandi. Keamanan di kamar mandi perlu ditingkatkan, terlebih bagi Anda yang tinggal bersama dengan manula atau Anda yang memiliki anak yang masih kecil, misalnya balita, pra sekolah, atau awal sekolah. Hindari penyebab bahaya di kamar mandi dan perhatikan cara mengatasi bahaya di kamar mandi berikut ini.

Pencahayaan kamar mandi yang buruk

Pencahayaan kamar mandi yang temaram dan kurang terang bisa mengakibatkan kita tidak hati – hati ketika melangkah dan kemudian terjatuh. Maka, pastikan nyala lampu kamar mandi cukup terang, dan lokasi stop kontaknyanya mudah dijangkau.

Tersandung, terpeleset, hingga jatuh dan membentur dinding kamar mandi

Tersandung, terpeleset, hingga membentur toilet, bath up, atau dinding hingga lantai kamar mandi adalah beberapa kecelakaan kamar mandi yang paling umum. Penyebab utamanya adalah lantai kamar mandi yang licin dan lembab. Lantai yang licin bisa disebabkan karena adanya lumut, atau tumpahan shampo dan sabun yang berceceran di lantai. Jika penyebab lantai kamar mandi licin adalah lumut, maka rajin – rajinlah menyikat lantai dan menggosok dinding hingga seluruh bagian kamar mandi tidak ditumbuhi lumut. Namun jika penyebabnya adalah sabun atau shampo yang tumpah, maka segera guyur dengan air hingga tak bersisa, serta letakkan sabun cair, shampo, dan peralatan mandi yang cair dan licin di tempat yang aman sehingga botol tidak mudah tumpah.

Menambahkan fitur – fitur untuk meningkatkan keamanan kamar mandi, mengapa tidak?

Khusus bagi anggota keluarga yang kesulitan untuk berdiri paska duduk di toilet, maka sebaiknya pasang beberapa fitur kamar mandi yang bisa membantu mereka berdiri, misalnya grab bars, elevated toilet seats, hingga bath seats. Mereka bisa juga memanfaatkan handheld shower head yang bisa dipakai sembari duduk, sehingga bagi mereka yang tak mampu atau tak kuat untuk berdiri dalam waktu yang lama, alat ini bisa cukup bermanfaat. Tak hanya itu, Anda juga bisa memasang bantalan di sudut – sudut kamar mandi yang lancip, bantalan seperti  faucet cushion bisa dimanfaatkan untuk mengurangi resiko cedera di kamar mandi jika sewaktu – waktu ada anggota keluarga yang terjatuh dan kepalanya membentur pinggiran bathroom appliances.

Hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah menjaga agar kamar mandi selalu bersih, rapi, dan tak ada barang – barang yang berserakan. Barang – barang seperti pakaian kotor, mainan anak, dan botol – botol sabun atau shampo yang sudah kosong harus segera disingkirkan agar tak membuat kamar mandi terkesan penuh.

kamar_mandi_bersih_dan_aman_2

Desain Interior Kamar Mandi yang Nyaman dan Aman

Resiko luka bakar dan cara mengatasinya

Beberapa kamar mandi kini dilengkapi pemanas air atau water heater, sehingga memudahkan kita dalam berendam air hangat. Tapi, water heater ini bisa jadi penyebab bahaya di kamar mandi, apalagi jika kita mengatur temperaturnya terlalu tinggi. Untuk itu, sebaiknya atur suhu pada water heater di kisaran 48 – 50 derajat celsius, atau lebih rendah agar tidak mengasilkan air panas dengan suhu yang terlalu tinggi yang justru bisa mengakibatkan luka bakar, terutama pada anak – anak dan munula yang memiliki kulit yang lebih sensitif.

Tak hanya itu, dalam menuangkan air dari water heater ke bath up, kita perlu memastikan bahwa suhunya cukup aman untuk kulit anak sebelum digunakan untuk memandikan anak. Tambahkan air dingin secukupnya hingga suhunya tak terlalu tinggi. Maka, disarankan untuk menambahkan air dingin terlebih dahulu pada bath up sebelum menuangkan air panas. Hal ini guna mengantisipasi agar tangan anak tidak terluka tatkala mencoba menyentuh air di bathup sembari Anda menyiapkan peralatan mandinya.

Resiko kesetrum di kamar mandi dan cara mengantisipasinya

Di kamar mandi, sering ditemukan orang cedera karena tersetrum, kebanyakan dikarenakan adanya peralatan listrik, seperti pencahayaan, water heater, shower, dsb. Untuk itu, sebaiknya taruh semua peralatan yang mengandung listrik di sudut atau konter khusus dan pastikan bahwa kabelnya terlindungi bahan yang anti air, serta tidak mengarah atau dekat dengan air. Cek juga apakah kabelnya dalam kondisi normal atau berlubang. Sebab kabel yang berlubang akan memungkinkan masuknya air yang dapat menyebabkan hubungan arus pendek di kamar mandi.

Di kamar mandi kadang kita juga sering menempatkan blow dryer, pisau cukur listrik, atau catok rambut guna mengeringkan rambut. Pastikan Anda tak menaruh peralatan ini terlalu dekat dengan bath up agar alat tak jatuh ke dalam bath up. Peralatan listrik yang jatuh ke dalam air akan semakin kuat dalam mengalirkan listrik dan bisa mengakibatkan kesetrum yang bisa mengancam jiwa.

Jika Anda inggin menggunakan peralatan listrik tersebut di area kamar mandi, pastikan bak dan bath up di kamar mandi tidak terisi air. Gunakan peralatan tersebut dengan hati – hati dan seperlunya, lalu keluarkan dari kamar mandi jika tak diperlukan.

Selamat mencoba :)

..

architectaria.com | Arsitek, Desain Interior, General Contractor

Untuk Anda yang berada diwilayah JABODETABEK dan membutuhkan jasa arsitek, desain interior dan jasa kontraktor untuk membangun/merenovasi rumah, silahkan menghubungi kami melalui nomor: 081229400888, 087710400888, 021-27133777, atau 0251-8051999 (Bogor).

(Jika anda menganggap artikel ini bermanfaat, jika anda menikmati membaca artikel-artikel di web ini, anda dapat berlanggangan untuk membaca artikel ini melalui email. Silahkan klik DISINI jika anda ingin berlangganan membaca artikel dari architectaria.com melalui email).

Seberapa Amankah Kamar Mandi di Rumah Anda? is a post from: PT. Architectaria Media Cipta

    


More Recent Articles



Click here to safely unsubscribe from PT. Architectaria Media Cipta. Click here to view mailing archives, here to change your preferences, or here to subscribePrivacy